Kalau Anda penggemar Dim Sum, mampirlah akhir pekan ini di resto ini. Ada puluhan jenis dim sum disajikan hangat mengepul. Suasana yang hangat bakal membuat acara yum cha di akhir pekan jadi seru dan asyik. Apalagi harga yang ditawarkan benar benar fantastis. Cobain yuk!
Dim sum? Hmm... siapa yang sanggup menolak? Sajian yang berasal dari selatan Cina ini memang sangat populer di Jakarta dan kawasan Asia lainnya. Makanan serba mungil, asin dan manis, dibuat segar dan disajikan hangat mengepul. Disajikan di atas klakat bambu dan disantap sambil menyerutup teh oolong.
Itulah budaya yum cha yang biasa dilakukan orang Cina dari daerah Canton. Menikmati hangatnya dim sum, sambil ngobrol dan minum teh merupakan kegiatan rutin di pagi hari hingga menjelang siang. Kegiatan yum cha atau mencicipi teh ini memang sangat disukai oleh orang tua dan kini hampir segala usia menyukai dim sum.
Dim sum memiliki ratusan jenis. Mulai dari jenis yang dipanggang, digoreng hingga dikukus. Bahan pembuat dim sum juga sangat beragam, demikian pula dengan rasanya, dari asin gurih hingga manis legit. Jenis dim sum seperti siomai, hakau, bakpau, angsio kaki ayam hingga onde-onde sudah tergolong dim sum yang populer.
Jika akhir pekan ini Anda ingin mencicipi dim sum yang spesial dan unik dengan suasana yang berbeda, Table8 yang berlokasi di lantai dasar Hotel Mulia Senayan Jakarta bisa jadi pilihan. Di akhir pekan resto Cina terbaru yang bergaya Chinoiserie ini menawarkan pilihan dim sum yang berbeda.
Tersedia 28 jenis dim sum di hari Sabtu dan Minggu yang disajikan prasmanan dan bisa dipesan a la carte. Selain jenis dim sum populer, ada banyak dim sum lain yang unik. Seperti Xiao Lung Pao, dim sum berbentuk kantung berisi kuah dan daging kepiting, Xian Xia Chang Fun, lembaran adonan yang tipis dengan isian udang, atau Kuo Tie, pan-fried dumpling dengan isian daging ayam.
Kalau suka dim sum manis, jangan lupa memesan winter melon, pie pipih berbentuk bundar dengan isian lotus paste yang legit. Atau Cintoi, onde-onde yang kulitnya renyah dengan isian adonan lotus ini legit rasanya. Yang lembut renyah dan bikin lidah bergoyang, Tan tat alias Baked Egg Tart jangan dilewatkan. Demikian pula dengan bolu kukus lapis kaster, Steamed Layer Cake with custard, sangat lembut di lidah.
Khusus buat pencinta dim sum sejati,sebaiknya memesan Baked Pau, bakpau mungil berlapisan adonan renyah manis ini dipanggang dengan isian adonan ayam yang gurih. Atau Pau berisi adonan kuning telur asin yang lembut meleleh. Carrot cake yang populer di Singapura juga sayang dilewatkan. Di Table8, Pan-fried Radish Cake ini diaduk dengan sosis yang gurih. Dijamin membuat lidah tak bisa berhenti mengunyah!
Sambil menikmati beragam jenis dim sum yang semuanya serba segar dan panas mengepul, Anda bisa memesan beragam jenis teh Cina dari jenis green tea, oolong tea hingga kwa cha. Santapan dim sum sepuasnya ini bisa dinikmati di hari Sabtu dan Minggu, jam 08.00 – 14.30.
Khusus hari Sabtu Anda cukup membayar Rp. 138.000,00 ++ dan di hari Minggu Rp. 168.000,00++, termasuk chinese tea sampai jam 11.00. Jika akhir minggu ini ingin mencicipi dim sum dengan suasana dan cita rasa berbeda, segera saja hubungi 021-574-7777 ext.4108/4208 untuk informasi dan reservasi. (Odilia Winneke - detikFood)
Lihat juga : Wine, Hanamasa
Minggu, 31 Oktober 2010
GunkanSushi
Have you ever eat Sushi? Sushi is a japanese food that well known for it's freshness. Sushi usually made from fresh fish. There are many kind of Sushi, there are :
* Sashimi
Raw seafood served chilled and sliced, and elegantly arranged. It's usually prepared with fish fresh from the water, refrigerated but never frozen. How to slice the fish for sashimi is one of the most rigorous skills to learn during the itamae's training. Fish cut too thick or too thin make a different impression on the taste buds, and different fish require applying different techniques. Depending on what was served, you will be handed soy sauce, ponzu, or red pepper to dress it.
* Nigirisushi
Nigirisushi means something like "hand pressed". This type of sushi is the most common type at the sushi bar: A small oval made with rice, with an expertly cut slice of fish on top, and with a dab of wasabi on it. Most types of nigirisushi are meant to be dipped in soy sauce, and must be eaten in one bite, slowly. Close your eyes and feel the different textures in your mouth while you eat every piece.
* Gunkan
Battleship sushi. This looks like a nigiri piece wrapped once in seaweed. It's called "battleship sushi" because it resembles the cylindrical sail of a submarine or battleship. Most caviar sushi (e.g. uni, tobiko, ikura, masago) are wrapped in the gunkan style.
* Makisushi
Maki means "rolled". This kind of sushi consists of fish (or crab) and vegetables rolled in a sheet of nori (roasted seaweed) and rice. Makisushi is usually served sliced into bite-size portions. In some restaurants it will be listed as norimaki (seaweed roll) in the menu. Makisushi is an excellent choice for those venturing into the sushi bar for the first time, particularly if they are squimish about eating raw fish. The taste and crackling texture of the the seaweed, the visual delight from its appearance, and the combination of salty seaweed, sweet rice, and delicate fish and vegetables soon win even the most reluctant experimenters.
* Temaki
Te = hand. Temaki describes the hand rolls, something like a Japanese nori taco, that you bite into. Many of the ingredients you'll find in makisushi also exist in temaki.
* Kansai-style sushi is not covered here because it's not very common in western countries. Osaka-style sushi, made with more vinegar (or some times pickled fish), and set in a box. See the photo for details. Its history and tradition require a whole chapter contrasting it with Edo-sushi, the one you're most likely familiar with. (eugeneciurana)
See also :
Hanamasa,
Burger King
* Sashimi
Raw seafood served chilled and sliced, and elegantly arranged. It's usually prepared with fish fresh from the water, refrigerated but never frozen. How to slice the fish for sashimi is one of the most rigorous skills to learn during the itamae's training. Fish cut too thick or too thin make a different impression on the taste buds, and different fish require applying different techniques. Depending on what was served, you will be handed soy sauce, ponzu, or red pepper to dress it.
* Nigirisushi
Nigirisushi means something like "hand pressed". This type of sushi is the most common type at the sushi bar: A small oval made with rice, with an expertly cut slice of fish on top, and with a dab of wasabi on it. Most types of nigirisushi are meant to be dipped in soy sauce, and must be eaten in one bite, slowly. Close your eyes and feel the different textures in your mouth while you eat every piece.
* Gunkan
Battleship sushi. This looks like a nigiri piece wrapped once in seaweed. It's called "battleship sushi" because it resembles the cylindrical sail of a submarine or battleship. Most caviar sushi (e.g. uni, tobiko, ikura, masago) are wrapped in the gunkan style.
* Makisushi
Maki means "rolled". This kind of sushi consists of fish (or crab) and vegetables rolled in a sheet of nori (roasted seaweed) and rice. Makisushi is usually served sliced into bite-size portions. In some restaurants it will be listed as norimaki (seaweed roll) in the menu. Makisushi is an excellent choice for those venturing into the sushi bar for the first time, particularly if they are squimish about eating raw fish. The taste and crackling texture of the the seaweed, the visual delight from its appearance, and the combination of salty seaweed, sweet rice, and delicate fish and vegetables soon win even the most reluctant experimenters.
* Temaki
Te = hand. Temaki describes the hand rolls, something like a Japanese nori taco, that you bite into. Many of the ingredients you'll find in makisushi also exist in temaki.
* Kansai-style sushi is not covered here because it's not very common in western countries. Osaka-style sushi, made with more vinegar (or some times pickled fish), and set in a box. See the photo for details. Its history and tradition require a whole chapter contrasting it with Edo-sushi, the one you're most likely familiar with. (eugeneciurana)
See also :
Hanamasa,
Burger King
Merlot Si Anggur Merah
Carbenet Sauvignon
Jika Wine putih / hijau nya yang populer dengan Carbenet Chardonnay Sauvignon dapat dikatakan bintang jenis wine merah. Alasannya adalah karena sebagian jenis wine mudah tumbuh di daerah beriklim sedang hangat dan pemeliharanya 'rewel' tidak. Banyak hasil di Perancis (Bordeaux), Italia, Amerika Serikat (California), Chile, Australia dan Afrika Selatan. blackberry karakter buah yang kuat dan juga memiliki tingkat yang lebih tinggi tanin (rasa Sepat) tinggi dibandingkan dengan jenis lain anggur. Tidak jarang para penggemar menjuliki Carbenet Sauvignon anggur sebagai anggur yang keras kepala dan tangguh.
Pinot Noir
Di antara berbagai jenis anggur, Pinot Noir dapat dikatakan sebagai budidaya anggur yang paling sulit. Menariknya meskipun jenis yang sama Pinot Noir tetapi rasa dan karakter dari anggur yang dihasilkan bisa berbeda. Yohan Handoyo dalam bukunya menyebut anggur ini memiliki kepribadian ganda. Karakter Pinot Noir kadang-kadang saja menerbitkan stroberi saja, tetapi ketika diproses, lebih khusus blackcerry karakter, coklat (gelap), jamur (jamur) sampai cerutu juga akan kita dapatkan. Tapi justru karakter Pinot Noir yang tidak mudah ditebak membuat jenis anggur yang dijual di pasar. Karena pecinta wine akan bisa mendapatkan kejutan yang tak terbayangkan coba meskipun Pinot Noir. Ini anggur yang baik jesnis berasal dari Prancis (Burgundy dan Champagne), California (Oregon), Australia, Selandia Baru dan Chile. Bicara dalam hal warna, warna Pinot Noir memiliki lebih muda dari Carbenet Sauvignon, bahkan begitu puas tanin nya yang bisa dikatakan lebih lembut.
Shiraz
Banyak diproduksi di Australia, Afrika Selatan, Prancis (yang terkenal dari Lembah Rhone), USA (California) juga Chili. Di Perancis, Syrah Shiraz disebut dengan nama, jadi Shiraz dan Syrah adalah sama. Memiliki berbagai rasa dan satu adalah karakter cirri kkasnya lada hitam dan lada putih dia. Ada juga karakter coklat (gelap), violet, kopi, tembakau, cerutu, vanili sampai karakter daging binatang liar (game).
Merlot
Adalah jenis anggur yang menghasilkan anggur rasa lembut. Menurut para ahli, anggur, Merlot adalah sepasang anggur diproduksi oleh Carbenet Sauvignon (kuat). Pertumbuhan ini tidak jauh dari memproduksi Carbenet Sauvignon, yaitu di daerah Perancis, Italia, Chile, Argentina, Australia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat (California). Ini mengandung tanin yang lembut dan karakter buah seperti kismis hitam, blackberry, stroberi, plum hingga karakter tembakau, kopi dan cokelat lembut.
Sumber: seleramagazine
Jika Wine putih / hijau nya yang populer dengan Carbenet Chardonnay Sauvignon dapat dikatakan bintang jenis wine merah. Alasannya adalah karena sebagian jenis wine mudah tumbuh di daerah beriklim sedang hangat dan pemeliharanya 'rewel' tidak. Banyak hasil di Perancis (Bordeaux), Italia, Amerika Serikat (California), Chile, Australia dan Afrika Selatan. blackberry karakter buah yang kuat dan juga memiliki tingkat yang lebih tinggi tanin (rasa Sepat) tinggi dibandingkan dengan jenis lain anggur. Tidak jarang para penggemar menjuliki Carbenet Sauvignon anggur sebagai anggur yang keras kepala dan tangguh.
Pinot Noir
Di antara berbagai jenis anggur, Pinot Noir dapat dikatakan sebagai budidaya anggur yang paling sulit. Menariknya meskipun jenis yang sama Pinot Noir tetapi rasa dan karakter dari anggur yang dihasilkan bisa berbeda. Yohan Handoyo dalam bukunya menyebut anggur ini memiliki kepribadian ganda. Karakter Pinot Noir kadang-kadang saja menerbitkan stroberi saja, tetapi ketika diproses, lebih khusus blackcerry karakter, coklat (gelap), jamur (jamur) sampai cerutu juga akan kita dapatkan. Tapi justru karakter Pinot Noir yang tidak mudah ditebak membuat jenis anggur yang dijual di pasar. Karena pecinta wine akan bisa mendapatkan kejutan yang tak terbayangkan coba meskipun Pinot Noir. Ini anggur yang baik jesnis berasal dari Prancis (Burgundy dan Champagne), California (Oregon), Australia, Selandia Baru dan Chile. Bicara dalam hal warna, warna Pinot Noir memiliki lebih muda dari Carbenet Sauvignon, bahkan begitu puas tanin nya yang bisa dikatakan lebih lembut.
Shiraz
Banyak diproduksi di Australia, Afrika Selatan, Prancis (yang terkenal dari Lembah Rhone), USA (California) juga Chili. Di Perancis, Syrah Shiraz disebut dengan nama, jadi Shiraz dan Syrah adalah sama. Memiliki berbagai rasa dan satu adalah karakter cirri kkasnya lada hitam dan lada putih dia. Ada juga karakter coklat (gelap), violet, kopi, tembakau, cerutu, vanili sampai karakter daging binatang liar (game).
Merlot
Adalah jenis anggur yang menghasilkan anggur rasa lembut. Menurut para ahli, anggur, Merlot adalah sepasang anggur diproduksi oleh Carbenet Sauvignon (kuat). Pertumbuhan ini tidak jauh dari memproduksi Carbenet Sauvignon, yaitu di daerah Perancis, Italia, Chile, Argentina, Australia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat (California). Ini mengandung tanin yang lembut dan karakter buah seperti kismis hitam, blackberry, stroberi, plum hingga karakter tembakau, kopi dan cokelat lembut.
Sumber: seleramagazine
Simak
Baca secara fonetik
Nyushi di Sushi Tei
Setelah masuk dua hari sehabis liburan (lebaran) dua minggu, saya langsung gajian HOREEE… Truss Jum’atnya dapet THR lagi pulak, kali ini dari sebuah instansi yang saya lupa namanya apa tapi masih tetap amat sangat berterima kasih. Tau aja deh kalo lagi nabung-nabung ;) Seperti biasanya, baru gajian memiliki satu arti —-> makan-makan enaaakk hohohoho… kali ini kami memilih resto sushi yang nggak pernah nggak ngantri masuknya. Kecuali mungkin ya kalau datengnya pas ramadhan siang-siang bolong dan agak menjelang last order hihi.. :D
Seminggu sebelumnya sempet ke sana juga, pas nobar Sang Pencerah bareng anak-anak plurk. Mungkin karena emang kelaparan atau siangnya abis makan nasi goreng kambing malam itu kepala saya nyeriiiii banget kayak.. (undiscribeable). Makanlah di Sushi Tei PI dan duduk di deket ban berjalan yang memamerkan berbagai macam sushi itu lho. Si Reza melihat Rolls yang ini dan tertarik dengan tampilannya, ya udah saya grab aja langsung..
Sushi roll udang yang luarnya ada telur ikan kecil-kecilnya itu loh. Harganya Rp. 28.000,- per porsi. Rasanya enaaaakkkk… kita juga sempet pesen dua jenis sushi roll lagi yang isinya tuna yah kalo nggak salah, dan keduanya terasa seperti hampa (caelah bahasanyaaaa).
Saya tadinya mau memesan ramen juga, tapi nggak jadi. Then saya juga memesan ini:
Maki Don
Harganya Rp. 45.000,- per porsi. Cuma berisi nasi pake udang tempura (4 pieces) dimasak pakai bawang bombai dan telur dadar. Menurut saya kuah asinnya kurang banyak, jadi nggak nutupin rasa nasi putihnya. Not gonna order that lagi, nanti aja bikin sendiri ;)
Minumnya?
Well… begitulah makan-makan kami hari itu. Habisnya sekitar Rp. 116.000,- cuma beda Rp. 16.000,- an sama pengeluaran pas makan di Martabak Kubang, tapi di sana tempatnya nggak se-cozy di Sushi Tei. Toh? iya toh?
Lihat juga : dim sum
Seminggu sebelumnya sempet ke sana juga, pas nobar Sang Pencerah bareng anak-anak plurk. Mungkin karena emang kelaparan atau siangnya abis makan nasi goreng kambing malam itu kepala saya nyeriiiii banget kayak.. (undiscribeable). Makanlah di Sushi Tei PI dan duduk di deket ban berjalan yang memamerkan berbagai macam sushi itu lho. Si Reza melihat Rolls yang ini dan tertarik dengan tampilannya, ya udah saya grab aja langsung..
Sushi roll udang yang luarnya ada telur ikan kecil-kecilnya itu loh. Harganya Rp. 28.000,- per porsi. Rasanya enaaaakkkk… kita juga sempet pesen dua jenis sushi roll lagi yang isinya tuna yah kalo nggak salah, dan keduanya terasa seperti hampa (caelah bahasanyaaaa).
Saya tadinya mau memesan ramen juga, tapi nggak jadi. Then saya juga memesan ini:
Maki Don
Harganya Rp. 45.000,- per porsi. Cuma berisi nasi pake udang tempura (4 pieces) dimasak pakai bawang bombai dan telur dadar. Menurut saya kuah asinnya kurang banyak, jadi nggak nutupin rasa nasi putihnya. Not gonna order that lagi, nanti aja bikin sendiri ;)
Minumnya?
Well… begitulah makan-makan kami hari itu. Habisnya sekitar Rp. 116.000,- cuma beda Rp. 16.000,- an sama pengeluaran pas makan di Martabak Kubang, tapi di sana tempatnya nggak se-cozy di Sushi Tei. Toh? iya toh?
Lihat juga : dim sum
Jumat, 29 Oktober 2010
Shark Steak from Gombong
MAY be fish shark is one of the harshest predators in the ocean, but on land this fish turned out to be extra tasty meal for humans.
Well, at the corner of the City Gombong, Kebumen there is a shop that is Viva's Cafe & Restaurant which serves a variety of menus made from shark meat. One is the southern sea shark steak.
Various variants are provided shark steak restaurant, among other shark steak with marinara sauce, black pepper sauce, or with oyster sauce.
Shark steak served in this restaurant It's really tempting with the addition of fresh vegetables and strawberries. In addition to smooth and creamy texture of the meat, it's also remarkable than salmon or tuna steak.
By chef Edi Kurniawan (38) shark meat that has a fishy smell that stung and processed transformed into a delicious steak. Shark steak prepared with a mixture of marinara sauce tastes very evocative. Due to the extreme taste and sensation of sweet, sour and spicy of this type is preferred by consumers.
"It's not easy to make steak shark, because the flesh is very soft. If the plain roasted, the meat will be destroyed and when presented, of course, forms unsightly," said Edi who claimed to learn this recipe from the Russians when they were working on tankers.
The initial process of cooking, selected shark tiger shark species was three to five months with a weight of 4 to 5 kilograms. Shark meat is obtained from the fishermen in a number of Fish Auction Place (TPI) along the south coast in the District's father. For that steak is called the southern sea shark steak.
After the sliced meat is separated from his skin and then washed clean. To remove fishy odor before it burned down, coated in seasoning meat prior mixture of oyster sauce, Worcestershire sauce, onions, ginger, pepper, lemon juice and milk.
As for the sauce simply mix the garlic onions, peppers, and mayonnaise. Add strawberries to further strengthen the sour taste. "After the meat until golden brown baked shark steaks are ready to serve," he added.
Erna Haryanti, shop owners said it deliberately offers a new menu that is usually only found in big cities. By utilizing the catch of the coastal fishermen's father tried to give him a meal which contains protein. Although the price of shark perekor currently quite expensive.But do not worry, with only spend Rp 17 000 you can enjoy the sensation of one portion of shark steak.
Shark steak is also believed to enhance vitality and is able to warm the body temperature. Because shark meat has a high content of folic acid. Folic acid otherwise known as Vitamin B9 is needed by children and adults to produce red blood cells and prevent anemia.
"The extreme weather like today, need a strong immune system to ward off various types of diseases," he said. (Supriyanto / CN13 - suara pembaruan CyberNews)
See also : burger king
dim sum
Well, at the corner of the City Gombong, Kebumen there is a shop that is Viva's Cafe & Restaurant which serves a variety of menus made from shark meat. One is the southern sea shark steak.
Various variants are provided shark steak restaurant, among other shark steak with marinara sauce, black pepper sauce, or with oyster sauce.
Shark steak served in this restaurant It's really tempting with the addition of fresh vegetables and strawberries. In addition to smooth and creamy texture of the meat, it's also remarkable than salmon or tuna steak.
By chef Edi Kurniawan (38) shark meat that has a fishy smell that stung and processed transformed into a delicious steak. Shark steak prepared with a mixture of marinara sauce tastes very evocative. Due to the extreme taste and sensation of sweet, sour and spicy of this type is preferred by consumers.
"It's not easy to make steak shark, because the flesh is very soft. If the plain roasted, the meat will be destroyed and when presented, of course, forms unsightly," said Edi who claimed to learn this recipe from the Russians when they were working on tankers.
The initial process of cooking, selected shark tiger shark species was three to five months with a weight of 4 to 5 kilograms. Shark meat is obtained from the fishermen in a number of Fish Auction Place (TPI) along the south coast in the District's father. For that steak is called the southern sea shark steak.
After the sliced meat is separated from his skin and then washed clean. To remove fishy odor before it burned down, coated in seasoning meat prior mixture of oyster sauce, Worcestershire sauce, onions, ginger, pepper, lemon juice and milk.
As for the sauce simply mix the garlic onions, peppers, and mayonnaise. Add strawberries to further strengthen the sour taste. "After the meat until golden brown baked shark steaks are ready to serve," he added.
Erna Haryanti, shop owners said it deliberately offers a new menu that is usually only found in big cities. By utilizing the catch of the coastal fishermen's father tried to give him a meal which contains protein. Although the price of shark perekor currently quite expensive.But do not worry, with only spend Rp 17 000 you can enjoy the sensation of one portion of shark steak.
Shark steak is also believed to enhance vitality and is able to warm the body temperature. Because shark meat has a high content of folic acid. Folic acid otherwise known as Vitamin B9 is needed by children and adults to produce red blood cells and prevent anemia.
"The extreme weather like today, need a strong immune system to ward off various types of diseases," he said. (Supriyanto / CN13 - suara pembaruan CyberNews)
See also : burger king
dim sum
Kamis, 28 Oktober 2010
sate in malay
Known as satay (sate)in Malay (and pronounced similarly to the English), it can be found throughout every state in Malaysia, in restaurants and on the street, with hawkers selling satay in food courts and Pasar malam. While the popular kinds of satay are usually beef and chicken satays, different regions of Malaysia have developed their own unique variations of satay. Sate is often associated with Muslim Malays of Malaysia Indicative of the melding of cultures, pork sate is also available at non-halal Chinese eating establishments in Malaysia.
There are a number of well-known satay outlets are in Kajang, Selangor which is dubbed the Sate City in the country. Sate Kajang is a generic name for a style of sate where the meat chunks are bigger than normal and the sweet peanut sauce is served with a dollop of fried chili paste. Hence, Sate Kajang is now found through out Malaysia and not just in Kajang. Sate Kajang Haji Samuri is very popular in Kajang as well as throughout Malaysia. This is currently the most well known chain of Kajang satay restaurants. Sate Kajang Haji Samuri offer chicken sate, beef sate, deer sate, rabbit sate, fish sate and many other variants.
A variation of the meat satay is the satay lok-lok from Penang and satay celup (dip satay) from Malacca. Both are Malaysian Chinese twists of the hotpot and the Malay satay. Raw meat pieces, tofu pieces, century eggs, quail eggs, fish cake pieces, offal or vegetable pieces are skewered on bamboo sticks. These are cooked by being dipped in boiling water or stock. The satay is eaten with a blackish sweet sauce with or without chili sauce. If the satay is eaten with satay sauce, it is called satay lok-lok. If the satay is cooked with boiling satay peanut sauce, it is called satay celup. This is available either from street vendors or at certain restaurants. Most of them are non-halal.
Customers use a common container containing boiling stock to personally cook their satay. Sauces are either served in common containers or individually. There are no tables when you eat at street vendors and thus customers enjoy the food standing around the food cart. (wikipedia)
See also : hanamasa
burger king
There are a number of well-known satay outlets are in Kajang, Selangor which is dubbed the Sate City in the country. Sate Kajang is a generic name for a style of sate where the meat chunks are bigger than normal and the sweet peanut sauce is served with a dollop of fried chili paste. Hence, Sate Kajang is now found through out Malaysia and not just in Kajang. Sate Kajang Haji Samuri is very popular in Kajang as well as throughout Malaysia. This is currently the most well known chain of Kajang satay restaurants. Sate Kajang Haji Samuri offer chicken sate, beef sate, deer sate, rabbit sate, fish sate and many other variants.
A variation of the meat satay is the satay lok-lok from Penang and satay celup (dip satay) from Malacca. Both are Malaysian Chinese twists of the hotpot and the Malay satay. Raw meat pieces, tofu pieces, century eggs, quail eggs, fish cake pieces, offal or vegetable pieces are skewered on bamboo sticks. These are cooked by being dipped in boiling water or stock. The satay is eaten with a blackish sweet sauce with or without chili sauce. If the satay is eaten with satay sauce, it is called satay lok-lok. If the satay is cooked with boiling satay peanut sauce, it is called satay celup. This is available either from street vendors or at certain restaurants. Most of them are non-halal.
Customers use a common container containing boiling stock to personally cook their satay. Sauces are either served in common containers or individually. There are no tables when you eat at street vendors and thus customers enjoy the food standing around the food cart. (wikipedia)
See also : hanamasa
burger king
Cerita Es KRim
Sebagian besar materi berikut telah diambil dari "Sejarah Ice Cream", ditulis oleh Asosiasi Internasional Ice Cream Produsen (IAICM), Washington DC, 1978. Seperti yang akan Anda catatan di bawah, namun, banyak dari sejarah awal es krim cerita rakyat tetap tidak terbukti.
Sekali waktu, ratusan tahun yang lalu, Charles I dari Inggris mengadakan perjamuan negara sumptous bagi banyak teman-teman dan keluarga. Makan, yang terdiri dari banyak makanan lezat hari, telah cukup hebat tetapi "coup de grace" itu belum datang. Setelah banyak persiapan, koki Perancis Raja sudah mengarang sebuah hidangan tampaknya baru. Saat itu dingin dan mirip salju segar turun tapi jauh creamier dan manis daripada dessert setelah makan malam lainnya. Para tamu senang, seperti Charles, yang memanggil masak dan memintanya untuk tidak membocorkan resep untuk krim membeku. Raja ingin kelezatan akan dilayani hanya di meja Royal dan menawarkan masak 500 pound per tahun untuk tetap seperti itu. Beberapa waktu kemudian, Charles miskin jatuh ke ketidaksayangan dengan umat-Nya dan dipenggal tahun 1649. Tapi saat itu, rahasia krim beku tetap rahasia lagi. Koki, bernama DeMirco, tidak menepati janjinya.
Cerita ini hanyalah salah satu dari banyak kisah menarik yang mengelilingi evolusi dessert negara kita yang paling populer, es krim. Kemungkinan bahwa es krim tidak diciptakan, melainkan datang untuk menjadi selama bertahun-tahun upaya serupa. Memang, Kaisar Romawi Nero Claudius Caesar dikatakan telah mengirim budak ke pegunungan untuk membawa salju dan es untuk mendinginkan dan membekukan minuman buah ia begitu menyayangi. Berabad-abad kemudian, Italia Marco Polo kembali dari perjalanan yang terkenal ke Timur Jauh dengan resep untuk membuat es air menyerupai sherbets modern. (Foodscience)
Lihat juga: dim sum
sate
Sekali waktu, ratusan tahun yang lalu, Charles I dari Inggris mengadakan perjamuan negara sumptous bagi banyak teman-teman dan keluarga. Makan, yang terdiri dari banyak makanan lezat hari, telah cukup hebat tetapi "coup de grace" itu belum datang. Setelah banyak persiapan, koki Perancis Raja sudah mengarang sebuah hidangan tampaknya baru. Saat itu dingin dan mirip salju segar turun tapi jauh creamier dan manis daripada dessert setelah makan malam lainnya. Para tamu senang, seperti Charles, yang memanggil masak dan memintanya untuk tidak membocorkan resep untuk krim membeku. Raja ingin kelezatan akan dilayani hanya di meja Royal dan menawarkan masak 500 pound per tahun untuk tetap seperti itu. Beberapa waktu kemudian, Charles miskin jatuh ke ketidaksayangan dengan umat-Nya dan dipenggal tahun 1649. Tapi saat itu, rahasia krim beku tetap rahasia lagi. Koki, bernama DeMirco, tidak menepati janjinya.
Cerita ini hanyalah salah satu dari banyak kisah menarik yang mengelilingi evolusi dessert negara kita yang paling populer, es krim. Kemungkinan bahwa es krim tidak diciptakan, melainkan datang untuk menjadi selama bertahun-tahun upaya serupa. Memang, Kaisar Romawi Nero Claudius Caesar dikatakan telah mengirim budak ke pegunungan untuk membawa salju dan es untuk mendinginkan dan membekukan minuman buah ia begitu menyayangi. Berabad-abad kemudian, Italia Marco Polo kembali dari perjalanan yang terkenal ke Timur Jauh dengan resep untuk membuat es air menyerupai sherbets modern. (Foodscience)
Lihat juga: dim sum
sate
Enaknya Steak Jamur
Anda suka steak ? Jika Anda bosan dengan menu daging, mungkin Anda bisa mencoba menu yang satu ini, yaitu steak jamur. Selain bebas kolesterol, rasanya pun tak kalah dengan steak daging sapi.
Inilah warung steak jamur di kawasan Solo Baru, yang layak untuk dikunjungi. Ditempat ini Anda bisa mencicipi steak jamur tiram yang rasanya tak kalah lezat dengan steak daging. Cara memasak menu ini sama dengan mengolah steak daging seperti biasanya. Hanya saja olahan ini tidak disajikan diatas hot plate atau pinggan panas, melainkan di piring. Namun meski hanya jamur, soal rasa ternyata tidak kalah dengan daging.
Para pelanggan menggemari menu jamur ini karena alasan kesehatan, selain rendah kolesterol jamur juga mempunyai kelezatan yang sama dengan olahan daging. Di Solo steak jamur ini mulai menjadi menu alternatif, harga steak jamur ini pun cukup murah yaitu 6 ribu rupiah per porsinya. (Ganuk Nugroho Adi/Dv/Ijs - indosiar)
Lihat juga : sushi
soto
Inilah warung steak jamur di kawasan Solo Baru, yang layak untuk dikunjungi. Ditempat ini Anda bisa mencicipi steak jamur tiram yang rasanya tak kalah lezat dengan steak daging. Cara memasak menu ini sama dengan mengolah steak daging seperti biasanya. Hanya saja olahan ini tidak disajikan diatas hot plate atau pinggan panas, melainkan di piring. Namun meski hanya jamur, soal rasa ternyata tidak kalah dengan daging.
Para pelanggan menggemari menu jamur ini karena alasan kesehatan, selain rendah kolesterol jamur juga mempunyai kelezatan yang sama dengan olahan daging. Di Solo steak jamur ini mulai menjadi menu alternatif, harga steak jamur ini pun cukup murah yaitu 6 ribu rupiah per porsinya. (Ganuk Nugroho Adi/Dv/Ijs - indosiar)
Lihat juga : sushi
soto
Menikmati Soto dan Festival Makanan Kampoeng Tempoe Doloe
Bumbunya medok (berasa), nih," ujar Grace sembari bersantap. Karyawati sebuah bank swasta itu menggoda temannya agar mau mencicipi menu soto Betawi pilihannya. Tak mau kalah, temannya yang memilih soto Medan balik menawari, "Kamu juga mesti coba ini. Meskipun daging udang galah menu ini cuma secuil, lumayan enak."
Tak peduli lalu lalang orang di depan La Piazza-Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, dua sohib itu asyik bersantap. Sehabis bertemu klien, Grace mengajak menjajal menu soto di ajang Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) 2009. Dara berkulit bersih itu memang doyan soto Betawi. "Yang paling enak di Lippo Karawaci," ucapnya tersenyum kepada Tempo yang kebetulan satu meja dengannya.
Menempati dekat Fashion Village, festival makanan Kampoeng Tempo Doeloe yang berlangsung 14-24 Mei ini menghadirkan aneka menu dan djadjanan tempo doeloe. Dari rujak beubeuk, es goyang, tahu gejrot, kue serabi Solo, kerak telur, hingga kue putu Medan. Dan Aneka Soto Noesantara menjadi ikon yang menarik.
Saban hari, festival kuliner yang buka pada 16.00-21.00 WIB ini diserbu seribuan lebih orang. Seperti pengamatan Tempo, Rabu lalu, selepas magrib, cukup sulit mencari kursi kosong. Tua-muda, pria-wanita, dan anak-anak tumplek blek.
Soto, sroto, atau coto memang masakan khas Indonesia yang terbuat dari daging dan sayuran. Tiap daerah memiliki jenis soto sendiri. Yang pasti, beda jenis, beda penyajian. Soto bisa dihidangkan dengan berbagai macam lauk dan dengan tambahan, seperti telur pindang, sate kerang, udang, jeruk limau, dan koya (campuran tumpukan kerupuk dengan bawang putih).
Soto sering ditemani nasi. Sebagian soto dihidangkan terpisah dengan nasi, seperti soto Betawi dan soto Padang. Tapi ada pula bersama atau dicampur, misalnya, Soto Kudus. Di lokasi JF3 ada tujuh anjungan soto, yakni soto Betawi, soto Ambengan, soto Padang, soto Cirebon, soto Medan, soto Madura, dan soto Kudus.
Walaupun dalam wadah mangkuk plastik, soto Ambengan yang saya pilih mengepulkan aroma menggoda. Bisa diandalkan buat menumpas hawa dingin sore yang diselimuti mendung tebal. Soto yang berasal dari daerah Ambengan, Surabaya, ini satu menu khas Jawa Timur yang menggiurkan. Topping koya menjadi daya tarik utama.
Bumbunya campuran rempah-rempah, jahe, kunyit, serta bawang merah dan putih. Isinya adalah soto ayam, bihun, kol, hati-ampela, dan tanpa santan. Racikan itu di mulut cukup lezat sehingga lidah seperti menari-nari. Termasuk potongan telur muda yang terasa beda dengan telur biasanya.
Menurut Casmono, koki soto Ambengan, tiap porsi berisi tiga telur muda. Inilah telur yang belum keluar dari tubuh si ayam. "Susah memperolehnya karena ayam petelur yang disembelih belum tentu punya. Satu kilogram Rp 25 ribu," kata Casmono menunjuk tumpukan butir-butir telur belum jadi yang berwarna kuning.
Ingin sensasi berbeda, cobalah soto Padang. Soto yang digawangi dari Sate Mak'Syukur, Jakarta, ini sajiannya dari daging dendeng yang digoreng garing, sayuran, dan sambal yang terpisah. Paduan renyah dendeng dan bumbu khasnya menawarkan kelezatan bumi Sumatera.
Banyak yang menyangka soto Padang memiliki kuah bersantan, padahal soto ini menggunakan kuah kaldu ayam yang bening. Ciri khas soto ini adalah kerupuk sagu merah dan perkedel kentang yang dicelupkan ke dalam kuah soto.
Berikutnya, soto Madura yang menyajikan daging campur, soto Cirebon yang mengandalkan empal gentong dan lontong, serta soto Medan yang didominasi udang galah dan daging ayam.
Adapun soto Betawi punya kekhasan berupa kuah santannya. Selain daging dan kentang goreng, soto andalan Jakarta ini memuat tomat untuk sensasi segar yang mengimbangi "berat"-nya kuah santan. Sedikit wangi kayu manis ikut menyegarkan aromanya.
H. Abdul Manaf dari bilik Soto Betawi Si Babeh menuturkan, sotonya laris manis di JF3. Inilah kali pertama dia diajak ikut sejak membuka warung soto pada 1998. "Tiap malam rata-rata terjual 150 porsi," kata Babeh dengan mimik cerah. Padahal, lebih mahal Rp 5.000 dari porsi yang ditawarkan di warungnya.
Selisih Rp 2-5 ribu dari biasanya ternyata bisa dimaklumi. Namanya juga festival. Dengan rasa yang terjaga dan istimewa bersama sajian jajanan lain, harga sepaket soto antara Rp 17 ribu dan Rp 27 ribu berikut teh botol cukup terjangkau.
Meskipun sajian jajanan JF3 2009 menarik selera, mestinya panitia bisa lebih merancang lokasi yang lebih luas, sehingga pengunjung nyaman tanpa berjubel dan mengantre. "Kurang nyaman. Sesak," kata seorang bapak mengkritik panitia. Dwi Arjanto.
Segenap Penjuru
Tak sulit mencari soto di Jakarta dan kota lainnya. Dari soto Betawi, Padang, Ambengan, Kudus, hingga coto Makassar. Sejumlah restoran yang mengandalkan menu ini juga sudah bertebaran dan bahkan menjadi usaha sistem franchise, seperti soto Bangkong. Anda yang tak sempat menjajal menu soto karena JF3 berakhir Ahad lusa bisa menyambangi tempat ini:
Soto Ambengan (khas Surabaya)
Jalan Danau Sunter Utara R12/33, Kelapa Gading, Jakarta.
Soto Padang Mak'Syukur (khas Padang) dari Sate Mak Syukur
-Jalan Kalibata Tengah XVII A No. 14, Warung Buncit, Jakarta.
-Outlet: Mal Kelapa Gading 3, Pasaraya Blok M, Pasaraya Manggarai, Roxy Square, dan lainnya.
Soto Si Babeh (khas Betawi)
-Jalan Puan Raya, Kelapa Gading, Jakarta (depan kantor Polsek Kelapa Gading). (tempo interaktif)
Lihat juga : sour sally
burger king
Tak peduli lalu lalang orang di depan La Piazza-Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, dua sohib itu asyik bersantap. Sehabis bertemu klien, Grace mengajak menjajal menu soto di ajang Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) 2009. Dara berkulit bersih itu memang doyan soto Betawi. "Yang paling enak di Lippo Karawaci," ucapnya tersenyum kepada Tempo yang kebetulan satu meja dengannya.
Menempati dekat Fashion Village, festival makanan Kampoeng Tempo Doeloe yang berlangsung 14-24 Mei ini menghadirkan aneka menu dan djadjanan tempo doeloe. Dari rujak beubeuk, es goyang, tahu gejrot, kue serabi Solo, kerak telur, hingga kue putu Medan. Dan Aneka Soto Noesantara menjadi ikon yang menarik.
Saban hari, festival kuliner yang buka pada 16.00-21.00 WIB ini diserbu seribuan lebih orang. Seperti pengamatan Tempo, Rabu lalu, selepas magrib, cukup sulit mencari kursi kosong. Tua-muda, pria-wanita, dan anak-anak tumplek blek.
Soto, sroto, atau coto memang masakan khas Indonesia yang terbuat dari daging dan sayuran. Tiap daerah memiliki jenis soto sendiri. Yang pasti, beda jenis, beda penyajian. Soto bisa dihidangkan dengan berbagai macam lauk dan dengan tambahan, seperti telur pindang, sate kerang, udang, jeruk limau, dan koya (campuran tumpukan kerupuk dengan bawang putih).
Soto sering ditemani nasi. Sebagian soto dihidangkan terpisah dengan nasi, seperti soto Betawi dan soto Padang. Tapi ada pula bersama atau dicampur, misalnya, Soto Kudus. Di lokasi JF3 ada tujuh anjungan soto, yakni soto Betawi, soto Ambengan, soto Padang, soto Cirebon, soto Medan, soto Madura, dan soto Kudus.
Walaupun dalam wadah mangkuk plastik, soto Ambengan yang saya pilih mengepulkan aroma menggoda. Bisa diandalkan buat menumpas hawa dingin sore yang diselimuti mendung tebal. Soto yang berasal dari daerah Ambengan, Surabaya, ini satu menu khas Jawa Timur yang menggiurkan. Topping koya menjadi daya tarik utama.
Bumbunya campuran rempah-rempah, jahe, kunyit, serta bawang merah dan putih. Isinya adalah soto ayam, bihun, kol, hati-ampela, dan tanpa santan. Racikan itu di mulut cukup lezat sehingga lidah seperti menari-nari. Termasuk potongan telur muda yang terasa beda dengan telur biasanya.
Menurut Casmono, koki soto Ambengan, tiap porsi berisi tiga telur muda. Inilah telur yang belum keluar dari tubuh si ayam. "Susah memperolehnya karena ayam petelur yang disembelih belum tentu punya. Satu kilogram Rp 25 ribu," kata Casmono menunjuk tumpukan butir-butir telur belum jadi yang berwarna kuning.
Ingin sensasi berbeda, cobalah soto Padang. Soto yang digawangi dari Sate Mak'Syukur, Jakarta, ini sajiannya dari daging dendeng yang digoreng garing, sayuran, dan sambal yang terpisah. Paduan renyah dendeng dan bumbu khasnya menawarkan kelezatan bumi Sumatera.
Banyak yang menyangka soto Padang memiliki kuah bersantan, padahal soto ini menggunakan kuah kaldu ayam yang bening. Ciri khas soto ini adalah kerupuk sagu merah dan perkedel kentang yang dicelupkan ke dalam kuah soto.
Berikutnya, soto Madura yang menyajikan daging campur, soto Cirebon yang mengandalkan empal gentong dan lontong, serta soto Medan yang didominasi udang galah dan daging ayam.
Adapun soto Betawi punya kekhasan berupa kuah santannya. Selain daging dan kentang goreng, soto andalan Jakarta ini memuat tomat untuk sensasi segar yang mengimbangi "berat"-nya kuah santan. Sedikit wangi kayu manis ikut menyegarkan aromanya.
H. Abdul Manaf dari bilik Soto Betawi Si Babeh menuturkan, sotonya laris manis di JF3. Inilah kali pertama dia diajak ikut sejak membuka warung soto pada 1998. "Tiap malam rata-rata terjual 150 porsi," kata Babeh dengan mimik cerah. Padahal, lebih mahal Rp 5.000 dari porsi yang ditawarkan di warungnya.
Selisih Rp 2-5 ribu dari biasanya ternyata bisa dimaklumi. Namanya juga festival. Dengan rasa yang terjaga dan istimewa bersama sajian jajanan lain, harga sepaket soto antara Rp 17 ribu dan Rp 27 ribu berikut teh botol cukup terjangkau.
Meskipun sajian jajanan JF3 2009 menarik selera, mestinya panitia bisa lebih merancang lokasi yang lebih luas, sehingga pengunjung nyaman tanpa berjubel dan mengantre. "Kurang nyaman. Sesak," kata seorang bapak mengkritik panitia. Dwi Arjanto.
Segenap Penjuru
Tak sulit mencari soto di Jakarta dan kota lainnya. Dari soto Betawi, Padang, Ambengan, Kudus, hingga coto Makassar. Sejumlah restoran yang mengandalkan menu ini juga sudah bertebaran dan bahkan menjadi usaha sistem franchise, seperti soto Bangkong. Anda yang tak sempat menjajal menu soto karena JF3 berakhir Ahad lusa bisa menyambangi tempat ini:
Soto Ambengan (khas Surabaya)
Jalan Danau Sunter Utara R12/33, Kelapa Gading, Jakarta.
Soto Padang Mak'Syukur (khas Padang) dari Sate Mak Syukur
-Jalan Kalibata Tengah XVII A No. 14, Warung Buncit, Jakarta.
-Outlet: Mal Kelapa Gading 3, Pasaraya Blok M, Pasaraya Manggarai, Roxy Square, dan lainnya.
Soto Si Babeh (khas Betawi)
-Jalan Puan Raya, Kelapa Gading, Jakarta (depan kantor Polsek Kelapa Gading). (tempo interaktif)
Lihat juga : sour sally
burger king
Rabu, 27 Oktober 2010
Fortified Wine
Fortified wines hold a proud place in Australian wine history and continue to hold a special place in the hearts of aficionados of fine and dessert-style wines.
These wines are sometimes described as “liquid sunshine”, as the grapes are generally left on the vine much longer than usual. This allows the berries to store more natural sugar while drying out slightly in the warmth of Australia’s autumn days.
Wine fortification, which generally involves the addition of a small amount of brandy spirit to the partly fermented red wine, ensures that colours and flavours are retained, regardless of the wines’ storage or treatment.
After fortification, the wine is generally left to mature in small oak barrels, sometimes for decades, maturing into complex, aromatic wines, with immense depth and concentration of flavour.
In the 1850s, the infant Australian wine industry adopted the wine fortification process within a few years of white settlement as it overcame the tyranny of distance from the English markets and the challenge of getting wines safely across the equator. The technique was also suited Australia’s relatively warm climate and the red grape varieties, which were brought by the pioneers – Shiraz, Grenache and Mourvedre. (wineaustralia)
See also : sushi
These wines are sometimes described as “liquid sunshine”, as the grapes are generally left on the vine much longer than usual. This allows the berries to store more natural sugar while drying out slightly in the warmth of Australia’s autumn days.
Wine fortification, which generally involves the addition of a small amount of brandy spirit to the partly fermented red wine, ensures that colours and flavours are retained, regardless of the wines’ storage or treatment.
After fortification, the wine is generally left to mature in small oak barrels, sometimes for decades, maturing into complex, aromatic wines, with immense depth and concentration of flavour.
In the 1850s, the infant Australian wine industry adopted the wine fortification process within a few years of white settlement as it overcame the tyranny of distance from the English markets and the challenge of getting wines safely across the equator. The technique was also suited Australia’s relatively warm climate and the red grape varieties, which were brought by the pioneers – Shiraz, Grenache and Mourvedre. (wineaustralia)
See also : sushi
Harga dan Promosi BK
Harga
* Burger King McDonalds baru saja bergabung dalam menawarkan burger keju $ 1 ganda. Beberapa waralaba yang menyatakan penurunan harga potong menjadi keuntungan. Burger King telah dilaporkan berakhir tidak populer nya (di antara pemilik waralaba) promosi cheeseburger $ 1 ganda.
* Burger King berencana untuk menjual minuman cair seharga $ 1 menuju musim panas untuk menawarkan alternatif untuk minum McDonalds musim panas $ 1.
* Perusahaan juga akan terus menjual premium baru burger, XT Steakhouse, untuk $ 3,99 melalui pertengahan September, dengan iklan lain televisi nasional splash direncanakan pada bulan Agustus.
Promosi
* Burger Kings Big Menu Nilai 1 $ Talent Show mengajak pelanggan untuk menampilkan bakat mereka melalui video mereka menyerahkan dengan tujuan untuk memenangkan sebuah item menu.
* Perusahaan telah diciptakan yang "langkah terbaik berikutnya" untuk fitur dijadwalkan tur promosi dengan berhenti di masyarakat perkotaan di seluruh negeri. Upaya ini ditambah dengan sebuah website khusus di mana Peserta dapat menggambarkan kontribusi layanan masyarakat.
* Burger King adalah dukungan produk terbesarnya peluncuran tahun, Tendercrisp Premium burger Ayam, dengan tema promosi mendorong konsumen untuk "menipu pada daging sapi" '. Kampanye dimulai pada bulan Maret 2010 menggunakan iklan yang dibuat oleh Crispin Porter & Bogusky. (marketing teacher)
Lihat juga: dim sum
wine
* Burger King McDonalds baru saja bergabung dalam menawarkan burger keju $ 1 ganda. Beberapa waralaba yang menyatakan penurunan harga potong menjadi keuntungan. Burger King telah dilaporkan berakhir tidak populer nya (di antara pemilik waralaba) promosi cheeseburger $ 1 ganda.
* Burger King berencana untuk menjual minuman cair seharga $ 1 menuju musim panas untuk menawarkan alternatif untuk minum McDonalds musim panas $ 1.
* Perusahaan juga akan terus menjual premium baru burger, XT Steakhouse, untuk $ 3,99 melalui pertengahan September, dengan iklan lain televisi nasional splash direncanakan pada bulan Agustus.
Promosi
* Burger Kings Big Menu Nilai 1 $ Talent Show mengajak pelanggan untuk menampilkan bakat mereka melalui video mereka menyerahkan dengan tujuan untuk memenangkan sebuah item menu.
* Perusahaan telah diciptakan yang "langkah terbaik berikutnya" untuk fitur dijadwalkan tur promosi dengan berhenti di masyarakat perkotaan di seluruh negeri. Upaya ini ditambah dengan sebuah website khusus di mana Peserta dapat menggambarkan kontribusi layanan masyarakat.
* Burger King adalah dukungan produk terbesarnya peluncuran tahun, Tendercrisp Premium burger Ayam, dengan tema promosi mendorong konsumen untuk "menipu pada daging sapi" '. Kampanye dimulai pada bulan Maret 2010 menggunakan iklan yang dibuat oleh Crispin Porter & Bogusky. (marketing teacher)
Lihat juga: dim sum
wine
Process and Physical Evidence Burger King
Process
* A Burger King strategy has focused the customer segment that spends the most money at its restaurants. These young men and women visit fast-food burger chains on average almost 10 times per month.
* The company has employed a combination of “loss leader” promotions” coupled with upsells of more expensive menu items, specifically higher-margin French fries and soft drinks.
* Recently Burger King has concentrated on adding restaurants and entering new strategic markets. They have added over 400 new restaurants in the last three years.
* The company seeks to further growth and popularity via its innovative marketing promotions such as the King television commercials.
Physical Evidence
* Burger King, based in suburban Miami, Florida, operates more than 11,900 restaurants in all 50 states including 107 in Alabama, 122 in Arizona, 336 in Michigan and 547 in its home state of Florida.
* Burger King has an internet presence via its website BK.com. The site provides company information such as a video history of the company, press releases, and stock information.
* The company is in the process of reinventing its image via key changes in its decor. Its new restaurants will feature modern, box-like architectural lines and urban-industrial building materials, including corrugated metal. (marketing teacher)
See also : hanamasa
dim sum
* A Burger King strategy has focused the customer segment that spends the most money at its restaurants. These young men and women visit fast-food burger chains on average almost 10 times per month.
* The company has employed a combination of “loss leader” promotions” coupled with upsells of more expensive menu items, specifically higher-margin French fries and soft drinks.
* Recently Burger King has concentrated on adding restaurants and entering new strategic markets. They have added over 400 new restaurants in the last three years.
* The company seeks to further growth and popularity via its innovative marketing promotions such as the King television commercials.
Physical Evidence
* Burger King, based in suburban Miami, Florida, operates more than 11,900 restaurants in all 50 states including 107 in Alabama, 122 in Arizona, 336 in Michigan and 547 in its home state of Florida.
* Burger King has an internet presence via its website BK.com. The site provides company information such as a video history of the company, press releases, and stock information.
* The company is in the process of reinventing its image via key changes in its decor. Its new restaurants will feature modern, box-like architectural lines and urban-industrial building materials, including corrugated metal. (marketing teacher)
See also : hanamasa
dim sum
Gaya Hidup Sehat a La Sour Sally
Dengan membiasakan diri mengikuti gaya hidup Sehat a La Sour Sally yakni mengkonsumsi manfaat baik dari Sour Sally Fro-Yo, dijamin deh secara penampilan kita semua akan mendapatkan manfaatnya secara langsung. Sebut saja salah satu manfaatnya yang dapat melangsingkan tubuh karena Fro-Yo itu sendiri dapat melancarkan pencernaan.
Nah, berbicara soal penampilan dan gaya hidup, rasanya tidak lengkap jika tidak berbicara soal dunia Fashion. Sour Sally yang selalu ingin dekat dan menjadi pelengkap bagi hari-hari para penggemarnya akhirnya kembali melebarkan sayapnya dengan meluncurkan “Sally In the Closet” sebuah konsep fashion and apparel yang dipersembahkan dengan gaya khas “Sally”.
Acara peluncuran ini dibarengi dengan peluncuran beberapa inovasi terbaru Sour Sally, dikemas dalam sebuah acara apik bertajuk “Sour Sally Just Wanna Have Fun”
“Sour Sally sudah memperkenalkan dan membuat kudapan yang menyehatkan ini menjadi gaya hidup di Indonesia, saya yakin dengan gaya hidup yang sehat pastinya akan menghasilkan penampilan yang ideal. Kemudian terpikir oleh saya agar Sour Sally juga bisa melengkapi penampilan para penggemarnya. Dimana penampilan tersebut merupakan hasil dari membiasakan gaya hidup sehat a La Sour Sally” pungkas Donny Pramono Ie, President Director Sour Sally Fro-Yo.
Menggandeng perancang muda berbakat Diana Lee, karakter dari busana yang akan di peragakan oleh Cosmo Girl of The year 2009 ini sangat kental unsur Sour Sally. “Aku merasa sangat berbangga terpilih dan dipercaya menjadi perancang busana untuk Sally in The Closet, sebuah inovasi baru dari Sour Sally”, Cetus Diana Lee Fashion Designer Sally in The Closet. “Menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk saya bisa berkarya dengan karakter yang sangat unik dari Sour Sally”imbuhnya lagi. (Danny - globalnews indonesia)
Lihat juga : ice cream
burger king
Nah, berbicara soal penampilan dan gaya hidup, rasanya tidak lengkap jika tidak berbicara soal dunia Fashion. Sour Sally yang selalu ingin dekat dan menjadi pelengkap bagi hari-hari para penggemarnya akhirnya kembali melebarkan sayapnya dengan meluncurkan “Sally In the Closet” sebuah konsep fashion and apparel yang dipersembahkan dengan gaya khas “Sally”.
Acara peluncuran ini dibarengi dengan peluncuran beberapa inovasi terbaru Sour Sally, dikemas dalam sebuah acara apik bertajuk “Sour Sally Just Wanna Have Fun”
“Sour Sally sudah memperkenalkan dan membuat kudapan yang menyehatkan ini menjadi gaya hidup di Indonesia, saya yakin dengan gaya hidup yang sehat pastinya akan menghasilkan penampilan yang ideal. Kemudian terpikir oleh saya agar Sour Sally juga bisa melengkapi penampilan para penggemarnya. Dimana penampilan tersebut merupakan hasil dari membiasakan gaya hidup sehat a La Sour Sally” pungkas Donny Pramono Ie, President Director Sour Sally Fro-Yo.
Menggandeng perancang muda berbakat Diana Lee, karakter dari busana yang akan di peragakan oleh Cosmo Girl of The year 2009 ini sangat kental unsur Sour Sally. “Aku merasa sangat berbangga terpilih dan dipercaya menjadi perancang busana untuk Sally in The Closet, sebuah inovasi baru dari Sour Sally”, Cetus Diana Lee Fashion Designer Sally in The Closet. “Menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk saya bisa berkarya dengan karakter yang sangat unik dari Sour Sally”imbuhnya lagi. (Danny - globalnews indonesia)
Lihat juga : ice cream
burger king
Sour Sally Menggebrak di Ultah Pertama
Genap berusia satu tahun, Sour Sally Frozen Yogurt telah menunjukkan keberhasilannya. Hal tersebut tercermin dengan telah terbukanya 11 outlet dalam tempo 1 tahun. ”Mengkonsumsi frozen yoghurt telah menjadi bagian dan gaya hidup masyarakat sejak lima tahun lalu, namun dalam satu tahun terakhir ini memperoleh sambutan yang luar biasa”, demikian dinyatakan Donny Pramono, Direktur sekaligus Pemilik Sour Sally saat perayaan ulang tahun ke satu Sour Sally, 21 Mei 2009 di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta.
Keberhasilan tersebut berkat inovasi-inovasi yang kreatif dan berusaha memuasakan kebutuhan konsumennya yang haus akan gaya hidup yang dinamis. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah dengan diluncurkannya Sour Sally Lovers Card yang memberikan potongan harga untuk semua jenis makanan dan minuman yang disediakan di outlet Sour Sally, demikian juga potongan harga khusus bagi merchant-merchant lifestyle ternama di kota Jakarta.
Demikian juga, Sour Sally berusaha memenuhi permintaan konsumen, seperti diluncurkannya Pinklicious Waffle, sehingga semakin menambah variasi yoghurt yang ditawarkan Sour Sally. (asido/AS/vibizdaily)
Lihat juga : burger king
ice cream
Keberhasilan tersebut berkat inovasi-inovasi yang kreatif dan berusaha memuasakan kebutuhan konsumennya yang haus akan gaya hidup yang dinamis. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah dengan diluncurkannya Sour Sally Lovers Card yang memberikan potongan harga untuk semua jenis makanan dan minuman yang disediakan di outlet Sour Sally, demikian juga potongan harga khusus bagi merchant-merchant lifestyle ternama di kota Jakarta.
Demikian juga, Sour Sally berusaha memenuhi permintaan konsumen, seperti diluncurkannya Pinklicious Waffle, sehingga semakin menambah variasi yoghurt yang ditawarkan Sour Sally. (asido/AS/vibizdaily)
Lihat juga : burger king
ice cream
Bahan-bahan untuk Membuat Sushi
Gunakan apa pun ikan sashimi-grade untuk membuat sushi anda bisa mendapatkan tangan Anda pada yang sesuai dengan selera Anda.
Ini tidak mudah untuk mencari ikan sashimi-grade kecuali Anda tinggal di dekat pasar Jepang.
Sebagian besar supermarket dan fishmongers tidak akan membawa ini kelas ikan.
Beberapa grosir akan peduli "sushi grade" ikan, yang telah mengalami pembekuan, yang dimaksudkan untuk membunuh bakteri.
Jika Anda tidak cukup beruntung untuk tinggal di suatu tempat bahwa ikan sashimi grade tersedia, baik memasak ikan atau penelitian lebih lanjut tentang proses pembekuan untuk menghilangkan parasit.
Anda juga dapat membeli secara online ikan sashimi grade. Berikut ini hanya satu yang sangat vendor terkemuka misalnya: Catalina Offshore. Mereka bahkan membawa beberapa sulit-untuk-mencari item, seperti kerang, uni, dan hati monkfish!
Saya gunakan:
* Maguro (tuna)
* Hirame (kebetulan atau halibut)
* Hamachi (kuning atau Amberjack)
* Tamago (telur dadar manis)
Anda juga harus menyiapkan nasi sushi:
* Butir padi pendek - putih atau coklat
* Cuka Beras
* Garam
* Gula
bahan tambahan meliputi:
* Wasabi
* Soy Sauce
bahan Opsional meliputi:
* Nori (lembaran rumput laut) (biasanya digunakan, tetapi saya tidak menyukainya, jadi saya tidak menggunakannya)
* Acar Jahe
* Tobiko atau Masago (telur ikan)
* Sesame Benih
Sumber: instructable
Lihat juga: wine
burger king
Ini tidak mudah untuk mencari ikan sashimi-grade kecuali Anda tinggal di dekat pasar Jepang.
Sebagian besar supermarket dan fishmongers tidak akan membawa ini kelas ikan.
Beberapa grosir akan peduli "sushi grade" ikan, yang telah mengalami pembekuan, yang dimaksudkan untuk membunuh bakteri.
Jika Anda tidak cukup beruntung untuk tinggal di suatu tempat bahwa ikan sashimi grade tersedia, baik memasak ikan atau penelitian lebih lanjut tentang proses pembekuan untuk menghilangkan parasit.
Anda juga dapat membeli secara online ikan sashimi grade. Berikut ini hanya satu yang sangat vendor terkemuka misalnya: Catalina Offshore. Mereka bahkan membawa beberapa sulit-untuk-mencari item, seperti kerang, uni, dan hati monkfish!
Saya gunakan:
* Maguro (tuna)
* Hirame (kebetulan atau halibut)
* Hamachi (kuning atau Amberjack)
* Tamago (telur dadar manis)
Anda juga harus menyiapkan nasi sushi:
* Butir padi pendek - putih atau coklat
* Cuka Beras
* Garam
* Gula
bahan tambahan meliputi:
* Wasabi
* Soy Sauce
bahan Opsional meliputi:
* Nori (lembaran rumput laut) (biasanya digunakan, tetapi saya tidak menyukainya, jadi saya tidak menggunakannya)
* Acar Jahe
* Tobiko atau Masago (telur ikan)
* Sesame Benih
Sumber: instructable
Lihat juga: wine
burger king
Sate Kambig dengan Sajian Hot Plate
Buat penggila sate kambing, racikan sate kambing asli Tegal tentu sudah tak asing. Di warung sate ini, sate kambing disajikan tanpa aroma kambing yang tajam. Disajikan panas mengepul sampai tusukan terakhir.
Kalau bicara soal seta kambing, pastilah sate Tegal yang jadi jawara. Karena sejak dulu sate kambing dari daerah ini memang terkenal empuk, bebas lemak dan bau. Hal ini disebabkan karena kambing muda yang brusia 3 bulan – 5 bulan yang dipakai sebagai bahan sate.
Istilah yang sering dipakai dalam warung sate kambing Tegal adalah batibul (di bawah tiga bulan) dan balibul (di bawah lima bulan). Warung sate Tegal asli biasanya memang memasang istilah ini sebagai jaminan mutu, daging kambing bakal empuk dan bebas aroma tajam.
Karena itu saat saya melintasi warung sate Tegal mungil ini saya langsung ingat dengan warung sate Tegal bu Rita di daerah Kebon Nanas Tangerang dan ternyata warung ini merupakan cabang dari warung bu Rita yang sudah tersohor enak satenya.
Seperti lazimnya warung sate kambing, daging kambing segar tampak digantung dalam lemari kaca kecil. Di sisinya ada talenan besar tempat para egawai memotong daging kambing dan menusukinya dengan tusukan bambu. Jadi, dijamin sate kambing dibuat dari daging kambing yang segar bukan dari kulkas.
Aroma wangi asap sate dari panggangan panjang di depan warung benar-benar jadi daya pikat. Warung ini ditata dengan lapisan anyaman bambu di dinding plus kursi plastik sederhana. Daftar menunya juga sederhana, pilihannya sate kambing, sate ayam, sop dan gulai kambing.
Gulai kambingnya kekuningan, tidak terlalu kental dengan isian potongan iga, sayatan kecil daging plus lemak kambing. Rasanya gurih enak dengan aroma wangi kayumanis dan cengkih. Dagingnya juga empuk gurih tanpa aroma tajam daging kambing.
Yang menarik, saat sate kambing disajikan, ditata rapi di atas hot plate alias piring panas. Hmm..sebuah terobosan jitu buat penggemar sate kambing. Karena tak usah khawatir sate bakal membeku lemaknya karena dingin. Dijamin tetap hangat sampai tusukan terakhir.
Sate ini berisi potongan daging, lemak dan hati kambing yang dipanggang kecokelatan tanpa olesan bumbu. Jadi tampilannya nyaris agak pucat tidak kecokelatan atau kemerahan. Justru ini menandakan daging kambing muda yang dipakai untuk satenya.
Saat dicelupkan dalam kecap manis yang sudah diaduk dengan sambal rawit merah dan dikucuri air jeruk nipis, rasanya jadi makin enak, gurih segar. Buat pembilas lemak, teh poci atau teh poci gula batu dari bubuk teh poci yang sepet wangi! Teh wangi dari daerah Slawi Tegal yang tersohor menjadi pasangan pas untuk menyantap sate kambing ini.
O ya, kalau tak suka sate kambing ada juga sate ayam. Harga yang dipatok juga tidak mahal. Sate kambing Rp. 18.000,00 per porsi, sate ayam Rp. 14.000,00, gulai kambing Rp. 9.000,00
Pondok Sate Tegal Ibu Erna
Cabang Sate Tegal Ibu Rita Kebon Nanas
Jl Raya Serpong
Telpon: 021-26386629
HP: 0817-9964211 (dev/Odi- detikfood)
Lihat juga : sushi
steak
Kalau bicara soal seta kambing, pastilah sate Tegal yang jadi jawara. Karena sejak dulu sate kambing dari daerah ini memang terkenal empuk, bebas lemak dan bau. Hal ini disebabkan karena kambing muda yang brusia 3 bulan – 5 bulan yang dipakai sebagai bahan sate.
Istilah yang sering dipakai dalam warung sate kambing Tegal adalah batibul (di bawah tiga bulan) dan balibul (di bawah lima bulan). Warung sate Tegal asli biasanya memang memasang istilah ini sebagai jaminan mutu, daging kambing bakal empuk dan bebas aroma tajam.
Karena itu saat saya melintasi warung sate Tegal mungil ini saya langsung ingat dengan warung sate Tegal bu Rita di daerah Kebon Nanas Tangerang dan ternyata warung ini merupakan cabang dari warung bu Rita yang sudah tersohor enak satenya.
Seperti lazimnya warung sate kambing, daging kambing segar tampak digantung dalam lemari kaca kecil. Di sisinya ada talenan besar tempat para egawai memotong daging kambing dan menusukinya dengan tusukan bambu. Jadi, dijamin sate kambing dibuat dari daging kambing yang segar bukan dari kulkas.
Aroma wangi asap sate dari panggangan panjang di depan warung benar-benar jadi daya pikat. Warung ini ditata dengan lapisan anyaman bambu di dinding plus kursi plastik sederhana. Daftar menunya juga sederhana, pilihannya sate kambing, sate ayam, sop dan gulai kambing.
Gulai kambingnya kekuningan, tidak terlalu kental dengan isian potongan iga, sayatan kecil daging plus lemak kambing. Rasanya gurih enak dengan aroma wangi kayumanis dan cengkih. Dagingnya juga empuk gurih tanpa aroma tajam daging kambing.
Yang menarik, saat sate kambing disajikan, ditata rapi di atas hot plate alias piring panas. Hmm..sebuah terobosan jitu buat penggemar sate kambing. Karena tak usah khawatir sate bakal membeku lemaknya karena dingin. Dijamin tetap hangat sampai tusukan terakhir.
Sate ini berisi potongan daging, lemak dan hati kambing yang dipanggang kecokelatan tanpa olesan bumbu. Jadi tampilannya nyaris agak pucat tidak kecokelatan atau kemerahan. Justru ini menandakan daging kambing muda yang dipakai untuk satenya.
Saat dicelupkan dalam kecap manis yang sudah diaduk dengan sambal rawit merah dan dikucuri air jeruk nipis, rasanya jadi makin enak, gurih segar. Buat pembilas lemak, teh poci atau teh poci gula batu dari bubuk teh poci yang sepet wangi! Teh wangi dari daerah Slawi Tegal yang tersohor menjadi pasangan pas untuk menyantap sate kambing ini.
O ya, kalau tak suka sate kambing ada juga sate ayam. Harga yang dipatok juga tidak mahal. Sate kambing Rp. 18.000,00 per porsi, sate ayam Rp. 14.000,00, gulai kambing Rp. 9.000,00
Pondok Sate Tegal Ibu Erna
Cabang Sate Tegal Ibu Rita Kebon Nanas
Jl Raya Serpong
Telpon: 021-26386629
HP: 0817-9964211 (dev/Odi- detikfood)
Lihat juga : sushi
steak
Selasa, 26 Oktober 2010
Nikmati Kelezatan Dim Sum Enak ala Kanton
LEZAT dalam porsi kecil dengan beragam rasa adalah ciri khas dim sum. Kini, dengan rasa ala Kanton-nya, makanan ini hadir di Shang Palace, Hotel Shangri-La Jakarta.
Dim sum, kini telah menjadi salah satu menu yang kian populer di Indonesia. Hampir semua restoran terutama restoran China, pasti memiliki sajian menu yang berbentuk mungil ini. Konon, makanan tradisional khas Kanton yang sudah terkenal sejak berabad-abad yang lalu ini dipersiapkan secara teliti dengan mengombinasikan warna, aroma, rasa, dan bentuk.
Menurut legenda, sesuai arti namanya dim sum pertama kali dibuat ibu-ibu rumah tangga China untuk makanan pembuka dan kudapan bagi para suami. Dim sum disajikan kepada para penggiling gandum setiap pagi sebelum mereka bekerja. Makanan kecil yang dibuat penuh cinta ini melahirkan makanan brunch yang berbeda dengan masakan lainnya yaitu mengombinasikan makan pagi dan makan siang. Artinya, makanan ini disajikan antara makan pagi dan makan siang atau lebih dikenal dengan brunch. Kudapan ini dinikmati dengan menggunakan sumpit, peralatan makan tradisional khas Kanton.
“Makanan ini memiliki arti harfiah yaitu kebahagiaan batin,” tutur Public Relations Coordinator Hotel Shangri-La Jakarta, Mala Ekayanti.
Untuk memanjakan para pencinta makanan ini, Restoran Shang Palace yang berlokasi di Hotel Shangri-La, Jakarta pun berusaha menyajikan dim sum dengan rasa istimewa. Di sini dim sum terbagi menjadi beragam jenis baik rasa dan bentuk. Mulai rasa manis hingga asin dengan isian yang juga beragam dari bakso, daging, sayuran sampai kue manis baik dikukus maupun digoreng.
Di Shang Palace, Anda bisa menikmati paket all you can eat bernama Dim Sum Luncheon. Paket hemat ini bisa dinikmati selama hari Senin hingga Sabtu hanya dengan Rp138.000++ per orang. Sajian ini juga dapat dipesan secara à la carte selama jam makan siang.
Menu dim sum yang menjadi unggulan di sini antara lain ham sui kok. Berbentuk lonjong, hidangan ini memiliki rasa yang unik, yaitu manis di bagian luar dan asin di bagian isian yang berisi ayam, udang kering dan jamur. Sebagai pelengkap, menu ini bisa dicocol dengan saus cabai.
Selain dim sum yang berisi daging, di restoran yang berkapasitas 327 tempat duduk ini juga menyajikan hidangan dim sum vegetarian seperti vegetarian fan guo. Menu ini menyerupai bakpao namun sesuai dengan ukuran dim sum, menu ini juga berbentuk kecil dan mungil.
Lebih lanjut Mala menjelaskan, dim sum luncheon, menyajikan 60 pilihan hidangan yang tak terbatas pada dim sum saja, melainkan sudah termasuk hidangan pembuka, sup, makanan utama, makanan pokok, hingga hidangan penutup. “Menu paket all you can eat dim sum ini tidak hanya menyajikan dim sum, tetapi juga menyajikan menu lain dimulai dari hidangan pembuka sampai penutup,” jelas Mala.
Beberapa menu pembuka penggugah selera di antaranya crispy salmon skin with garlic, atau crispy eel with salt and pepper. Selain itu, juga tersedia pilihan sup hangat seperti hot and sour soup.
Ada pula hidangan utama yang menjadi Homemade Specialties, di antaranya roasted duck, sauteed diced beef with black pepper sauce, prawn with mayonnaise yang semuanya hampir menjadi favorit pengunjung.
Selain hidangan tersebut, restoran yang mengombinasikan desain interior China kontemporer dan klasik ini juga menyajikan hidangan penutup, yang di antaranya memiliki rasa yang menyegarkan seperti mango pudding, ada sesame ball, mini egg tart, crispy nian gao spring roll, fluffy pumpkin pancake, hingga almond bean curd. (okefood)
Lihat juga : sushi
steak
Dim sum, kini telah menjadi salah satu menu yang kian populer di Indonesia. Hampir semua restoran terutama restoran China, pasti memiliki sajian menu yang berbentuk mungil ini. Konon, makanan tradisional khas Kanton yang sudah terkenal sejak berabad-abad yang lalu ini dipersiapkan secara teliti dengan mengombinasikan warna, aroma, rasa, dan bentuk.
Menurut legenda, sesuai arti namanya dim sum pertama kali dibuat ibu-ibu rumah tangga China untuk makanan pembuka dan kudapan bagi para suami. Dim sum disajikan kepada para penggiling gandum setiap pagi sebelum mereka bekerja. Makanan kecil yang dibuat penuh cinta ini melahirkan makanan brunch yang berbeda dengan masakan lainnya yaitu mengombinasikan makan pagi dan makan siang. Artinya, makanan ini disajikan antara makan pagi dan makan siang atau lebih dikenal dengan brunch. Kudapan ini dinikmati dengan menggunakan sumpit, peralatan makan tradisional khas Kanton.
“Makanan ini memiliki arti harfiah yaitu kebahagiaan batin,” tutur Public Relations Coordinator Hotel Shangri-La Jakarta, Mala Ekayanti.
Untuk memanjakan para pencinta makanan ini, Restoran Shang Palace yang berlokasi di Hotel Shangri-La, Jakarta pun berusaha menyajikan dim sum dengan rasa istimewa. Di sini dim sum terbagi menjadi beragam jenis baik rasa dan bentuk. Mulai rasa manis hingga asin dengan isian yang juga beragam dari bakso, daging, sayuran sampai kue manis baik dikukus maupun digoreng.
Di Shang Palace, Anda bisa menikmati paket all you can eat bernama Dim Sum Luncheon. Paket hemat ini bisa dinikmati selama hari Senin hingga Sabtu hanya dengan Rp138.000++ per orang. Sajian ini juga dapat dipesan secara à la carte selama jam makan siang.
Menu dim sum yang menjadi unggulan di sini antara lain ham sui kok. Berbentuk lonjong, hidangan ini memiliki rasa yang unik, yaitu manis di bagian luar dan asin di bagian isian yang berisi ayam, udang kering dan jamur. Sebagai pelengkap, menu ini bisa dicocol dengan saus cabai.
Selain dim sum yang berisi daging, di restoran yang berkapasitas 327 tempat duduk ini juga menyajikan hidangan dim sum vegetarian seperti vegetarian fan guo. Menu ini menyerupai bakpao namun sesuai dengan ukuran dim sum, menu ini juga berbentuk kecil dan mungil.
Lebih lanjut Mala menjelaskan, dim sum luncheon, menyajikan 60 pilihan hidangan yang tak terbatas pada dim sum saja, melainkan sudah termasuk hidangan pembuka, sup, makanan utama, makanan pokok, hingga hidangan penutup. “Menu paket all you can eat dim sum ini tidak hanya menyajikan dim sum, tetapi juga menyajikan menu lain dimulai dari hidangan pembuka sampai penutup,” jelas Mala.
Beberapa menu pembuka penggugah selera di antaranya crispy salmon skin with garlic, atau crispy eel with salt and pepper. Selain itu, juga tersedia pilihan sup hangat seperti hot and sour soup.
Ada pula hidangan utama yang menjadi Homemade Specialties, di antaranya roasted duck, sauteed diced beef with black pepper sauce, prawn with mayonnaise yang semuanya hampir menjadi favorit pengunjung.
Selain hidangan tersebut, restoran yang mengombinasikan desain interior China kontemporer dan klasik ini juga menyajikan hidangan penutup, yang di antaranya memiliki rasa yang menyegarkan seperti mango pudding, ada sesame ball, mini egg tart, crispy nian gao spring roll, fluffy pumpkin pancake, hingga almond bean curd. (okefood)
Lihat juga : sushi
steak
Let's Go Eat Dim Sum at Table8
If you are a fan of dim sum, stop this weekend at this restaurant. There are dozens of kinds of dim sum is served steaming hot. Warm atmosphere will make the event yum cha on the weekend so exciting and fun. Moreover, the price offered was absolutely fantastic. Cobain yuk!
Dim sum? Hmm ... Who could resist? Dish that originated from southern China is indeed very popular in Jakarta and other Asian regions. Food all tiny, salty and sweet, made fresh and served steaming hot. Klakat served on bamboo and eat while menyerutup oolong tea.
That is the culture of the usual yum cha Chinese people from the Canton area. Enjoy the warmth of the dim sum, while chatting and drinking tea is routine in the morning until late afternoon. Activities yum cha or tea tasting is indeed well-liked by parents and now almost all ages like dim sum.
Dim sum has hundreds of species. Starting from the type of baked, fried until steaming. Dim sum-making material was also very diverse, as well as taste, from savory to sweet sticky sauce. Types of dim sum like siomai, hakau, bakpau, angsio chicken legs until the onde-onde is considered a popular dim sum.
If this weekend you want to taste the dim sum are special and unique with a different atmosphere, Table8 located in the basement of Hotel Mulia Senayan Jakarta could be an option. At the weekend a new Chinese restaurant Chinoiserie style offers a different choice of dim sum.
There are 28 types of dim sum on Saturdays and Sundays are served buffet and can be ordered a la carte. In addition to popular types of dim sum, there are many other unique dim sum. As Xiao Lung Pao, pouch-shaped dim sum and soup containing crab meat, Xian Xia Chang Fun, a thin sheet of dough with a stuffing of shrimp, or Tie Kuo, pan-fried chicken dumplings with meat filling.
If you like sweet dim sum, do not forget to book a winter melon, a round flat pie with lotus paste filling is legit. Or Cintoi, onde-onde a crispy skin with lotus paste filling is legit it seems. Crisp and make gentle swaying of the tongue, Tan tat Baked Egg Tart aka do not miss. Similarly, with steamed sponge layer caster, Steamed Layer Cake with custard, very soft on the tongue.
Especially for true lovers of dim sum, we recommend ordering Baked Pau, bakpau petite coated sweet crispy dough is baked with a savory stuffing chicken batter. Or Pau contains salted egg yolk mixture gently melt. Carrot cake is popular in Singapore as well not miss. In Table8, Pan-fried Radish Cake is stirred with a tasty sausage. Guaranteed to make the tongue could not stop chewing!
While enjoying various kinds of dim sum that everything is fresh and steaming hot, you can order various types of Chinese tea on the type of green tea, oolong tea until kwa cha. This unlimited dim sum meal can be enjoyed on Saturdays and Sundays, at 8:00 a.m. to 14:30.
Special Saturday you just pay Rp. 138,000.00 and on Sundays. 168,000.00, including chinese tea until 11:00. If you want to taste this weekend dim sum with the atmosphere and different taste, please call 021-574-7777 ext.4108/4208 soon for information and reservations. (Odilia Winneke - detikFood)
See also: sate
steak
Dim sum? Hmm ... Who could resist? Dish that originated from southern China is indeed very popular in Jakarta and other Asian regions. Food all tiny, salty and sweet, made fresh and served steaming hot. Klakat served on bamboo and eat while menyerutup oolong tea.
That is the culture of the usual yum cha Chinese people from the Canton area. Enjoy the warmth of the dim sum, while chatting and drinking tea is routine in the morning until late afternoon. Activities yum cha or tea tasting is indeed well-liked by parents and now almost all ages like dim sum.
Dim sum has hundreds of species. Starting from the type of baked, fried until steaming. Dim sum-making material was also very diverse, as well as taste, from savory to sweet sticky sauce. Types of dim sum like siomai, hakau, bakpau, angsio chicken legs until the onde-onde is considered a popular dim sum.
If this weekend you want to taste the dim sum are special and unique with a different atmosphere, Table8 located in the basement of Hotel Mulia Senayan Jakarta could be an option. At the weekend a new Chinese restaurant Chinoiserie style offers a different choice of dim sum.
There are 28 types of dim sum on Saturdays and Sundays are served buffet and can be ordered a la carte. In addition to popular types of dim sum, there are many other unique dim sum. As Xiao Lung Pao, pouch-shaped dim sum and soup containing crab meat, Xian Xia Chang Fun, a thin sheet of dough with a stuffing of shrimp, or Tie Kuo, pan-fried chicken dumplings with meat filling.
If you like sweet dim sum, do not forget to book a winter melon, a round flat pie with lotus paste filling is legit. Or Cintoi, onde-onde a crispy skin with lotus paste filling is legit it seems. Crisp and make gentle swaying of the tongue, Tan tat Baked Egg Tart aka do not miss. Similarly, with steamed sponge layer caster, Steamed Layer Cake with custard, very soft on the tongue.
Especially for true lovers of dim sum, we recommend ordering Baked Pau, bakpau petite coated sweet crispy dough is baked with a savory stuffing chicken batter. Or Pau contains salted egg yolk mixture gently melt. Carrot cake is popular in Singapore as well not miss. In Table8, Pan-fried Radish Cake is stirred with a tasty sausage. Guaranteed to make the tongue could not stop chewing!
While enjoying various kinds of dim sum that everything is fresh and steaming hot, you can order various types of Chinese tea on the type of green tea, oolong tea until kwa cha. This unlimited dim sum meal can be enjoyed on Saturdays and Sundays, at 8:00 a.m. to 14:30.
Special Saturday you just pay Rp. 138,000.00 and on Sundays. 168,000.00, including chinese tea until 11:00. If you want to taste this weekend dim sum with the atmosphere and different taste, please call 021-574-7777 ext.4108/4208 soon for information and reservations. (Odilia Winneke - detikFood)
See also: sate
steak
Latar Belakang dan Pertumbuhan Ben & Jerry
Ice cream adalah memperlakukan manis bahwa beberapa dapat bertahan. Meskipun vanili adalah rasa yang paling populer di AS, ada beberapa yang tampaknya tak berujung varietas dan produsen. Salah satu pemasok paling terkenal adalah Ben & Jerry's, merek identik dengan rasa funky seperti Cherry Garcia dan Chunky Monkey dan getaran Vermont groovy.
Latar belakang
Ben Cohen dan Jerry Greenfield adalah teman dari kecil lahir empat hari terpisah di Brooklyn, New York, pada tahun 1951. Anda bisa mengatakan bahwa es krim berjalan di pembuluh darah mereka. Selama tahun senior sekolah tinggi, Ben mengendarai sebuah truk es krim. Setelah SMA, ia menghadiri dan keluar dari berbagai perguruan tinggi di Timur Laut, akhirnya meninggalkan studinya sama sekali untuk mengajar gerabah di sebuah peternakan yang bekerja di daerah Adirondack New York, di mana ia juga mencoba-coba es krim-keputusan.
Jerry mulai pada jalan yang lebih tradisional. Setelah lulus SMA, ia menghadiri Oberlin College untuk belajar kedokteran. Jerry bekerja sebagai scooper es krim di kantin sekolah. Setelah lulus, Jerry kembali ke New York untuk bekerja sebagai teknisi lab, sambil menerapkan ke sekolah kedokteran tanpa keberhasilan. Selama hari-hari lab tech, ia berbagi sebuah apartemen di Manhattan dengan Ben. Setelah pindah ke North Carolina selama beberapa tahun, Jerry kembali dengan Ben di Saratoga Springs, NY, dan mereka memutuskan untuk masuk ke bisnis makanan bersama.
Pada awalnya pasangan berpikir tentang membuat bagel tapi memutuskan peralatan yang diperlukan terlalu mahal. Sebaliknya, mereka menetap di es krim. Mereka memutuskan Burlington, Vt, adalah lokasi yang ideal untuk sebuah toko sendok karena kota perguruan tinggi tanpa es krim. Mereka mengambil kursus $ 5 pada pembuatan es krim dan pada tahun 1978 membuka Ben & Jerry's pertama di sebuah pompa bensin Burlington dikonversi.
Pertumbuhan
Toko sendok masyarakat asli menjadi berkat favorit untuk es krim kaya dan rasa kreatif. Ben dan Jerry juga membuat sebuah titik untuk terhubung dengan masyarakat, sebuah festival film hosting gratis dan memberikan gratis sendok pada ulang tahun pertama toko, sebuah tradisi yang masih terus berlanjut. Pada tahun 1980, duo ini mulai membuat gelas menjual kepada grosir lokal. Pada tahun 1981, mereka memperluas operasi ini.
Bisnis meningkat secara signifikan. Pada tahun 1983, perusahaan membuka franchise pertama non-Vermont di Maine, dan menandatangani kesepakatan dengan sebuah perusahaan distribusi Boston. rasa Signature tersebut diungkapkan selama tahun 1980 - termasuk New York Super Fudge Chunk dan Cherry Garcia - dan pada tahun 1987 penjualan berada di $ 32 juta. Pada tahun 1988, Presiden Ronald Reagan bernama Ben dan Jerry AS Usaha Kecil Persons of the Year, dan pada akhir tahun perusahaan itu beroperasi toko-toko di 18 negara bagian. (Daniel Richards - entrepreneurs)
Lihat juga: burger king
soto
Latar belakang
Ben Cohen dan Jerry Greenfield adalah teman dari kecil lahir empat hari terpisah di Brooklyn, New York, pada tahun 1951. Anda bisa mengatakan bahwa es krim berjalan di pembuluh darah mereka. Selama tahun senior sekolah tinggi, Ben mengendarai sebuah truk es krim. Setelah SMA, ia menghadiri dan keluar dari berbagai perguruan tinggi di Timur Laut, akhirnya meninggalkan studinya sama sekali untuk mengajar gerabah di sebuah peternakan yang bekerja di daerah Adirondack New York, di mana ia juga mencoba-coba es krim-keputusan.
Jerry mulai pada jalan yang lebih tradisional. Setelah lulus SMA, ia menghadiri Oberlin College untuk belajar kedokteran. Jerry bekerja sebagai scooper es krim di kantin sekolah. Setelah lulus, Jerry kembali ke New York untuk bekerja sebagai teknisi lab, sambil menerapkan ke sekolah kedokteran tanpa keberhasilan. Selama hari-hari lab tech, ia berbagi sebuah apartemen di Manhattan dengan Ben. Setelah pindah ke North Carolina selama beberapa tahun, Jerry kembali dengan Ben di Saratoga Springs, NY, dan mereka memutuskan untuk masuk ke bisnis makanan bersama.
Pada awalnya pasangan berpikir tentang membuat bagel tapi memutuskan peralatan yang diperlukan terlalu mahal. Sebaliknya, mereka menetap di es krim. Mereka memutuskan Burlington, Vt, adalah lokasi yang ideal untuk sebuah toko sendok karena kota perguruan tinggi tanpa es krim. Mereka mengambil kursus $ 5 pada pembuatan es krim dan pada tahun 1978 membuka Ben & Jerry's pertama di sebuah pompa bensin Burlington dikonversi.
Pertumbuhan
Toko sendok masyarakat asli menjadi berkat favorit untuk es krim kaya dan rasa kreatif. Ben dan Jerry juga membuat sebuah titik untuk terhubung dengan masyarakat, sebuah festival film hosting gratis dan memberikan gratis sendok pada ulang tahun pertama toko, sebuah tradisi yang masih terus berlanjut. Pada tahun 1980, duo ini mulai membuat gelas menjual kepada grosir lokal. Pada tahun 1981, mereka memperluas operasi ini.
Bisnis meningkat secara signifikan. Pada tahun 1983, perusahaan membuka franchise pertama non-Vermont di Maine, dan menandatangani kesepakatan dengan sebuah perusahaan distribusi Boston. rasa Signature tersebut diungkapkan selama tahun 1980 - termasuk New York Super Fudge Chunk dan Cherry Garcia - dan pada tahun 1987 penjualan berada di $ 32 juta. Pada tahun 1988, Presiden Ronald Reagan bernama Ben dan Jerry AS Usaha Kecil Persons of the Year, dan pada akhir tahun perusahaan itu beroperasi toko-toko di 18 negara bagian. (Daniel Richards - entrepreneurs)
Lihat juga: burger king
soto
History of Ice Cream Sundae
Historians argue over the originator of the ice cream sundae, three historical probabilities are the most popular.
Origins of the Ice Cream Sundae - Version One - Evanston, Illinois
In the midwestern parts of United States, laws were once passed that prohibited the selling of soda water on a Sunday. The town of Evanston, Illinois was one of the first towns to pass such a law around the year 1890. As an alternative on Sundays, local soda fountains started selling ice cream sodas minus the soda, which left only the ice cream and syrup. That became the recipe of what was to become know as the ice cream sundae.
Origins of the Ice Cream Sundae - Version Two - Two Rivers, Wisconsin
Soda fountain owner, Ed Berners of Two Rivers, Wisconsin is reputed to have invented the first ice cream sundae in 1881. Berners' customer George Hallauer requested that Berners serve him a dish of ice cream topped with the syrup used for sodas. Berner liked the dish and added it to his regular menu, charging a nickel.
George Giffy, a competing soda fountain owner from nearby Manitowoc, Wisconsin felt he had to serve the same syrupy concoction as Ed Berners. However, Giffy felt that the nickel price was too cheap and decided to only serve the dish on Sundays, which soon became the name of the dish - the Ice Cream Sunday. Once Giffy realized that he was making good money from the "Ice Cream Sunday" he changed the name to the "Ice Cream Sundae" and served it daily.
Origins of the Ice Cream Sundae - Version Three - Ithaca, New York
The ice cream sundae was invented by Chester Platt who owned the Platt & Colt's drugstore in 1893. Platt prepared a dish of vanilla ice cream for the Reverend John Scott on a Sunday. Chester Platt spiced up the ice cream with cherry syrup and a candied cherry. Reverend Scott named the dish after the day. An advertisement for "Cherry Sunday" served at the Platt & Colt's drugstore has helped document this claim.
CHERRY SUNDAY - A new 10 cent Ice Cream Specialty. Served only at Platt & Colt's. Famous day and night Soda fountain. (Mary Bellis - inventors)
See also : soto,
sushi
Origins of the Ice Cream Sundae - Version One - Evanston, Illinois
In the midwestern parts of United States, laws were once passed that prohibited the selling of soda water on a Sunday. The town of Evanston, Illinois was one of the first towns to pass such a law around the year 1890. As an alternative on Sundays, local soda fountains started selling ice cream sodas minus the soda, which left only the ice cream and syrup. That became the recipe of what was to become know as the ice cream sundae.
Origins of the Ice Cream Sundae - Version Two - Two Rivers, Wisconsin
Soda fountain owner, Ed Berners of Two Rivers, Wisconsin is reputed to have invented the first ice cream sundae in 1881. Berners' customer George Hallauer requested that Berners serve him a dish of ice cream topped with the syrup used for sodas. Berner liked the dish and added it to his regular menu, charging a nickel.
George Giffy, a competing soda fountain owner from nearby Manitowoc, Wisconsin felt he had to serve the same syrupy concoction as Ed Berners. However, Giffy felt that the nickel price was too cheap and decided to only serve the dish on Sundays, which soon became the name of the dish - the Ice Cream Sunday. Once Giffy realized that he was making good money from the "Ice Cream Sunday" he changed the name to the "Ice Cream Sundae" and served it daily.
Origins of the Ice Cream Sundae - Version Three - Ithaca, New York
The ice cream sundae was invented by Chester Platt who owned the Platt & Colt's drugstore in 1893. Platt prepared a dish of vanilla ice cream for the Reverend John Scott on a Sunday. Chester Platt spiced up the ice cream with cherry syrup and a candied cherry. Reverend Scott named the dish after the day. An advertisement for "Cherry Sunday" served at the Platt & Colt's drugstore has helped document this claim.
CHERRY SUNDAY - A new 10 cent Ice Cream Specialty. Served only at Platt & Colt's. Famous day and night Soda fountain. (Mary Bellis - inventors)
See also : soto,
sushi
Minggu, 24 Oktober 2010
Come Eat at Hanamasa
Hanamasa restaurant, a Japanese restaurant in Indonesia's first international standard with the concept of Self - Service, as well as distinctive blend of traditional Japanese and Indonesian. HANAMASA presents the main menu yakiniku (food is burned) and SYABU - SYABU (boiled foods) with a variety of food choices ranging from beef Beef, Chicken, Sea Food and Fresh vegetables are processed hygienically.
Equipped with Japanese traditional sauces, such as Niku Sauce Tare (sauce berwijen) and Soto Tare Sauce (without sesame sauce) to add flavor HANAMASA delicious cuisine and delicious.
There is also sauce "Thai Suki" typical Thai very fresh and lezat.Selain main menu, there is also an additional menu, such as: Chicken Wing, Burger and Sausage appetizer Goreng.Untuk available and cover a variety of salads, snacks market, pudding, fruit ice intervention, also refreshments typical HANAMASA. All you can enjoy, with one price all you can eat in HANAMASA. Guaranteed satisfaction and certainly healthy. (Hanamasaresto)
Equipped with Japanese traditional sauces, such as Niku Sauce Tare (sauce berwijen) and Soto Tare Sauce (without sesame sauce) to add flavor HANAMASA delicious cuisine and delicious.
There is also sauce "Thai Suki" typical Thai very fresh and lezat.Selain main menu, there is also an additional menu, such as: Chicken Wing, Burger and Sausage appetizer Goreng.Untuk available and cover a variety of salads, snacks market, pudding, fruit ice intervention, also refreshments typical HANAMASA. All you can enjoy, with one price all you can eat in HANAMASA. Guaranteed satisfaction and certainly healthy. (Hanamasaresto)
Hot Snack in The Middle of The Night
Traffic congestion in Jakarta and surrounding areas to make a number of areas to be hanging out haven. Not only offer temporary shelter, usually these places also offer a fun atmosphere as well as tasty dish.
Interestingly, some places offer typical Chinese cuisine, dim sum, while waiting for congestion to decrease. These places are generally open from around 17:00 until near or after midnight.
Call it the Dim Sum at Jalan Kemang Raya or Dim Sum Festival on the Road Radio in Britain. Dim Sum opens first branch in the area of Al-Azhar, Kebayoran, but it was closed so that only exist in Kemang Raya, which is almost always crowded every hour home office.
Not just in the middle of town, the concept hangout plus dim sum dishes also exist in rural areas. For example, Pier restaurant Dim Sum, which stood not far from the exit toll Cibubur. Although many times to stop in this place, last night taking the tempo back to enjoy two servings of dim sum and a cup of Chinese tea before going home.
Dim sum originated from China. This dish became popular when the silk road - the ancient land of globalization path that connects the West with the East - still impassable merchants and travelers from Arabia to China. Dim sum and Chinese tea became a meal choice of merchants when they rested in the area of Canton, China. In its development, dim sum into teatime foods and snacks that match enjoyed anytime.
Well, Pier Dim Sum seems to sell a concept similar to the history of dim sum dish itself. Slogan just "a Tasty breakfood". So, when office workers are tired of driving through traffic jams in Jakarta, they may stop briefly at the exit toll Cibubur enjoy dim sum dishes, before traveling back home. Moreover, the restaurant is open from 10.00 am until 01.00.
On weekends, customers who come to this restaurant is more crowded than usual. Sometimes there is also live music, such as karaoke, acoustic, or a single organ, to brighten the weekend. For live music, Pier Dim Sum may need a little attention to consumer convenience. Several times to this place, Tempo was live music played by a little disturbing pleasure when eating meals and chatting time when eating because her voice is too loud.
In terms of architecture, this restaurant shaped deconstructive. There is a tilt to 60 degrees in one of the windowless wall of glass. Support poles in the middle of the room to balance it with the slope angle of 60 degrees to the opposite side. The atmosphere of China looks from the interior, which is filled in red, black, and square lanterns hanging on every table.
On the opposite side with the deconstructive wall, customers can watch the kitchen activity for this restaurant brings an open kitchen concept. There is also a small stage in one corner for live music. Although this restaurant seems small, the arrangement is fitted with modern furniture makes the room feel more spacious.
Not only appropriate for office workers who go home tonight, this place also could be a fun hangout area. The teenagers or couples often seemed to enjoy dim sum is in the outdoors. Dim Sum dock located on the banks of a small lake.
Bored to enjoy dim sum in the room? There are small tents overlooking the lake furnished with chairs and tables for dining. Hanging on the edge of the lake while eating dim sum accompanied by a gust of wind remains the same breezy good fun afternoon or night. As the late afternoon, the scene will look beautiful lake with a color effect that appears in the water. At night, lights flickering on the other side of the lake makes the atmosphere was romantic.
Well, from the cuisine itself, yesterday evening, dim sum orders Tempo available over the counter in a warm state. Hakau it feels soft and tasty. When bitten, the meat will taste fresh shrimp with a few splashes of broth. If you're hungry, there are dishes of soup, a variety of seafood, and Peking roast duck that could be an option. The price varies, from one serving dim sum Rp 16 thousand to a Peking roast ducks worth Rp 195 thousand. (AMANDRA Mustika MEGARANI - tempo interactive)
See also: soto, hanamasa
Interestingly, some places offer typical Chinese cuisine, dim sum, while waiting for congestion to decrease. These places are generally open from around 17:00 until near or after midnight.
Call it the Dim Sum at Jalan Kemang Raya or Dim Sum Festival on the Road Radio in Britain. Dim Sum opens first branch in the area of Al-Azhar, Kebayoran, but it was closed so that only exist in Kemang Raya, which is almost always crowded every hour home office.
Not just in the middle of town, the concept hangout plus dim sum dishes also exist in rural areas. For example, Pier restaurant Dim Sum, which stood not far from the exit toll Cibubur. Although many times to stop in this place, last night taking the tempo back to enjoy two servings of dim sum and a cup of Chinese tea before going home.
Dim sum originated from China. This dish became popular when the silk road - the ancient land of globalization path that connects the West with the East - still impassable merchants and travelers from Arabia to China. Dim sum and Chinese tea became a meal choice of merchants when they rested in the area of Canton, China. In its development, dim sum into teatime foods and snacks that match enjoyed anytime.
Well, Pier Dim Sum seems to sell a concept similar to the history of dim sum dish itself. Slogan just "a Tasty breakfood". So, when office workers are tired of driving through traffic jams in Jakarta, they may stop briefly at the exit toll Cibubur enjoy dim sum dishes, before traveling back home. Moreover, the restaurant is open from 10.00 am until 01.00.
On weekends, customers who come to this restaurant is more crowded than usual. Sometimes there is also live music, such as karaoke, acoustic, or a single organ, to brighten the weekend. For live music, Pier Dim Sum may need a little attention to consumer convenience. Several times to this place, Tempo was live music played by a little disturbing pleasure when eating meals and chatting time when eating because her voice is too loud.
In terms of architecture, this restaurant shaped deconstructive. There is a tilt to 60 degrees in one of the windowless wall of glass. Support poles in the middle of the room to balance it with the slope angle of 60 degrees to the opposite side. The atmosphere of China looks from the interior, which is filled in red, black, and square lanterns hanging on every table.
On the opposite side with the deconstructive wall, customers can watch the kitchen activity for this restaurant brings an open kitchen concept. There is also a small stage in one corner for live music. Although this restaurant seems small, the arrangement is fitted with modern furniture makes the room feel more spacious.
Not only appropriate for office workers who go home tonight, this place also could be a fun hangout area. The teenagers or couples often seemed to enjoy dim sum is in the outdoors. Dim Sum dock located on the banks of a small lake.
Bored to enjoy dim sum in the room? There are small tents overlooking the lake furnished with chairs and tables for dining. Hanging on the edge of the lake while eating dim sum accompanied by a gust of wind remains the same breezy good fun afternoon or night. As the late afternoon, the scene will look beautiful lake with a color effect that appears in the water. At night, lights flickering on the other side of the lake makes the atmosphere was romantic.
Well, from the cuisine itself, yesterday evening, dim sum orders Tempo available over the counter in a warm state. Hakau it feels soft and tasty. When bitten, the meat will taste fresh shrimp with a few splashes of broth. If you're hungry, there are dishes of soup, a variety of seafood, and Peking roast duck that could be an option. The price varies, from one serving dim sum Rp 16 thousand to a Peking roast ducks worth Rp 195 thousand. (AMANDRA Mustika MEGARANI - tempo interactive)
See also: soto, hanamasa
Tampilan Baru Abuba
Abuba Steak adalah salah satu tempat makan steak yang nge-top dan ramai dikunjungi di Jakarta. Outlet pertamanya adalah yang terletak di Jalan Cipete Raya, kemudian disusul dengan outlet-outlet berikutnya di daerah Kelapa Gading, Pluit Indah Raya dan Wahid Hasyim Jakarta dan segera akan menyusul di Bandung yang menurut kabarnya akan dibuka tanggal 1 Mei 2008. Alamatnya di Jalan Prabudi Muntur No 12 (Dago Area), Bandung.
Yang saya ingin ceritakan adalah perubahan tampilan outlet yang terletak di Jalan Cipete Raya. Abuba yang sekarang sudah pindah lokasi, dari tempat yang penuh dengan asap (kata orang-orang) dan parkiran yang susah tapi tetap saja ramai (kata orang-orang lagi) ke tempat yang lebih nyaman dan interior masa kini (ini bukan kata orang, tapi kata saya). Lokasinya masih di Jalan Cipete Raya. Soal parkiran gak usah kuatir, apalagi soal tempat duduk (buanyak banget). Mau yang saling tatap-tatapan ada, mau yang lagi 'musuhan' dan duduk berdampingan saja dengan pembatas meja juga ada.
Menu yang disajikan masih sama. Mulai dari steak daging lokal hingga steak daging impor, ada juga steak ayam, steak salmon, steak kakap, grill sosis, grill beef burger dan steak daging goreng. Bagi yang gak doyan makan kentang jangan kuatir tersedia juga nasi putih. Harga steak berkisar dari Rp 32,000.- sampai Rp 80,000.- Ada juga menu yang sekarang lagi nge-trend yaitu daging Wagyu Australia yang dijual sekitar Rp 135,000.-
Minuman mulai dari air mineral, soft drink, hingga milo dan lemonade. Teh hangat juga gak ketinggalan. Harga minuman dari Rp 1,000.- sampai Rp 7,000.-
Semua harga di atas belum termasuk Ppn 10 %.(wikimu)
Lihat juga : soto, sate
Yang saya ingin ceritakan adalah perubahan tampilan outlet yang terletak di Jalan Cipete Raya. Abuba yang sekarang sudah pindah lokasi, dari tempat yang penuh dengan asap (kata orang-orang) dan parkiran yang susah tapi tetap saja ramai (kata orang-orang lagi) ke tempat yang lebih nyaman dan interior masa kini (ini bukan kata orang, tapi kata saya). Lokasinya masih di Jalan Cipete Raya. Soal parkiran gak usah kuatir, apalagi soal tempat duduk (buanyak banget). Mau yang saling tatap-tatapan ada, mau yang lagi 'musuhan' dan duduk berdampingan saja dengan pembatas meja juga ada.
Menu yang disajikan masih sama. Mulai dari steak daging lokal hingga steak daging impor, ada juga steak ayam, steak salmon, steak kakap, grill sosis, grill beef burger dan steak daging goreng. Bagi yang gak doyan makan kentang jangan kuatir tersedia juga nasi putih. Harga steak berkisar dari Rp 32,000.- sampai Rp 80,000.- Ada juga menu yang sekarang lagi nge-trend yaitu daging Wagyu Australia yang dijual sekitar Rp 135,000.-
Minuman mulai dari air mineral, soft drink, hingga milo dan lemonade. Teh hangat juga gak ketinggalan. Harga minuman dari Rp 1,000.- sampai Rp 7,000.-
Semua harga di atas belum termasuk Ppn 10 %.(wikimu)
Lihat juga : soto, sate
Introduction to Sushi
So, you'd like to know more about sushi. You have friends who like sushi -- some even claim that raw fish is delicious -- but you've never given it a try. Or maybe you've sampled sushi a couple of times but were not very impressed. A number of people have enjoyed a few trips to sushi bars but never ventured into eating raw fish, partly because they couldn't figure out just what to order. Or maybe you are a regular sushi-goer but feel that you're stuck eating the same dishes every time, and you know there is a lot more to discover. Or perhaps you're pretty much of a sushi veteran, just looking for that "something extra".
For any and all of you, here is my personal 'low-down' on what is available in sushi bars -- I now list about 200 items! -- what's in it, how to order it, and how to participate in the customs of enjoying sushi! Yes, I have eaten everything I've listed here; I didn't just copy it from someone else's book. (And, nope, there is nothing in here about making sushi at home!)
There is also a sushi glossary of terms and mini-phrasebook of sushi. Even you old-hand sushi aficionados will find plenty of interesting new stuff in here to enhance your sushi experience, and maybe even entertain you. And since I include a number of notes on customs and ordering in Japanese sushi bars -- not to mention all the names in Japanese -- even those of you living in Japan will find something useful to add interest to your sushi outings. For you new-comers to sushi, check out my "First Time" section, towards the end, for practical advice on your first forays into a serious sushi bar.
Yes, sushi is starting to show up in some mainstream locations in the U.S., like your local supermarket and at food fairs. A growing number of Asian fast-food eateries have appeared, many of which have some sushi on the menu. Most of this sushi is pre-prepared rolls of rice and seaweed with various vegetables and maybe some prepared fish inside. But this is only one kind of sushi, and it barely hints at the variety, quality, and exotic nature of what awaits you at a real Japanese sushi bar.
A good sushi bar is rich with Japanese traditions and atmosphere. And a cozy little sushi bar with a familiar staff and regular customers can become as special a place for you as your favorite coffee house, diner, bistro, or tavern. It just comes from the other side of the world, and is full of flavors, smells, and customs that you aren't so used to.
You can enjoy a good sushi bar without knowing anything about Japan, but you will get even more from the sushi experience if you learn a bit about its traditions. And it helps to know something about the dozens of varieties of food available to really appreciate all that a sushi bar has to offer. There are (hopefully!) a lot of good things that are not even on the menu! Get to know the food, the customs, and a few friendly sushi chefs, and you just might get 'hooked'.(randy johnson - ease)
See also : soto, steak
For any and all of you, here is my personal 'low-down' on what is available in sushi bars -- I now list about 200 items! -- what's in it, how to order it, and how to participate in the customs of enjoying sushi! Yes, I have eaten everything I've listed here; I didn't just copy it from someone else's book. (And, nope, there is nothing in here about making sushi at home!)
There is also a sushi glossary of terms and mini-phrasebook of sushi. Even you old-hand sushi aficionados will find plenty of interesting new stuff in here to enhance your sushi experience, and maybe even entertain you. And since I include a number of notes on customs and ordering in Japanese sushi bars -- not to mention all the names in Japanese -- even those of you living in Japan will find something useful to add interest to your sushi outings. For you new-comers to sushi, check out my "First Time" section, towards the end, for practical advice on your first forays into a serious sushi bar.
Yes, sushi is starting to show up in some mainstream locations in the U.S., like your local supermarket and at food fairs. A growing number of Asian fast-food eateries have appeared, many of which have some sushi on the menu. Most of this sushi is pre-prepared rolls of rice and seaweed with various vegetables and maybe some prepared fish inside. But this is only one kind of sushi, and it barely hints at the variety, quality, and exotic nature of what awaits you at a real Japanese sushi bar.
A good sushi bar is rich with Japanese traditions and atmosphere. And a cozy little sushi bar with a familiar staff and regular customers can become as special a place for you as your favorite coffee house, diner, bistro, or tavern. It just comes from the other side of the world, and is full of flavors, smells, and customs that you aren't so used to.
You can enjoy a good sushi bar without knowing anything about Japan, but you will get even more from the sushi experience if you learn a bit about its traditions. And it helps to know something about the dozens of varieties of food available to really appreciate all that a sushi bar has to offer. There are (hopefully!) a lot of good things that are not even on the menu! Get to know the food, the customs, and a few friendly sushi chefs, and you just might get 'hooked'.(randy johnson - ease)
See also : soto, steak
Dasar-dasar Jenis Anggur
Bordeaux adalah wilayah anggur untuk wine terbesar di Prancis, namun ternyata bagian yang paling bergengsi, Médoc, juga yang termuda. Tidak sampai Belanda dikeringkan ini datar, serak, rawa pada pertengahan abad ke-17 bahwa pedagang Bordeaux, ingin bersaing dengan perdagangan anggur antara Portugal dan Inggris (ini adalah waktu yang port adalah 'ditemukan'), anggur ditanam. Sejarah, politik, perdagangan serta teknik memiliki semua memainkan peran mereka dalam membentuk anggur yang telah menjadi identik dengan Bordeaux.
Varietas adalah satu kata Anda akan melihat diterapkan pada anggur yang paling non-Eropa, tetapi hanya mengacu pada berbagai anggur digunakan untuk membuat anggur. Di Eropa, anggur terbaik biasanya diberi nama setelah daerah (yang lain adalah sebutan) di mana anggur tumbuh; contoh termasuk Bordeaux, Chianti, Rioja, Champagne, dll Pada sebagian besar seluruh dunia (termasuk Australia, New Selandia, Afrika Selatan, Amerika Selatan dan Amerika Serikat) anggur terbaik biasanya diberi label dengan nama varietas anggur anggur yang dibuat dari (yaitu: Cabernet, Chardonnay, dll).
tur mencicipi anggur Bordeaux, Cabernet Sauvignon-orang Eropa telah ratusan tahun untuk menentukan anggur terbaik tumbuh di mana daerah, dan mereka sering memiliki peraturan pelabelan mengendalikan mereka. Misalnya, Pinot Noir adalah anggur merah hanya dapat tumbuh di sebagian besar wilayah Burgundy. Sebagai negara-negara non-Eropa membentuk reputasi untuk anggur dari daerah tertentu, mereka sering menambahkan nama daerah ke nama varietas, misalnya, Napa Valley Cabernet, Rusia Sungai Pinot Noir.
negara-negara penghasil anggur Serius dan negara mengatur jumlah sebuah anggur tertentu yang harus hadir sebelum anggur dapat memamerkan nama yang anggur itu. Di California dan Washington anggur apapun yang dimaksud dengan nama anggur (Chardonnay, misalnya) harus minimal 75% dari anggur itu; varietals paling di Oregon harus 90% dari anggur yang bernama, dan Alsace membutuhkan 100%.
tur mencicipi anggur Bordeaux, MerlotThe jenis buah anggur digunakan untuk membuat anggur mungkin faktor tunggal yang paling penting dalam rasa anggur. Namun, rasa anggur juga dipengaruhi oleh berapa umur tanaman merambat, apa jenis tanah tanaman merambat yang tumbuh di, paparan sinar matahari, iklim dan mikro, bagaimana anggur ditangani dan difermentasi, jenis ragi yang digunakan, apakah anggur yang berusia di kayu, dll Oleh karena itu, jenis anggur yang sama dapat ditanam di Perancis, Australia, California dan Chili, tetapi hasil berbagai faktor dalam anggur yang rasanya berbeda! Setengah menyenangkan mengalami anggur adalah array yang luar biasa rasa tersedia!
Banyak anggur terbaik di dunia adalah campuran varietals: hampir semua anggur Bordeaux merah mengandung Cabernet Sauvignon, Merlot dan Cabernet Franc, hampir semua sampanye berisi Pinot Noir dan Chardonnay. Sebuah anggur yang merupakan campuran dari Cabernet dan Merlot, misalnya, sering lebih kompleks daripada anggur yang 100% Cabernet Sauvignon. Menjelajahi karakteristik varietas membuat untuk pengalaman anggur kaya. Untuk itu, kami telah mengumpulkan deskripsi dari varietals Anda kemungkinan besar menghadapi. (Bxwinex)
Lihat juga: sushi, steak
Varietas adalah satu kata Anda akan melihat diterapkan pada anggur yang paling non-Eropa, tetapi hanya mengacu pada berbagai anggur digunakan untuk membuat anggur. Di Eropa, anggur terbaik biasanya diberi nama setelah daerah (yang lain adalah sebutan) di mana anggur tumbuh; contoh termasuk Bordeaux, Chianti, Rioja, Champagne, dll Pada sebagian besar seluruh dunia (termasuk Australia, New Selandia, Afrika Selatan, Amerika Selatan dan Amerika Serikat) anggur terbaik biasanya diberi label dengan nama varietas anggur anggur yang dibuat dari (yaitu: Cabernet, Chardonnay, dll).
tur mencicipi anggur Bordeaux, Cabernet Sauvignon-orang Eropa telah ratusan tahun untuk menentukan anggur terbaik tumbuh di mana daerah, dan mereka sering memiliki peraturan pelabelan mengendalikan mereka. Misalnya, Pinot Noir adalah anggur merah hanya dapat tumbuh di sebagian besar wilayah Burgundy. Sebagai negara-negara non-Eropa membentuk reputasi untuk anggur dari daerah tertentu, mereka sering menambahkan nama daerah ke nama varietas, misalnya, Napa Valley Cabernet, Rusia Sungai Pinot Noir.
negara-negara penghasil anggur Serius dan negara mengatur jumlah sebuah anggur tertentu yang harus hadir sebelum anggur dapat memamerkan nama yang anggur itu. Di California dan Washington anggur apapun yang dimaksud dengan nama anggur (Chardonnay, misalnya) harus minimal 75% dari anggur itu; varietals paling di Oregon harus 90% dari anggur yang bernama, dan Alsace membutuhkan 100%.
tur mencicipi anggur Bordeaux, MerlotThe jenis buah anggur digunakan untuk membuat anggur mungkin faktor tunggal yang paling penting dalam rasa anggur. Namun, rasa anggur juga dipengaruhi oleh berapa umur tanaman merambat, apa jenis tanah tanaman merambat yang tumbuh di, paparan sinar matahari, iklim dan mikro, bagaimana anggur ditangani dan difermentasi, jenis ragi yang digunakan, apakah anggur yang berusia di kayu, dll Oleh karena itu, jenis anggur yang sama dapat ditanam di Perancis, Australia, California dan Chili, tetapi hasil berbagai faktor dalam anggur yang rasanya berbeda! Setengah menyenangkan mengalami anggur adalah array yang luar biasa rasa tersedia!
Banyak anggur terbaik di dunia adalah campuran varietals: hampir semua anggur Bordeaux merah mengandung Cabernet Sauvignon, Merlot dan Cabernet Franc, hampir semua sampanye berisi Pinot Noir dan Chardonnay. Sebuah anggur yang merupakan campuran dari Cabernet dan Merlot, misalnya, sering lebih kompleks daripada anggur yang 100% Cabernet Sauvignon. Menjelajahi karakteristik varietas membuat untuk pengalaman anggur kaya. Untuk itu, kami telah mengumpulkan deskripsi dari varietals Anda kemungkinan besar menghadapi. (Bxwinex)
Lihat juga: sushi, steak
Wine dan Makanan
Memadukan wine dengan makanan adalah masalah selera, bukan ilmu pasti tak ada satu aturan pun yang bisa 100% menjamin kalau wine yang anda minum akan cocok di pasangkan dengan makanan yang anda pesan, untuk hal ini, insting dan logika bisa menjadi pedoman anda yang lebih ampuh.
Mari kita buktikan, Lupakan sejenak kata wine karna kata ini sering mengintimidasi pikiran kita, sebenarnya, memadukan wine dengan makanan sama saja seperti memadukan minuman lain dengan makanan, karena yang sebenarnya kita pasangkan adalah rasa, tekstur, dan karakter keduanya,
Misalnya, jika anda memesan sepiring nasi padang dengan lauk rendang, ayam gulai, dan siraman kuah melimpah plus sambal yang pedas, apa yang akan anda pesan untuk minumannya? Yang jelas bukan bandrek, kolak, atau kopi susu, karena, saat menikmati makanan yang begitu kaya bumbu lidah kita akan terasa kelimpungan kalau di hajar minuman yang kuat seperti itu, es teh ( teh manis dingin ), es jeruk, atau air putih akan lebih nyaman di lidah kita karena memberikan efek membersihkan dan menjinakan bumbu - bumbu yang ada dalam masakan padang, gunakanlah logika. (wineindonesia)
Lihat juga : sour sally, hanamasa
Mari kita buktikan, Lupakan sejenak kata wine karna kata ini sering mengintimidasi pikiran kita, sebenarnya, memadukan wine dengan makanan sama saja seperti memadukan minuman lain dengan makanan, karena yang sebenarnya kita pasangkan adalah rasa, tekstur, dan karakter keduanya,
Misalnya, jika anda memesan sepiring nasi padang dengan lauk rendang, ayam gulai, dan siraman kuah melimpah plus sambal yang pedas, apa yang akan anda pesan untuk minumannya? Yang jelas bukan bandrek, kolak, atau kopi susu, karena, saat menikmati makanan yang begitu kaya bumbu lidah kita akan terasa kelimpungan kalau di hajar minuman yang kuat seperti itu, es teh ( teh manis dingin ), es jeruk, atau air putih akan lebih nyaman di lidah kita karena memberikan efek membersihkan dan menjinakan bumbu - bumbu yang ada dalam masakan padang, gunakanlah logika. (wineindonesia)
Lihat juga : sour sally, hanamasa
Langganan:
Komentar (Atom)