Selasa, 07 Desember 2010

Chicken Burger 5000-an di Jakarta

Udah lama banget nggak makan chicken burger 5000 kfc jakarta Jadi karena itu, makanya pas pulang kampus kemaren gue melipir sebentar ke sency buat makan itu burger yang harganya 5.000an. hahahahaha...
Untuk ukuran burger dan punya brand kayak KFC, gue pikir burger dengan harga segitu murah. Yah, tapi ya sesuai sama harga sih. Ukurannya juga nggak gede-gede banget. Tapi walaupun nggak gede, cukup lah untuk ngenyangin perut. Hahahaha...

Kamis, 02 Desember 2010

Ice cream that makes a girl Paralyzed

We never know when calamity strikes. Begitun happened to Rachel Devine while on vacation with her boyfriend in Turkey, mid last year. Because eating Ice cream made from goat's milk, this 25-year-old girl eventually becomes paralyzed and mute.

At that time, this Irish girl was walking around with and her boyfriend, Chris Mee. Both went out and bought ice cream to cool the thirst. just one mouthful, Rachel suddenly felt something wrong with her body. Her lips swelled immediately, and it became difficult to breathe.

Apparently Rachel elergi of goat's milk ice cream contained in it. At that time, with the remaining strength, she tried to solve the problem with taking medication for his asthma inhaler. However, to no avail. Rachel also had injected adrenalin EpiPen always carried if you have a serious shock cases. But, it also did not work.

Rachel fell unconscious at the scene and immediately rushed to the hospital. Rachel's doctors suspect a heart attack but after diagnosis of brain Rachel turns out he had a lack of oxygen. Rachel was convicted in a coma.

Rachel received intensive treatment in Turkey and found the swelling of the brain. After eight days of treatment, he was flown by medical jet to the hospital their home country. However, upon arriving in Belfast, Ireland, doctors who handle more pessimistic and told his family to get ready for the worst.
Because the experience of states, some coma patients who have little hope to live again. Miraculously, after four weeks of coma, Rachel finally realized. Rachel thinks he admitted when realized the plane crashed en route to Turkey. Although his brain survived, but she was unable to walk and difficulty speaking.

Although in that condition, she was determined to recover by following a rehabilitation program. Slowly, she began to say a few words and could stand. Rachel claimed to want a return to normal.

Doctors say Rachel is very lucky because of the rare and extreme allergy attack can membunuhnya.Gejala someone has a food allergy skin started itching and difficulty breathing.

If classified as severe allergic reactions are dangerous is the start narrowing the airways so that the heart can not pump air very well. As a result, the body does not get enough oxygen. When the body lacks oxygen, the brain function decreases. If the rescue was too late, can cause death.

Source: TRIBUNNEWS.COM

See also:
Dim Sum

Rabu, 01 Desember 2010

Topar Christopher

Bekerja sebagai seorang waiter, helper, hingga asisten chef pernah dilakoni oleh pria yang kini menjadi Sushi chef sekaligus pemilik sebuah resto sushi ini. Siapa sangka belajar memasak dari sang oma dan rasa ingin tahu yang besar justru merupakan modal terbesarnya menjadi sukses!

Bernama lengkap Toar Christopher atau yang akrab disapa Itoph, sushi chef dan salah satu pemilik Poké Sushi ini mengaku tak pernah menyangka akan menjadi seorang chef apalagi seorang sushi chef. Cita-citanya semasa SMA adalah menjadi seorang arsitek untuk mengikuti jejak sang ibu. Bahkan ia pun sempat mengecap pendidikan arsitek di Universitas Parahiangan, Bandung.

"Saya dulu bandel sekali, sehingga baru beberapa semester saya pun drop out akibat sering tidak masuk kuliah," ujarnya sambil terkekeh geli mengenang masa lalu. Hampir putus asa akhirnya sang ibu memutuskan untuk mengirimnya ke USA dan mengambil jurusan IT. Hijrah ke USA justru menjadi titik balik dari kehidupan Itop yang tak pernah bisa diduganya.

Pengalaman pertama bekerja part time dilakoninya di sebuah restoran bernama 'Little Tokyo'. Menjadi seorang waiter hingga kesulitan berkomunikasi dengan bahasa Inggris juga pernah dialami oleh Itop. Akhirnya saat terjadi krisis moneter di Indonesia pada tahun 1998 memaksanya bekerja total untuk membiayai kuliah.

Setelah menjalani training di Tennesee, USA selama 3 bulan akhirnya bapak dari seorang putri berusia 12 tahun ini ditempatkan di sebuah restoran Cina. Disinilah ia mulai mendapatkan ketrampilan dasar untuk menjadi seorang chef. Mulai dari menjadi seorang waiter, hingga kemudian menjadi seorang 'helper' di dapur. Menguliti ayam, mengangkat barang, hingga berdiri berjam-jam sudah merupakan makanan sehari-hari yang dijalani Itoph dengan tekun dan penuh kesabaran.

Tak sia-sia, ketika perusahaan tempat ia bekerja ingin membuka sebuah restoran Jepang di ia pun mendapatkan tawaran untuk mendalami sushi. Sebulan penuh ia mempelajari dan menghapalkan menu hingga diterima sebagai 'helper' seorang sushi chef. "Belajar menjadi sushi chef tidak mudah karena kita tidak diajarkan secara langsung. Kita harus pandai-pandai berlatih sendiri dan memperhatikan teknik sang chef, sebab sushi chef memang biasanya terkenal pelit berbagi ilmu" terangnya.

Setelah setahun, akhirnya Itop memperoleh kepercayaan dari sang chef untuk membuat maki dan nigiri sushi. Dalam tahap sebelumnya Itoph bahkan menjalani training mengasah pisau, mencuci, menyiapkan sayuran hingga memotong sayuran.

"Yang tersulit dari membuat sushi kita harus bergerak cepat sementara hasilnya tak hanya enak namun harus cantik," ujar Itoph. Cekatan dan kedisiplinan Itoph membuat sang guru terkesan dan merekomendasikan dirinya untuk memperdalam 'speed' membuat sushi pada teman sang guru di Atlanta. Ia pun sempat berguru di Atlanta selama 3 bulan, sebelum akhirnya kembali ditarik di perusahaan tempatnya bekerja dulu.

Perjalanan menjadi seorang corporate sushi chef pun dimulai, ia pun dipercaya memberi pelatihan outlet-outlet sushi perusahaan yang tersebar di seluruh Amerika. Namun tak lama, pekerjaan tersebut membuatnya bosan ia pun melamar bekerja di sebuah resto Jepang 'Ohana'. Pengalaman membuatnya diangkat menjadi sushi chef Ohana dan bekerja disana hampir 2 tahun lamanya.

Setelah pulang ke Indonesia, berkat dorongan dan ajakan teman-teman ia pun berani membuka sebuah restoran sushi bernama Poké Sushi Dharmawangsa yang menjadi cikal bakal tumbuhnya outlet-outlet Poké Sushi lainnya di Jakarta. Restoran berkonsep 'Japanese American Fusion' ini memang memiliki spesialisasi sushi berbentuk roll. Namun jika ditanya soal makanan favoritnya, "Sebenarnya makanan favorit saya bukan Jepang melainkan Bruine Bonen Soep buatan oma saya," ujarnya.

Tak pelit berbagi ilmu, ia pun memberikan resep membuat Caterpillar Unagi Roll bagi pembaca detikfood khususnya mereka pencinta sushi. Sushi ini merupakan salah satu menu favorit pengunjung Poké Sushi yang hmm... oishii desu ne!

Caterpillar Unagi Roll
Untuk 8 potong

Bahan:
80 g Nasi sushi
?? lembar nori ukuran 10x20 cm
10 g tobiko
80 g daging alpukat, iris tipis
10 g kyuri/mentimun hijau, iris tipis
50 g unagi, siap beli
10 ml saus unagi/teriyaki
Taburan:
1 sdt tobiko

Cara membuat:
* Sebarkan nasi sushi secara merata dengan menyisakan 5 mm bagian memanjang nori tanpa nasi. (Sebelumnya, basahi tangan dengan air).
* Balikkan ke atas makisu (gulungan bambu) yang sudah dilapisi plastik sehingga bagian nasi ada di luar. Susun di atas nori; tobiko, unagi dan kyuri.
* Gulung sambil padatkan hingga rapi dan lurus.
* Susun irisan alpukat segar di atasnya, tekan kembali dengan makisu hingga
* salmon melekat.
* Perciki dengan saus unagi/teriyaki dan taburi tobiko
* Potong melintang menjadi 8 bagian. Lapisi plastik, tekan-tekan kembali.
* Susun di atas piring, sajikan segera.

Tips:
* Untuk alpukat, pilih alpukat lokal Sukabumi yang besar dan tua. Ketika dipegang rasanya ‘kekar’, keras tetapi tidak terlalu lembut.
* Agar alpukat tidak kecokelatan warnanya, potong-potong sesaat akan disajikan atau digunakan.
* Unagi dapat dibeli di supermarket yang menjual produk import seperti Ranch Market, Sogo, dll.
* Pilih unagi yang besar, dagingnya lebih enak dan lebih lembut.
* Jika masih tersisa, unagi dapat disimpan di chiller.

"Kalau orang lain bisa, maka saya juga harus bisa," demikian tuturnya saat ditanya tentang motto hidupnya dan kegigihannya dalam menjalani hidup. (dev/Odi)

Sumber : Devita Sari - detikFood

Lihat juga:
Sate
Steak

Eating Soto Golak Yummy

You are a true connoisseu for  Soto, soto golak could be included in the row list soto culinary tour. In addition to unique, now it's been very difficult to find a soup that is served with fried golak.

Golak is complementary snacks made from cassava raw material. Snacks berkuah complement this dish mostly found along the KALIWIRO until Wadaslintang. But to enjoy soto golak, you do not have to bother to region, a distance of about 30-45 kilometers from downtown Wonosobo.

Just come on Jl Dieng 59, or about 100 meters from the fountain roundabout Bugangan, soto stall golak Mba Asih easily found. Stall that measures just 4x10 m this looks pretty simple. There was only one wagon and three long rows of tables, and kitchen space without partition constraints make the customer can know exactly how the soup is served.
A serving of soup made golak Sukiasih (33) contains, among other cuts of meat, a sprinkling of peanuts that have been fried glass noodles and noodles.

Met in his busy serving customers, which is familiarly called Asih Sukiasih said, the soup recipe golak who became one of the typical foods that are mixed Wonosobo own. "Taste the difference tauco soto soto golak compared with other types. Also a thick broth soup golak progressively increased enjoyment," he said.

Soto served golak Asih indeed quite the appetite. Served hot, along with a serving of fried small plates golak able to satiate the stomach. Though the soup is not added to rice cake or rice.
Not only soup menu Asih golak are sold, but also there ongklok noodles and beef satay, meatballs meatballs and beef ribs. A serving of soup golak, Asih fix the price of Rp.6,000, while the other menus, mi ongklok Rp.3,000, Rp.5,000 and meatballs meatballs beef ribs Rp.10,000.

Each day stalls are open from 09:00 to 19:00 o'clock. Golak homemade soup menu Asih, was already familiar to the tongue of city officials in this cool temperate, reason, almost every Lebaran menu served in an open house activities regent together with the community. (Hartatik/CN13)

Source: suaramerdeka.com

See also:
Sour Sally
Dim Sum

A Glass of Wine and Heart

During his stay in London, England, Anna Chintia, 28, has a new habit. To get around the cold weather, he so often drink alcohol, especially Wine. "Making our body warmer," says single people who have recently returned to the country after the course for three months in London.

However, this practice does not make her into an alcoholic. He was conscious to not drink until you dizzy head or drunk. "Just one small glass anyway, which is important to keep warm," he said.
In addition to make a warm body, he continued, the discovery of some articles in the virtual world, drinking wine in a certain dose efficacious to health, among others, could reduce the risk of heart disease.

On this, he, among others, refer to the research of University of Rochester Medical Center (URMC) in New York. Researchers from UMRC, Eileen Redmond, explained that small amounts of alcohol can hold molecules that can create plaque in the arterial wall so that it can reduce the risk of cardiovascular disease.

Molecule called Notch protein helps control the muscles that regulate blood flow in arteries. When stimulated Notch molecule, for example with high cholesterol levels and smoking habits, plaque will grow and develop in the arteries.

But when the muscles that can create plaque in the arteries is affected by alcohol, according to Redmond, Notch molecules are prevented and the cells in the arterial wall will not grow and thicken. "Drink (Wine) in small amounts on a regular basis have the best effect in the prevention of heart disease," said Redmond told MyHealthNewsDaily.

Nutritionist Rachel Djuwita Hatma justify the conclusion that research. Among the several types of beverages that contain alcohol, according to him, red wine (red wine) was the one who can best prevent heart disease. "There plafonoid content that may lower the risk of heart disease," said the lecturer at the Faculty of Public Health University of Indonesia when asked for confirmation Tempo yesterday.
But Rachel cautioned, a good dose of alcohol to reduce the risk of heart disease is in small amounts. "A sip (one sip) of alcohol alone," says this bespectacled woman.

In addition, because the climate in Indonesia in general is very different from Europe or other countries that recognize the winter, Ratna rate of alcohol consumption to health can not be done in Indonesia. Moreover, alcohol consumption in Indonesia is prohibited by religion (Islam).

Riani naturopathy expert Susan recognizes that fermented wine does have a good antioxidant. Antioxidants contained in the wine obtained from fermentation process of wines that have unique things. "This is what makes wine consumption can reduce heart disease risk," says the founder of Healthy Choice outlets this.

Nevertheless, he agrees with Rachel to not recommend drinking wine as an effort to prevent heart disease. "Wine is not a drug," said Riani. Therefore, Wine can not simply be consumed.
During this time the population of France and Italy are known rare heart disease. However, Riani said, this is not just caused solely by the habit of drinking wine. "It must be remembered, the Italians and the French consume a lot of foods that are boiled and do not eat fried food like us," said a graduate of Southern College of Arkansas, United States, this.

In France and Italy too, said Riani, people liked to walk to get from one place to another. In addition, air pollution has not been as severe there as in Indonesia. Conversely, the trend of urban communities in Indonesia are even more stylish everywhere sitting in the car. Fanny Febiana | LIVE SCIENCE

Source: tempointeraktif.com

See also:
Hanamasa
Burger King

Steak Empuk, dan Enak

Steak yang enak dan empuk sangat bergantung dari daging dan teknik memasaknya. Untuk hasil steak yang empuk, sebaiknya memakai daging yang khusus dijual untuk steak biasanya merupakan produk impor.

Namun kita bisa juga memakai daging sapi lokal, pilih bagian has dalam (tenderloin), has luar (sirloin), dan top side. Ada beberapa tip supaya steak yang kita buat jadi empuk dan enak;

1. Irisan daging untuk steak harus melintang serat (serat daging tidak boleh membujur). Daging dengan irisan seperti ini akan cepat empuk dibandingkan bila seratnya diiris membujur. Bisa juga dengan membubuhkan bahan pengempuk daging (meat tenderizer) yang bisa dibeli di toko bahan pangan.

2. Selalu me-marinade atau merendam daging dalam cairan bumbu selama 1,5-2 jam di dalam chiller. Balik daging sekali-sekali supaya bumbu bisa terserap dengan sempurna.

3.Setelah cukup di marinade, lumuri permukaan daging dengan bumbu ketika akan di matangkan.

4. Jangan memasak steak terlalu lama, karena daging yang terlalu matang akan menjadi liat.
Daging yang terlalu matang akan kehilangann gurihnya.

5.Bila ingin mudah, Anda tinggal membeli saus steak siap pakai. Bumbu ini bisa dibeli di pasar swalayan pada gerai bumbu kering. Ini adalah saus steak siap pakai yang mudah di gunakan.

Sumber : kosmo.vivanews.com

Lihat juga:
Dim Sum

Selasa, 30 November 2010

Kelezatan Wine Halal

AMSTERDAM (Berita SuaraMedia) – Taner Tabak (35) telah berusaha memperoleh sertifikat Wine putih halal selama dua tahun, dan kini ia telah berhasil. "Kevserhelalwine" miliknya lolos tes dan mendapat sertifikat halal dari Kontrol Kualitas Halal (Halal Quality Control – HQC).

Pencarian Tabak akan anggur dengan kadar alkohol 0% dilakukan atas permintaan kaum Muslim. Pada pertemuan setiap hari Jumat, mereka tidak dapat minum bersama kolega dan teman-teman dan sebuah "Wine halal" dapat menjadi solusi bagi persoalan itu.

Tabak mempelajari proses pembuatan Wine bebas alkohol. Melalui sebuah proses teknis baru, yang membuatnya mendapatkan hak paten, Tabak, bekerjasama dengan sebuah perusahaan Jerman, berhasil membuat Wine bebas alkohol. Tabak mengatakan memang telah ada minuman Wine yang dikatakan bebas alkohol, namun mereka tidak lolos tes halal HQC karena masih mengandung sedikit alkohol.

HQC memiliki banyak syarat sebelum mereka memberikan sebuah sertifikat pada suatu produk. Sebuah permintaan tambahan untuk memperoleh sertifikat contohnya adalah peraturan higienis. Mereka mengerjakannya di bawah konsultasi dengan HQC. Tabak mengatakan, "Wine halal tidak dibuat begitu saja!"

Kelompok sasaran Tabak bukan hanya kaum Muslim, melainkan lebih luas lagi. "Yang juga menjadi sasaran saya adalah para wanita hamil, mereka yang terkena diabetes, mereka yang harus menyetir setelah menghadiri sebuah pesta dan karena itu tidak bisa minum alkohol dan sebagainya."

Di antara koleksi Tabak adalah Wine merah, putih, dan mawar, juga Wine yang berat. Ia yakin akan kelezatan rasa Wine nya dan baru-baru ini menantang seorang ahli Wine Nicolaas Klei untuk datang dan mencicipi anggurnya.

Nama kevser merujuk pada sebuah surat di Al Quran, jelas Tabak. Surat itu berbicara tentang Wine halal.

Tabak tidak khawatir akan penjualan Wine - nya. Negara-negara seperti Malaysia, Azerbaijan, Dubai, dan bahkan Arab Saudi telah menunjukkan ketertarikannya, ujar Tabak dengan antusias.

Tabak menjual Kevserhelalwine melalui perusahaan miliknya, Talay Wine Company, dengan harga rata-rata 6-7 euro (Rp. 90.000 – 100.000).

"Kami telah mengubah yang haram menjadi halal. Wine yang berasa seperti Wine tapi benar-benar bebas alkohol, dan kami memproduksinya," ujar Tabak.

Wine halal buatan Tabak bukan satu-satunya minuman beralkohol yang tidak mengandung alkohol. Tahun lalu, di Perancis diproduksi Chamalal, sampanye halal. Seperti sampanye pada umumnya, minuman ini juga terbuat dari Wine dan bergelembung, namun bebas alkohol.

Diluncurkan pada bulan September, tepat menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2008, Chamala terbukti berhasil diterima di negara asal sampanye itu. Tidak ada satu acara pun yang akan lengkap tanpa kehadirannya.
Versi halal gelembung sampanye ini dijual dengan harga sekitar 60 euro (Rp. 900.000) per botol di beberapa restoran, namun jauh lebih murah jika membelinya di supermarket.

Penemu Chamalal, Rachid Gacem, mengatakan bahwa ia melihat adanya celah dalam pasar minuman beralkohol.

"Ketika saya datang ke pesta dan semua orang meminum alkohol, seperti sampanye, mereka seringkali menanyakan apakah saya mau minum satu gelas. Tapi kami (Muslim) tidak minum alkohol. Karena saya ingin menjadi bagian dari pesta, saya ingin meminum sesuatu yang seperti sampanye, tapi bukan sampanye."
Menanggapi minuman tersebut, tak semua Muslim lantas setuju. Beberapa di antara pemeluk Islam mempertanyakan bahkan meragukan kandungan isi Cham'alal. Seperti komentar-komentar di situs berita online yang menulis tentang peluncuran Cham'alal, yang salah satunya berbunyi, "Apakah itu benar-benar minuman Wine berkarbonasi?". (rin/iie/itn/fw/rpk/at) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Sumber : suaramedia.com

Lihat juga:
Sate
Soto

Burger King Japan

Burger King Japan is bringing global warming home this summer... home for dinner! Hot on the heels of the wildly successful Angry Whopper, the fast food giant is set to roll out a burger that makes the AW seem as cute as Hello Kitty. It's called the "Crazy Whopper", and anyone crazy enough to try it can do so starting on Friday, July 23rd of 2010.

What's so crazy about the Crazy Whopper? The peppers are the point. The Angry Whopper gets its heat from green Jalapeno chili peppers, which rate about 5,000 on the Scoville scale. That sounds pretty high but so's the scale: pure Capsaicin scores 15 to 16 million.

Habanero peppers rate up to 500,000 and topping the list for cultivated peppers is India's Bhut Jolokia, the dreaded Ghost Chili. The Guinness World Records folks certified Bhut Jolokia as the world's hottest pepper in 2007, rating some cultivars at a searing 1,000,000 Scoville units! Now that's hot... fries with that?

No one assumes Burger King Japan will be layering slices of Ghost Chili peppers onto their whoppers come July 23rd. Instead, it's likely that some unspecified amount of Bhut Jolokia extract will be infused into a sauce that, while certainly peppery, won't be sending patrons into convulsions or causing them to spontaneously combust.

All BK-J will say for the time being is that the Crazy Whopper will be 30 times spicier than the Angry Whopper. Get your 570 yen (about $6.35) ready and bring LOTS of water. (via Japan Today, JPABC.net and Chokoball Cafe)

Sumber : Steve Levenstein-inventorspot.com

Lihat juga:
Dim Sum
Sushi

Senin, 29 November 2010

Tofu Steak with pepper

Steak Ingredients:
2 piece of Tempe
1 Tofu
Minced chicken (at will)
2 cloves garlic crushed
1 stalk celery chopped
1 / 2 packs of chicken flavor Masako
2 eggs
6 grains cayenne pepper (originally less still just add the self)
Salt to taste
Sugar to taste

Sauce Ingredients:
1 chopped onion
1 tbsp plain flour
150 ml of boiled water (do not mistakenly water times)
1 tablespoon pepper (black or white can) crushed coarse
1 / 2 packs Masako
1 tablespoon soy sauce (if you can cap bango)
1 tbsp tomato sauce
sugar to taste

How To Cook

Steak:
Destroy tempeh and tofu until smooth, then insert materials such as chopped chicken, chopped celery, onion shear zones, which had been destroyed cayenne pepper, 1 / 2 packs Masako, salt and sugar. Enter the beaten eggs until blended and fused material.

After that, cooking with margarine, flat shaped like a steak. Fry until golden brown.

Sauce:
Saute onions and flour until fragrant. Enter the ketchup, tomato sauce, Masako, sugar and crushed pepper ... and also enter the water ... stir until blended and thickened ...
Use edible rice, or rice cake, or potato and vegetable stew ...

Good luck ...

Source: cuek.wordpress.com

See also:
Dim Sum

It's good to eat Dim Sum

One of the preferred type of Chinese food is Dim Sum, a kind of dish that the presentation of all the steam, are as compelling as any restaurant that sells its main menu Dim Sum in front of the shop or at Sett restaurannya using steam (steam) that the grammar is very beautiful . Each type of Dim Sum in sales per package for the restaurant is usually sold in Brunei B $ 10 for 5 types of Dim Sum in Malaysia 25 ringgit and in China I never ate with the price of 50 RMB / yuan, with the same quantity 5 types of Dim Sum.

Each type of Dim Sum has its own tastes like Nori fish = fish that crushed the contents mixed with shiitake mushrooms and the wrap using seaweed. Caviar prawn = mixture of chicken and shrimp meat is wrapped in leather popia and store it in chicken soup egg ikan.ada also taking Chinese herbs and ginseng and my favorite is the tender chicken legs to the bone with oyster sauce and seasoning wear kicap sesame oil and salt.

But there is one thing that makes withy Dim Sum many wearing non-kosher ingredients and even the original ingredient is mixed with a lot of meat or offal pigs.

For in the Brunei and Malaysia are very easy to get a kosher Dimsum because non-kosher restaurant is always given a label "not a place for Muslims" so immediately we can choose others elsewhere. But in Singapore or even in China, I fuss at all. As a result because he wanted to try Dim Sum in China I ordered the Vegetarian Dim Sum in a restaurant that serves Dim Sum from vegetables, but even so still good.

Source: Tedi - wisata.kompasiana.com

See also:
Soto
Sushi

Sate Rabbit in Yogya

Among local tourists interested in the Sate rabbits sold in Yogyakarta, because it is believed that animal flesh has the nutritional content, contain no cholesterol, and can cure some diseases.

"Among the local tourist from Jakarta, Magelang, Solo and interest in rabbit satay. The buyers during the holiday weekend and school holidays are very crowded. The average day can reach 50 to 60 buyers," said Tukirah, rabbit satay seller in the area Bantulan, Sleman Saturday (23/10/2010).
According to him, rabbit satay skewers have a sense different from others because it has benefits for health, cure vertigo, increase stamina, and rabbit brain can nourish female womb.

"We have no difficulty obtaining a rabbit to make satai because you have subscribed with rabbit breeders in the market in some areas in Yogyakarta," he said.

He said that age affects the quality of rabbit meat. If the older age, then the rabbit will feel hard. For manufacture use only satai rabbit rabbits as young as eight to nine months.

"We are only open a small shop while satai rabbit at home and not open branches in other derah. Salesmanship begins at 17.00 am until 23.00 pm. However, if during the school holidays and weekends only until 21.00 pm because the atmosphere is very noisy visitors," he said.
He said the selling price is relatively cheap rabbit satai only Rp 11,000 per serving. Satai served with rice, peanut sauce, and soy sauce. With terssebut fix prices, was able to earn revenues of around Rp 100,000 to Rp 200,000 in one day.

Tukirah said in a day could spend five male rabbits to be sate. "If during the school holidays and weekends, we were even able to spend 10 fish rabbit," kataya.
A rabbit satay buyers from Klaten, Central Java, said Vira Yustina rabbit satay mengadung animal protein, nutrients, and can cure some diseases.

"All I know this rabbit meat to treat diseases of the brain vertigo and efficacious fertilize rabbit uterus of women," she said.

He says every single week he took to come to Yogyakarta only to enjoy satai this rabbit. "Every single week, I routinely make themselves available to eat meat satai rabbit out of a sense unique and different from other types of taste satai and have health benefits," he said. (Luc / Ant)

Source: wartakota.co.id

See also:
Wine
Burger King

Many Kind History of Ice cream

Have you ever eat Ice cream? It must mostly have been yes? But did you know the origin of that delicious ice cream? Ice cream has been started since 3000 years ago. The emperors of China were the first people who tasted the ice cream snow lucky. Chef they take the snow and ice from the mountains. Mix it with fruit, wine, and honey. Then menghidangkannya as a snack for the emperors. There is also a story that says that the Italians who created the ice cream. Year 62 AD, Emperor Nero is reported to send his slaves to the mountains to bring snow and ice. Nero chefs also mix the ice and snow with fruit and honey.

For ice cream recipe, there are also some stories that represent:

1. 1295, Marco Polo returned from China. He brings a new recipe on how to make snow ice cream. In a written prescription mixing yak milk into the snow. Since then the rich people in Italy began to enjoy the frozen milk.
2. In 1533, Catherine de Medici of Florence, Italy became Queen of France. One was carrying to France is a recipe to make frozen milk. Not long after, all the chefs in France makes it a light meal. One of the French chef opened a store to sell them. He was the first chef to add a variety of flavors such as chocolate and strawberry milk into the freezing.
3. When Charles I of England visited France in 1600's, he served with frozen milk. I was so liked, Charles I asked the French chef sells her frozen milk recipe. Since the recipe is in the hands of the king of England, all the rich people there began to enjoy a delicious dessert.
4. Year 1700, Governor Bladen of Maryland, British, serve ice cream to his guests. Seventy-six years later, the first ice cream shop in the United States opened. Its location in the City of New York.

Wow, interesting adventures of ice cream until it becomes more delicious and famous yes. I'm not a big fan of ice cream, but I quite enjoy ice cream with chocolate and chips - chocolate chips in it, that's my favorite ice cream. What about you?

Source: www.kidnesia.com - Joanna-citrawanita.com

See also:
Hanamasa
Sour Sally

Various Dim Sum

Who does not know Dim Sum? In Indonesia we often associate with somay. Although actually, dim sum is not always somay. Dim sum itself is a typical Cantonese food, PRC. Dim sum is usually served in small portions in a bamboo steamer or on a small plate.

Originally dim sum is served at the tea shop for silk road traders who are resting. Dim sum is present only when it is known that tea has properties good for digestion. So the shop owner started serving dim sum as a friend to drink tea and relieving fatigue. A popular tea to accompany dim sum is usually the Pu-erh tea, Chrysanthemum tea, Green tea, Oolong tea, or tea aroma.

Traditional dim sum is usually composed of a variety of buns, dumplings (dumplings), or a kind of spring rolls. Fields traditional dim sum ranging from chicken, beef, pork, shrimp or vegetables.
Dim sum can also be composed of variations of soup and porridge. How to cook it was not just steamed, but can also be fried, or baked.

Various kinds of dim sum:

Gao (Dumpling / dumplings)
Gao made with stuffing wrapped with a skin made of rice flour or wheat flour. If in Indonesia but more a kind of thin dumpling skin again. There are several types of Gao.
* Har Gao (Shrimp Dumpling) - Steamed Dumpling with minced shrimp stuffing.
* Fun Gao (Chiu-chao style dumplings) - Dumpling typical Chaozhou prefecture. The contents consist of beans, chives, garlic, pork, dried shrimp, and mushrooms. Covered with skin from sticky rice flour and served with chili oil.
* Jiaozi - The contents are the meat and cabbage, steamed, then fried.
* Shaomai - Indonesian Language Somay. The contents are usually pork, or shrimp with a little topping of crab eggs or mushrooms.

Bau (dumplings)
Dumplings can be cooked by steaming or baking. Made from wheat flour with a stuffing of meat, vegetables, pasta or beans.
* Char siu baau - The contents are the barbecue pork. Can be steamed or baked.
* Shanghai Steamed Buns - typical Shanghai dumplings with meat or seafood stuffing and gravy.

Rice Noodle Roll
Wide noodles made from rice flour, steamed, then rolled. Can be filled or may not. Sometimes also fried. Served with sweet soy sauce or gravy.

Phoenix Talons
Chicken Feet aka claw. Fried, boiled, and soaked in seasoning sauce when served dikukus.Warnanya Douchi then dark red.

Steamed Meatball
Steamed beef balls are served with tofu skins / beancurd underneath.

Spare Ribs
Steamed ribs with chili sauce and pieces douchi.

Lotus Leaf Rice
Glutinous rice wrapped in lotus leaf. The contents are egg yolks, scallops, mushrooms, chestnuts, and meat. Cooked by steaming.

Congee
Porridge with a wide selection of stuffing.

Source: resepdunia.blogspot.com

See also:
Soto

Minggu, 28 November 2010

Combine Wine and Food

How do I combine different types of Wine with food thus improving the taste and enjoyment of a meal? There are some basic things in combining food and various variants of these alcoholic beverages.
Avoid some foods that damage the wine taste like the spices, garlic, vinegar (white wine that can be replaced), and fresh fruits.

You also must avoid the combination of red meat with sweet wine (sweet wine) .. Avoid combination of diet in the form of fish, fresh vegetables and cheese from goat with red wine that will make the wine taste is lost pleasures. In order not to turn off flavor, replace the wine with a fruity Gamay or Pinot cold.

Another thing to avoid is a combination of desserts, Foie Gras, and cheese with a strong aroma (Munster, blue cheese), with the Loire Cabernet wine, pink wine, or crisp white (such as the Loire, Champagne, or Vinho Verde).

Food and Wine Combinations

The right wine will enhance the taste of food. Almost all types of food can be combined with various wines. People have different tastes and desires that affect different combinations of fusion food and beverages.

For example, you can use the cheese with a kind of white wine. Cheese can be eaten with a mild cheese with Chardonnay and Sauvignon Blanc.
In order to obtain solid-match experience interesting, there are a few suggestions that should be followed namely:

- Use ornaments to beautify the appearance of wine
- Wine yan old age is suitable to be presented and paired with food. Use the right glass in a presentation

Sweet food or a little further strengthen the sense of bitter foods and tannic acid from the wine. But avoid using strong-scented wine with sweet food. Conversely, salty or sour foods served with wine matches with a sweet taste that provides fresh flavor.

There are many other references in the solid-match wines and foods. You should enjoy the process and experience. The combination of food and beverages will be easier if the types of wine do you have more diverse and balanced.

Source : Petti Lubis, Anda Nurlaila- VivaNews

See also:
Dim Sum
Sushi

Kelezatan Steak 21

Di Steak 21 para pecinta steak bisa menikmati aneka steak nan lezat. Mulai dari steik ayam, sapi, hingga daging. Proses marinated yang sempurna menghasilkan rasa yang istimewa

Sudah memutuskan ingin berbuka apa hari ini? Bila bosan menyantap hidangan sehari-hari,bagaimana bila mencoba berbuka dengan steik.Ada berbagai pilihan yang bisa didapat,mulai ayam hingga ikan.

Ketika berbuka, orang Indonesia biasanya menginginkan nasi sebagai hidangan utama.Namun,Anda bisa sesekali bertukar selera dengan menyantap steik sebagai menu berbuka. Hitung-hitung untuk menghilangkan kejenuhan saja dan memperkaya selera di bulan puasa ini. Sebagai rekomendasi, ada Steak 21 yang berlokasi di Pejaten Village,Jakarta Selatan. Walau steik sudah menjadi menu populer di sini, restoran yang khusus menyediakan menu ini masih tergolong sedikit.Kebanyakan tidak mengkhususkan diri menjual hidangan ini semata. Nah, salah satu resto yang benar-benar khusus menyediakan menu steik antara lain Steak 21.

Menurut Supervisor Steak 21 Dwi Apriliya, pemilik restoran ini memang sengaja mengangkat menu steik karena mengetahui banyak restoran steik di Jakarta tidak berkembang. “Karena itu, beliau ingin menjadikan restoran ini sebagai restoran steik yang berkembang dan banyak diminati.Ini sekaligus menjadi tantangannya,” beber Dwi. Sampai saat ini, Steak 21 sedikitnya mempunyai 10 cabang.Apa kelebihan steik ala restoran ini? Menurut Dwi, karena proses pengolahan daging-dagingnya yang sempurna, sehingga menghasilkan daging yang lembut dan dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam. Rahasianya terletak pada proses marinated.

Tidak tanggung-tanggung, bumbu-bumbu yang digunakan untuk melumuri daging-daging ini, didiamkan selama delapan jam. Atau semalam sebelum dibakar. Di samping itu,hasil daging pun juga lebih juicy. Kebanyakan pengunjung meminta steik diolah medium, sehingga hasilnya lebih juicy. Beberapa menu jagoan Steak 21 adalah tenderloin steak, daging yang disajikan lembut dan tanpa lemak. Beda lagi dengan sirloin original, dagingnya lebih berlemak dan terasa lebih mantap sekaligus creamy karena adanya butter dot yang diletakkan di atas daging. Steik pun menjadi lebih renyah dan lezat tentunya. Yang suka ikan boleh mencoba grill gindara.Tekstur daging ikan ini amat lembut dan tidak berminyak.

Baik ikan gindara maupun sirloin, dihidangkan dengan saus jamur yang dilumuri di atasnya. Chicken crispy juga layak dicoba. Ini adalah daging ayam bagian dada tanpa tulang, dan dibalut dengan tepung renyah dan gurih. Bumbu-bumbunya sendiri dilumuri di dada tersebut dan didiamkan hingga dua jam. Penampilan daging ayam ini pun sangat menggoda. Dengan ayam yang sudah dibalut tepung dan digoreng hingga garing,pastilah terasa akan sangat renyah ketika digigit. Mau menyantap steik dengan nasi,Anda bisa memesan Gonzales with rice.

Daging sirloin yang sudah dipotong-potong kemudian ditumis asam manis dan disajikan di atas hot plate yang di bawahnya ada hot stone atau bebatuan koral. Fungsi dari batu koral ini adalah untuk menahan panas lebih lama. Seporsi steik tersebut dijamin sudah membuat kenyang.Apalagi, ada tambahan sayur dan kentang goreng. Nah, bagi yang ingin bersantap hemat, Steak 21 memiliki paket combo yang tersedia dalam 10 pilihan, di antaranya satu porsi sirloin steak dengan chicken steak, kentang goreng, dan banana split hanya dikenakan harga Rp85.000.

Satu lagi yang membedakan Steak 21 dengan restoran lain. Restoran ini menyediakan saus BBQ dalam kemasan botol. Jadi, tidak perlu repot meminta tambah saus home made ini jika Anda inginkan. (sri noviarni- Seputar Indonesia)

Sumber : id.openrice.com - sri noviarni-seputar indonesia

Lihat juga:
Sate
Burger King

Alat Praktis untuk Membuat Ice cream

Suka makan Ice cream? Sudah pernah mencoba membuat sendiri di rumah? Jika ingin membuatnya sendiri, alat ini bisa jadi alat yang Anda cari. Tidak hanya bisa membuat Ice cream secara cepat dan praktis tapi juga bisa digunakan untuk membuat fro-yo. Penasaran?

Siapa yang tidak suka dengan Ice cream? Dessert dingin dengan tekstur yang lembut dengan rasa yang manis selalu saja jadi favorit semua orang. Begitu juga dengan frozen yoghurt atau yang lebih populer dengan istilah fro-yo. Berbagai macam gerai Ice cream dan juga fro-yo bermunculan di Jakarta.

Jika Anda ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah, kenapa tidak? Cuisinart® Supreme™ Commercial Quality Ice cream Maker akan membantu Anda membuat Ice cream dan juga fro-yo yang enak untuk keluarga di rumah. Cuisinart® Supreme™ Commercial Quality Ice cream Maker adalah alat yang terdiri dari compressor-freezer. Sehingga Ice cream bisa langsung dikonsumsi setelah diproses.

Tidak perlu menunggu Ice cream hingga jadi di dalam freezer, karena Ice cream sudah bisa langsung dihidangkan. Cuisinart® Supreme™ Commercial Quality Ice Cream Maker tidak hanya bisa digunakan untuk membuat Ice cream saja. Tapi juga bisa digunakan untuk membuat frozen yoghurt atau fro-yo, sorbet, smoothies, dan juga minuman dingin lainnya.

Jika ingin menambahkan rasa yang segar, bisa Anda padukan dengan potongan buah-buahan sehingga mendapatkan hasil yang sluurrp, yummy! Cara menggunakan alat ini pun cukup mudah. Cukup dengan memasukkan semua bahan ke dalam alat ini kemudian nyalakan alat ini, dan cukup dengan waktu singkat Ice cream pun siap untuk dihidangkan. Cukup mudah bukan?

Alat ini didesain dengan sangat cantik dan elegan, cocok untuk mempercantik dapur Anda. Cuisinart® Supreme™ Commercial Quality Ice Cream Maker bisa di peroleh dengan harga Rp 5.650.000,- di departement store di Jakarta atau langsung ke Kitchenart Showroom, Central Park Mall lantai 2, #208-209. Jl. S.Parman, Jakarta Barat.

Nah, tunggu apalagi? Jika Anda memang penggila Ice cream, alat ini bisa jadi teman yang asyik saat santai ataupun saat ada acara keluarga di rumah. (eka/Odi)

Sumber : Eka Septia Wulan - detikFood

Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally

Jumat, 26 November 2010

Wine make you healthy

List benefits of drinking Wine (grape alcohol) the more surprising all the time. As we saw earlier that the Wine beneficial for heart health, building stronger memories, strengthen immunity, and help prevent bone loss, even lose weight. Now it increasingly benefits by the new discoveries on health.
In America, wine sales might beat France and Italy. The reason according to the analysis, a woman bought more than six of every ten bottles sold in the country.

Data health.com claims there are some wine for health benefits, among them:

1. Feed your head
Drinking Wine could preserve your memory. When researchers gave the 70-year-old woman, who drank one drink or more every day scored much better than those who drank less or not at all. Wine helps prevent clots and reduce blood vessel inflammation, both of which have been tested at the University of Arizona medical school. Alcohol also raise HDL, good cholesterol, which helps eliminate cork your arteries.

2. Keep the scale
Studies show that people who drink wine daily have lower body mass than those who rarely drank. Moderate wine drinkers have narrower waist and less fat than drinking liquor.

3. Immune Building
In one British study, people who drank one glass of wine a day reduced by 11% risk of infection by Helicobacter pylori bacteria, the main cause of gastritis, ulcers, and stomach cancer. Meanwhile, a Spanish study suggests that people who drank half a glass per day can be on guard against food poisoning caused by germs like salmonella when eating foods that are dirty.

4. Ovarian Patients Guard
When Australian researchers recently compared women with ovarian cancer and women without cancer, they found that roughly one glass of wine you drink per day can reduce the disease to 50%. Experts suspect caused by anti-oxidants or phytoestrogens have a counter-high levels of cancer in Wine.

5. Building better bones
On average, women who drink moderately have a higher bone mass than abstainers. Alcohol may raise estrogen levels. The hormone seems to slow the destruction of old bone more than it slows the production of new bone.

6. Rescuer Blood Sugar Problems
Pre-menopause Women who drank one or two glasses of wine per day can reduce about 40% typical of diabetes. While the reasons are not clear, Wine seems to reduce insulin resistance in diabetic patients. (Health / boo)

Source: kapanlagi.com

See also:
Dim Sum

Kamis, 25 November 2010

Sushi and Wedding Cake

Jef and Jin Yoon like Sushi -- a lot. We missed their wedding, but I promised them we'd have a festive reception for them in Boston when they got back from their honeymoon. Jef requested Sushi, which was neither a surprise nor a problem. I wanted to do something different, though, and a little more obviously wedding-y. Hence, the wedding Sushi cake.

Ingredients:
* 6 c raw short-grain rice, steamed, cooled, but not prepared with vinegar as for sushi (refrigerating the vinegared rice causes the texture to change and become undesirable)
* 1 1/4 pounds Sushi - grade salmon, cut into long nigiri-style slices
* 1 pound Sushi - grade yellowtail, 3/4 of it cut into long nigiri-style slices, the rest chopped and set aside
* 1 lb Sushi - grade tuna, 3/4 of it cut into long nigiri-style slices, the rest chopped and set aside
* 3/4 c tobiko
* 1/2 c wasabi tobiko
* 1 c ikura
* 1 block tamago, cut into stars, hearts, and crescents with canape cutters, scraps saved and minced
* 1 lb cooked shrimp, peeled, deveined, and minced
* 1 tbsp Korean hot pepper powder
* 1/2 tsp sugar
* 1/4 tsp salt
* 1 tbsp high-quality canola-oil mayo
* 1/2 seedless cucumber, partially peeled in decorative stripes, then sliced thinly into quarter- and semi-circles
* 2 c loosely packed mache leaves
* pickled ginger, drained and pressed into rosebud shapes
* 5 scallions, green parts only, finely chopped
* 1 c cilantro, finely chopped
* 1 tbsp sesame oil
* 1 tsp fish sauce
* 1/4 tsp salt
* 1 tsp sugar
* 1 tbsp inamona (kukui nut)
* 3 ripe avocadoes, all but one half mashed; reserved half thinly sliced the long way
* 1 tsp lemon juice
* 1/2 tsp salt

Equipment:
* one 12-inch, one 9-inch, and one 6-inch cake pan, standard wedding-cake sizes, lined with plastic wrap, with lengths of plastic wrap extending over the sides
* one 9-inch and one 6-inch round of heavy cardboard, covered in foil
* one 3-inch round ring mold
* one 14-inch or larger completely flat plate, preferably sturdy and not fragile
* heavy cans, jars, or other items to use as weights
* refrigerator space
* bride and groom cake toppers of your choice

Directions for 12-inch Tier:
* Form the tier from the bottom up, arranging cucumbers, tamago pieces, and edamame carefully on the plastic wrap in the pan in an attractive pattern.
* Lay the salmon slices on top, being careful not to disturb the first layer, like spokes of a wheel. Let the salmon come slightly up the sides of the pan.
* Mix 1/2 of the rice with the tobiko and press 1/2 of the resulting mixture into the pan, careful not to disarrange the salmon.
* Mix shrimp with hot pepper powder and next three ingredients. Lay spicy shrimp mixture on rice.
* Press remaining 1/2 of tobiko rice on shrimp.
* Fold plastic wrap over securely. Weight pan and chill for 4-8 hours.

Directions for 9-inch Tier:
* Form the tier from the bottom up, arranging cucumbers, tamago pieces, and edamame carefully on the plastic wrap in the pan in an attractive pattern.
* Lay the tuna slices on top, being careful not to disturb the first layer, like spokes of a wheel. Let the tuna come slightly up the sides of the pan.
* Mix 2/3 of the remaining rice with the wasabi tobiko and press 1/2 of the resulting mixture into the pan, careful not to disarrange the tuna.
* Mix mashed avocadoes with next two ingredients. Mix in 1/2 of the cilantro. Lay avocado mixture on rice.
* Press remaining 1/2 of wasabi tobiko rice on avocado.
* Fold plastic wrap over securely. Weight pan and chill for 4-8 hours.

Directions for 6-inch Tier:
* Form the tier from the bottom up, arranging cucumbers, tamago pieces, and edamame carefully on the plastic wrap in the pan in an attractive pattern.
* Lay the hamachi (yellowtail) slices on top, being careful not to disturb the first layer, like spokes of a wheel. Let the yellowtail come slightly up the sides of the pan.
* Mix 1/2 of the rice with the minced tamago scraps and press 1/2 of the resulting mixture into the pan, careful not to disarrange the yellowtail.
* Mix chopped yellowtail with chopped scallions. Lay negi-hama mixture on rice.
* Press remaining 1/2 of tamago rice on negi-hama mixture.
* Fold plastic wrap over securely. Weight pan and chill for 4-8 hours.

Directions for 3-inch Tier:
* Mix chopped tuna with remaining 1/2 of cilantro and next five ingredients. Pack into ring mold on a small plate and chill 4-8 hours.

Directions for Assembly:
* Flip 12-inch tier out onto big platter.
* Flip 9-inch and 6-inch tiers out onto foil-covered rounds.
* Center 9-inch tier, cardboard round and all, on 12-inch tier, then center 6-inch tier on top of that.
* Push poke mixture (in ring mold) out onto center of 6-inch tier.
* Garnish with mache lettuce leaves, edamame, tamago shapes, rosebud gari, avocado slices, and cucumber slices. Pour ikura over in a few cascades from top down. Top with cake toppers. Serve with wasabi, soy sauce, and a citrus-wasabi sauce on the side.

Source : robertandchristina.com - homepage.mac.com

See also:
Ice cream
Hanamasa

Sate Kiloan PSK

Salah satu resep masakan khas Indonesia adalah Sate. Varias¡ menu resep Sate tak hanya berdasarkan ciri khas daerahnya, namun adapula Sate yang terkenal karena kekhasan cara penjualannya, seperti Sate Kiloan. Salah satu yang favorit adalah Sate Kiloan SMS di bilangan Cibubur, Jakarta Timur. Sebelum dibakar, Sate yang dipesan harus ditimbang dulu sesuai permintaan pelanggan. Apa ciri khasnya?

Anda yang mengaku sateholic pasti pernah mendengar PSK. PSK di sin¡ bukan dalam konotasi negatif tapi singkatan dar¡ Penggemar Sate Kiloan. Kuliner jenis ¡ni memang sedang digandrungi di masyarakat. Oleh karena ¡tu, tak heran jika kini banyak bermunculan rumah makan yang menawarkan servis kiloan dalam menjual menu resep Sate-nya. Salah satu rumah makan yang menganut sistem tersebut adalah Sate Kiloan SMS. Rumah makan yang terletak di Jalan Alternatif Cibubur, Jakarta Timur ¡ni sangat mudah ditemukan. Papan nama besar tertihat dar¡ kejauhan 100 meter. “Sebelumnya kita buka di dekat Kota Legenda, Cibubur tapi Lantaran kontraknya habis, akhirnya kita pindah. Kebetulan yang sekarang ini milik sendiri,” tegas Lina, wakil manager Sate Kiloan SMS.

Sate Kiloan SMS mengambil citarasa Sate ala Tegal untuk menu resep Sate Kambing dan untuk menu resep Lainnya seperti resep Tongseng Kambing dan resep Tongseng Ayam menggunakan bumbu rempah ala resep masakan Solo.

“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.

Sumber : lintasberita.com


Lihat juga:
Steak
Dim Sum

Usaha Sototo

Kalau jenis masakan ini masuk dalam daftar favorit saya. Soto yang formulanya tidak terlalu heboh, tetapi mampu menggugah selera makan saya. Maklum, saya bukan termasuk orang yang hobi makan, nafsu makannya kurang, sehingga sering sekali lupa makan. Faktor utama adalah perokok, peminum kopi, sering begadang, jarang olahraga, yang akhirnya meningkatkan asam lambung. Nafsu makan ada ketika sudah sedikit olahraga untuk mengeluarkan keringat. Kelainan? mungkin.

Jika ditanya tentang favorit makanan, maka burger, pizza, dan sodara-sodaranya tidak masuk dalam daftar. Saya cenderung lebih senang dengan masakan lokal, seperti masakan padang, warteg, asem-asem jakarta, dan sejenisnya. Bukannya fanatik, idialis, atau anti terhadap produk luar negeri, khususnya amerika, tetapi memang dari dulu tidak suka dengan makanan tersebut, tentu disamping memang harganya yang mahal.

Soto, masakan ini juga mempunyai beberapa jenis, ada soto ayam, soto sapi, soto sulung, dan soto babat. Ini dibagi lagi dengan nama-nama daerah, seperti Soto Madura, Soto Kudus, Soto Betawi, Coto Makasar, dan masih banyak lagi. Untuk mengenal lebih banyak tentang soto, bisa membaca artikel yang Mak Nyuss dari Pak Bondan Winarno, si Raja kuliner disini.

Dari sekian banyak jenis soto, kita bisa memilih satu jenis saja, misalnya soto kudus. Tetapi jika tidak ingin memakai nama daerah, bisa berjualan tentang soto ayam dan soto sapi. Biasanya para penjual hanya mengkhususkan dirinya pada satu jenis saja, memilih soto ayam atau soto sapi. Dua-duanya memiliki penggemar yang fanatik, tetapi ada juga yang bukannya hobi, tetapi karena faktor kesehatan. Seperti orang tidak mau makan soto babat karena takut penyakit asam uratnya kambuh, dan alasan-alasan lainnya.

Untuk daerah jogja saya biasa menikmati soto di soto klebengan, soto pak marto, soto kadipiro, soto sabar menanti kalasan, soto bangkong, soto kudus, soto ayam dan sapi depan stasiun tugu.

Bagi yang tinggal dijogja, atau paling tidak pernah dijogja, jika sempat singgah ke soto klebengan pasti bisa cerita, bagaimana suasana disana. Jika ditanya lokasi, tempatnya didalam kampung, dan orang tidak akan menyangka disitu ada penjual soto yang laris, yang setiap harinya bisa menjual berapa ratus porsi, dan berapa ribu tempe goreng (mendoan), belum lagi minumannya. Kenapa bisa ramai? tidak tahu persis kenapa bisa ramai seperti itu. Dan jika dilihat, disana tanpa pemasaran sama sekali. Malah orang luar yang memasarkan produknya disana.

Blog tentang resep soto yang bisa anda kunjungi: Aneka Soto Nusantara

Sumber : bi.konblog.com

Lihat juga:
Burger King
Sour Sally

Fillet Steak Yummy

Fillet Steak filled with pieces of red snapper mozzarella cheese, smoke beef, rolled, and rolled in the flour, eggs and flour PANIR. Once fried until golden brown, served with potatoes and vegetables lyonnese and barbeque sauce. Do not be surprised when going out to eat melted mozzarella cheese from the meat. Um ... yummy ....

This Fish Cordon Blue cheese or fish steaks. One of the menus available at Oishii Steak Jalan Pandu No. 5 Pajajaran. Oishii that has existed since 11 years ago Europe was indeed serves as the main menu, one of which is steak. According Adinata Suganda, owner of Oishii Steak, cheese steak was invented by his brother Yadi, owners of Steak Naripan in Jalan Progo.

Cheese steak or cordon blue fish are rarely found especially filled with cheese. Snapper soft texture will blend with mozzarella cheese melted on the inside. In addition to cheese steaks, there are also other steak menu that can be selected, for example Oishii typical steak and prime steaks at this place. Typical tenderloin served with egg, can be half-baked or cooked and the sauce is special.

For the sauce ingredients remain the same but are given a tasty mixture of marrow. Can be served with cheese potateoes, lynesse potatoes or french fries. For the price of steak is in the range of Rp 26,500-Rp 34 thousand.

To drink coffee concoction is typical Oishii kalose. Black koi that served cold and were given ice cream toppings.

Venue capacity of 120 of these ordinary people crowded in the afternoon until the evening. The place can be accessed from Jalan Pajajaran and only about 75 meters from Jalan Pandu. (Ema / tya)

Source: Ema Nur Arifah-detikBandung

See also:
Dim Sum
Wine

Rabu, 24 November 2010

Main Types of Sushi

Would you like to try Sushi? With the rise in popularity of sushi in western countries you may be invited by friends to join them at the local sushi bar. While you may be anxious about the prospect of eating anything raw, don't worry, all you need is a little bit of information to take the anxiety away from the experience and enjoy this wonderful delicacy.

Sushi is a very simple dish, although the making of it is considered an art form. The Itamae (sushi chef) traditionally needs to train for 10 years before being hired to prepare sushi. However, the popularity of sushi has forced the hiring of chefs with only a few years experience.

There are four main types of sushi you can order:

Nigiri sushi: nigiri means "grab". These are hand pressed balls of rice with raw fish on top and bit of wasabi between the fish and rice.

Sashimi: sliced raw fish (technically not sushi since the term sushi refers to the rice and sashimi is not prepared with any rice).

Maki sushi: maki means "roll". The maki sushi is rolled with bamboo mats. Traditionally the seaweed is on the outside; rice on the outside is called 'inside-out' (ie: California roll).

Temaki is a hand rolled version of Maki. It is cone shaped like an ice cream cone.

Sushi comes in an amazing variety of combinations, however you'll find these common ingredients or garnishes with nearly every version:

The word sushi actually refers to The rice, also called 'sticky rice'. Sushi rice is short grained and cooked with a 1:1 ratio of water. Sushi vinegar and sugar is added which makes the rice both sweet and tart.

Wasabi: Japanese horseradish. Often served as a green paste alongside your sushi as an additional condiment; a word of caution - wasabi is VERY hot, so use it sparingly while developing a taste for it.

Gari: Thinly sliced, pickled ginger is also served with sushi. Some use it as a garnish although it is technically to refresh your palette between bites.

Nori: The seaweed sheets used to roll rice for sushi.

Soya Sauce (Shoyu): used as a dipping sauce. The wasabi can also be mixed with the soya sauce for those who enjoy the intense flavor.

Sushi can be made with a single ingredient or several. Single ingredients include avocado, cucumber (kappa), tuna (tekka or maguro) or salmon (sake - but not the rice wine). There are also many modernized combinations designed to please American palettes. These include the California roll made with avocado, crab, and cucumber and the Philadelphia roll made with smoked salmon, cream cheese, and cucumber.

As you can see, despite the unusual presentation you can easily find identifiable and delicious combinations you are sure to enjoy. Despite what you may think, the nori (seaweed) has very little flavor and is nearly undetectable when combined with the flavors of the sushi and the addition of soya sauce or wasabi. In fact, like many other converts, you may just have found yourself a new addiction!

Source: HealthGuidance.org

Lihat juga:
Dim Sum
Hanamasa

Ayo Makan di Sate Khas Senayan

Minggu ini saya berkesempatan untuk mencoba beberapa hidangan yang ditawarkan oleh Sate Khas Senayan. Restoran ini telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun dan memiliki menu yang merupakan hidangan tradisional khas Indonesia. Dengan menawarkan beragam pilihan serba tradisional, aneka menu di SKS menunjukkan karakter yang unik dari masakan Indonesia. Kebetulan mereka baru saja membuka dua buah gerai sekaligus di area Kelapa Gading. Satu gerai Sate Khas Senayan dengan model Express terletak di Food Court Mal Kelapa Gading 3 dan satu lagi yang bercorak Full Dining terletak di Inkopal Kelapa Gading. Sayapun segera meluncur ke sana untuk mencoba sendiri kelezatan hidangan yang ditawarkan Sate Khas Senayan.

Sesuai dengan namanya, restoran ini memang terkenal dengan hidangan satenya. Ada tiga jenis sate yang mereka tawarkan, Sate Ayam, Sate Ayam Bumbu Pedas Blra dan Sate Kambing. Saya memesan satu porsi Sate Ayam, hidangan ini tiba di meja di sebuah piring datar dengan bumbu kacang yang dicampur kecap. Apakah ini sama dengan hidangan sate ayam yang biasa kita temui di mana-mana? Salah besar! Sebagai permulaan, perbedaannya ada pada bumbu kacangnya. Kacangnya telah diproses sehingga benar-benar lembut dan memiliki rasa kacang yang pekat. Keunikan lainnya terletak pada daging satenya. Berbeda dengan hidangan sate ayam biasa di mana terdapat 3-4 potong daging pada setiap tusuknya, sate yang mereka hidangkan merupakan satu potong daging utuh. Meskipun demikian, kita tidak akan mengalami kesulitan saat memakannya karena dagingnya sangat mudah untuk digigit hingga terurai menjadi potongan kecil. Ini dikarenakan daging yang digunakan diolah dari paha ayam yang memang merupakan bagian paling empuk dari seekor ayam.

Menu lain yang sempat saya coba adalah Tongseng. Kuahnya sedikit lebih pekat daripada hidangan tongseng kebanyakan dan memiliki rasa yang lebih pekat dan gurih. Daging kambingnya juga sangat empuk dan gampang dipisahkan dari tulangnya. Selain itu, masih ada beberapa hidangan lain yang tidak kalah lezatnya seperti Ayam Goreng Kremes, Sop Buntut, Tahu Kipas, dan Lontong Cap Gomeh. Mereka juga memiliki varian hidangan nasi yang cukup banyak. Beberapa di antaranya adalah Nas Langgi, Nasi Kuning, Nasi Begana, Nasi Uduk, Nasi Gudeg dan Nasi Kerawu.

Untuk hidangan penutup, Sate Khas Senayan memiliki rupa-rupa hidangan es tradisional. Ada Es Coklat Kacang Merah, Es Wedang Tape, Es Cincau, Es Campur, Es Cendol dan Es Merah Delima. Saya sempat merasakan sendiri bagaimana rasa dari Es Merah Delimanya. Delimanya terasa manis dan empuk, benar-benar pas di lidah. Sekedar info tambahan ya, Sate Khas Senayan menawarkan dua pilihan menu, a la carte dan combo. A la carte merupakan menu satuan tetapi combo menawarkan hidangan yang lebih lengkap dan ekonomis karena telah menyertakan nasi.

Sate Khas Senayan adalah salah satu restoran yang membuktikan bahwa makanan tradisional tetap memiliki tempat tersendiri di masyarakat. Dari restoran pertamanya di jalan Pakubuwono VI no. 6 sampai cabang ke-18nya di Inkopal Kelapa Gading, terbukti tidak pernah sepi pengunjung. Mereka bahkan telah membuka layanan baru yaitu delivery. Layanan delivery tersebut mereka namakan Call Aja dan saat ini telah melayani permintaan dari seluruh pelosok Jakarta.

Sate Khas Senayan
Jl. Pakubuwono VI no.6
(021) 7269032
Jl. Kebon Sirih 31A
(021) 31926238
Mal Artha Gading Lt.1
(021) 45864090
Call Aja Service & Delivery
3500111

Sumber : Gege - WhatzUps.com

Lihat juga:
Burger King
Sour Sally

Panduan Memulai Usaha Ice cream

Apakah Anda sedang berencana untuk memulai usaha Ice cream sendiri? Jika ya, artikel ini mungkin cocok untuk Anda. Kami akan mencoba menjelaskan secara singkat mengenai apa saja yang Anda perlukan untuk memulai sebuah usaha Ice cream.

Simbol Kebahagiaan
Satu hal yang harus Anda ingat mengenai usaha Ice cream adalah mengenai kebahagiaan. Ice cream bukan hanya sebagai pelepas dahaga di kala panas ataupun sebagai makanan pencuci mulut. Ice cream sangat erat kaitannya dengan suasana kebahagiaan dalam diri seseorang.

Ketika orang merayakan perkawinan, ulang tahun, ataupun perayaan besar lainnya, rasanya tidak lengkap tanpa kehadiran Ice cream. Oleh karena itu, ketika memulai usaha Ice cream, unsur kebahagiaan yang ditawarkan sebuah Ice cream haruslah bisa Anda pegang dengan erat.

Pemahaman ini sangat berguna sebagai dasar pemasaran usaha Ice cream nantinya. Kebahagiaan sangat erat kaitannya dengan rasa manis dan coklat, ataupun strowberi dan vanilla.

Anda dapat pula menentukan tempat pemasaran Ice cream nantinya. Di taman hiburan atau taman bermain. Bahkan, membuat layanan penerimaan pesanan untuk acara resepsi perkawinan ataupun acara besar lainnya.

Modal Awal
Dalam setiap usaha, pastinya ada beberapa biaya awal yang harus Anda keluarkan. Dalam setiap usaha Ice cream, pastinya harus ada mesin Ice cream. Pemilihan mesin sangat bergantung pada jenis Ice cream yang akan Anda jual nantinya. Anda dapat membuat Ice cream goreng ataupun Ice cream campur 3 rasa, hingga Ice cream cone: jenis Ice cream yang paling banyak dijual.

Peralatan Ice cream

Untuk keperluan membuat jenis Ice cream yang Anda inginkan, telah tersedia berbagai tipe mesin Ice cream. Setiap mesin berbeda variasi, mulai mesin pencampur Ice cream, mesin pembuat Ice cream goreng, mesin Ice cream cone sampai mesin pengaduk es krim hingga 3 rasa. Pilihan harganya pun berbeda, yang paling murah sekitar 10 juta hingga kisaran 55 juta.

Selain mesin Ice cream, ada beberapa perlengkapan lain yang harus Anda persiapkan, seperti kulkas Ice cream, sendok scope Ice cream, tempat Ice cream atau mungkin juga sebuah truk Ice cream apabila Anda ingin memulai usaha Ice cream keliling.

Modal awal membuat usaha Ice cream bisa dikatakan besar. Apabila Anda beruntung mendapatkan lokasi penjualan tepat sehingga banyak orang membeli Ice cream Anda, dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun, Anda sudah dapat break even points. Namun, apabila Anda kurang beruntung, selebihnya hanyalah bergantung pada usaha pemasaran yang unik dan tepat.

Sumber : www.anneahira.com


Lihat juga:
Soto
Wine

Selasa, 23 November 2010

Etika Makan Sushi

Beberapa tahun belakangan ini, restoran yang menyajikan Sushi makin berjamur di Jakarta. Penyukanya pun tidak sedikit. Di jam-jam makan, antrean pengunjung sudah memanjang di beberapa gerai sushi terkemuka. Di Jakarta, kita bisa saja menemukan restoran sushi di mal yang kesannya cukup santai dan kita pun memakannya dengan santai. Padahal ada beberapa aturan yang seharusnya berlaku saat menyantap makanan dari negeri asalnya. Mau tahu?

Mengucapkan "Itadaki masu!"
Kalimat itadaki masu (itada ki mas) sama seperti mengucapkan, "Makanannya terlihat enak!" atau, "Selamat makan!". Jika di sekitar Anda ada orang Jepang, dan Anda mengatakan kalimat ini sebelum makan sushi, maka mereka akan sangat menghargai Anda.

Jangan menuang minuman sendiri
Biasanya, orang Jepang akan mengkonsumsi makanan Jepang sambil ditemani minuman Kirin, Asahi, atau Sapporo. Untuk hal yang satu ini, mereka sangat mengagungkan kebersamaan dan saling berbagi. Jika Anda mengambil botol minuman, pastikan Anda mengisi gelas orang-orang lain yang ada di meja, tapi jangan mengisi gelas Anda. Orang lain yang memerhatikan Anda pasti akan langsung mengambil inisiatif untuk mengisi gelas Anda.

Pesan omakase
Seberapa besar pun pengetahuan Anda akan sushi, sang koki pasti tahu lebih banyak. Sang koki lebih tahu apa yang segar dan enak untuk disantap. Omakase adalah salah satu cara pemesanan menu makanan. Artinya, Anda menyerahkan kepada si koki untuk menu yang akan Anda santap. Tak hanya ini akan memastikan Anda mendapat bahan tersegar, Anda sekaligus membuat si koki merasa senang dan bangga. Tapi siap-siap mendapat pilihan sushi yang isinya tidak biasa, ya.

Sumber : NAD - female.kompas.com


Lihat juga:
Dim Sum
Hanamasa

Senin, 22 November 2010

Steak di Indonesia

Steak atau yang populer disebut bistik oleh orang Indonesia kini tak lagi menjadi makanan langka. Para penggemar daging yang dipanggang ini bisa mendapatinya di mana saja, dengan harga yang bervariasi pula. Mau mahal ada, yang relatif murah pun ada.

Dulu, steak hanya bisa ditemui di tempat-tempat mahal, seperti hotel-hotel berbintang atau restoran-restoran berpenampilan mewah. Tapi kini, seiring krisis ekonomi yang pernah melanda Indonesia yang hingga kini belum pulih, steak tidak lagi menjadi sajian yang mahal. Banyak kedai-kedai kecil dan bahkan tenda-tenda kaki lima yang menyajikan menu daging ini. Kalau sudah begini, kualitas dan harga pun menjadi beragam.
Salah satu tempat yang menawarkan hidangan steak dengan harga yang relatif terjangkau adalah Jalan Biak nomor 23, Jakarta Pusat. Steak Factory, demikian namanya, berkonsep low profile dalam penampilan. Tapi, pemiliknya berani rasa yang ditawarkan pasti berbeda dari tempat lain, termasuk memasukkan cita rasa Indonesia.
Kenneth Chen, sang pemilik, mengemas restoran bistik ini dengan desain yang nyaman dan menarik. Ruko dua lantai berkapasitas 100 orang ini, menurut Yoke—Direktur Operasional—didesain sedemikian rupa sehingga orang pun bisa merasa rileks dan disambut pemilik. ”Penggemar steak, baik itu datang bersama keluarga maupun rekan kerja bisa merasa nyaman apalagi dengan pelayanan yang ramah,” ujar Yoke tentang resto yang dikelolanya dengan jam buka 11.00 hingga 22.00 WIB tersebut.

Menurut Yoke, warung tenda di sepanjang Jalan Biak Jakarta Pusat itu sudah banyak. Bahkan Chen menegaskan kalau resto-resto di sana sudah buka puluhan tahun silam. Karenanya, bisnis yang dikelola di atas bangunan milik pribadi itu dikemas agak berbeda. Di samping jualannya beda, tempatnya pun punya keunikan tersendiri. Cat dinding warna merah terang agak oranye tua mendominasi seluruh ruangan. Sementara untuk lebih menarik lagi, dindingnya diberi tambahan sejenis bahan asbes yang ditempel melengkung. Bahannya sederhana tapi hasilnya cukup artistik. Warna ruangan yang menyala pun seolah merepresentasikan panasnya steak dari panggangan. Boleh jadi suasana seperti ini menambah selera makan bagi pengunjung.
Perkara lokasi memang sudah dipikirkannya. Tempat yang kini dipilihnya termasuk kawasan sibuk. Satu lagi, di sana tidak ada usaha sejenis yang bisa menjadi pesaingnya.
”Selalu mencoba sesuatu yang baru untuk hidangan dan menawarkan paket-paket promosi,” jelas Chen tentang segelintir kiat-kiat yang dijalankannya.

Sumber : SH/sally piri - sinarharapan.co.id

Lihat juga:
Dim Sum
Wine

Resep Pembuatan Soto Ayam Sambal Hijau

Berbagai macam jenis makanan yang bisa diolah dengan bahan dasar ayam, salah satunya adalah Soto. Berikut adalah resep cara pembuatan Soto Ayam dengan Sambal Hijau.


Bahan:
850 gr ayam
250 gr minyak goreng
250 gr serai
25 gr daun jeruk
2 lt kaldu ayam
30 gr garam
30 gr kaldu bubuk
10 gr lada bubuk
150 gr soun, rendam, potong-potong
100 gr taoge, rebus
20 gr daun bawang, iris
20 gr seledri, iris
20 gr jeruk nipis
20 gr sambal hijau
20 gr kecap manis

Haluskan:
200 gr bawang merah
250 gr bawang putih
150 gr jahe
200 gr lengkuas
200 gr kemiri
250 gr kunyit

Cara membuat:
1. Rebus ayam hingga lunak, angkat, sisihkan.
2. Goreng ayam hingga kecoklatan, sisihkan.
3. Tumis bumbu halus, tambahkan serai, dan daun jeruk, masak sampai harum. Tuang bumbu ke dalam rebusan kaldu, masak sampai bumbu matang.
4. Tata soun, taoge, daun bawang, seledri, dan ayam suwir di dalam pinggan. Siram dengan kuah panas, hidangkan dengan taburan bawang goreng, air jeruk nipis, kecap manis, dan sambal hijau.

Sumber : chef Irvan Aprianto, Hotel Santika Bandung - Erwin Kuditawati - female.kompas.com

Lihat juga :
Sate
Burger King

Ice cream for dog in Doctor K-99

Ice cream was not only a favorite food of man. In the UK, Ice cream can also be a dog meal. Even in London there is a special vehicle used to sell dogs Ice cream special.

Special dog ice cream sold by Doctor K-99. In this place, there are two kinds of ice cream are offered. First dog eat hog world or Ice cream with a mixture of fish and chicken. On it, there is bone biscuit decoration. While the second is called canine cookie crunch. It contained a mixture of ice cream flavors with a sweetened biksuit bone. So, who sold ice cream menu is not arbitrary.

The owner admitted, the menu is deliberately developed a nutritionist for the growth of dogs. Both Ice cream sold for about Rp 13,500. Later, the sale of Ice cream will be donated to charities that employ a dog.

Source: Ulf - Liputan6.com

See also:
Sour Sally
Hanamasa

Minggu, 21 November 2010

Ayo buat Trio Dim Sum

Resep Trio Dim Sum:


Bahan isi :
* 250 gr daging ayam cincang
* 250 gr udang cincang
* 1 kaleng water chesnut cincang halus
* 1-2 telur
* 3 siung bawang putih cincang halus
* 3 sdm tepung tapioca
* 1 sdm kecap asin
* 3 batang daun bawang iris halus
* garam & merica secukupnya
* kaldu ayam bubuk secukupnya

Bahan Lainnya :
* Kulit pangsit
   * Kembang tahu (rendam dengan air dingin hingga lemas)
   * Udang kupas kulit, buang kepalanya dan tinggalkan ekornya
   * Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat :
1. Campur bahan isi menjadi satu.
2.Untuk Siomay : taruh isi bahan kedalam kulit pangsit lalu bentuk seperti siomay.
3. Untuk Udang Goreng Isi : ambil bahan isi lalu bungkus udang yg sudah ditinggalkan ekornya.
4. Untuk Kembang Tahu Isi : ambil kulit kembang tahu yg sudah lemas lalu isi dg bahan isi, bentuk spt lumpia.
5. Siapkan panci kukusan biarkan air mendidih dulu, kemudian kukus Trio Dimsum tadi.
6. Setelah agak dingin, goreng Udang goreng Isi dan Kembang tahu isi .
7. Hidangkan Trio Dim Sum tadi panas-panas dengan sambal botol atau kecap asin.


Sumber : Ida Arman - sister.imsa.us


Lihat juga:
Steak
Sushi

Kind of Ice cream in Bandung

Although the afternoon and evening rain Bandung often, so the spirit of the sun shining on the city of Bandung in the morning and afternoon. Hot, hot, dry and hot. Upon hearing these words must direct our thoughts turned to something cool, fresh and relieve thirst. Ice cream! One name that will hint and would fit satisfying taste.

As a culinary paradise, Bandung also has places that sell ice cream is excellent and should be sampled. Let's find out a little review of some places that sell ice cream below.

1. Ice cream past
Nostalgia, classic and nuanced "old school" aka the past. These things are the main attraction of Ice cream shops this. Most people come because of the sensation of nostalgia seemed to be a time machine that brings us to travel into the past. Ice cream flavor - it was classic, made from original recipes taste and mainland European ancestors have handed down, make these places famous. Visit PT. Pain in Tamblong Road, Source Cuisine and Braga Permai in Jalan Braga, Milan Cafe located at Jalan Student Warriors, and I Scream For Ice Cream at Jl. Hariangbanga (near Jl. Taman Sari). Invite also papa-mama-oma and opa for reunited to the heyday here first. Vintage style was fine so additional attributes Ice cream culinary tour of this old school.

2. Ice cream breakthrough
In contrast to the previous ice-cream, Ice cream that was served was an innovation with creative ideas that have never thought about before. One of the places that serve ice cream strange and unique that can only be found at Flower City is Sub7ero Frozen, which is located on Jl. Middle Saturn, complex Margahayu Permai Bandung. The unusual flavors, like cheddar cheese is salty and spicy black pepper, a mainstay of successful ice cream business spread by word of mouth is. One other unique creations is the fried ice cream. It sounds strange because his name is so contradictory. However, these snacks are actually a presentation Ice cream clamped between fried bread. Crispy and refreshes, plus a sprinkling of nuts and chocolate sauce that makes it more kick. Visit Tomato Cafe on Jl. Ir. H. Djuanda near Terminal Dago to mengulik special flavor of this fried ice cream.

3. Traditional Ice Cream
Ice Cream Indonesian special, and rather typical of Bandung. One example of this traditional ice cream is ice lolly (or there is also a call for making ice shake rocked in the wagon). Candles are popular ice can be purchased at Jl. Cimandiri and Jl. Lengkong Large. No less delicious flavor with a modern ice cream, along with cheap prices and the memories embedded will encourage fans to hunt down every corner of the city of Bandung.

Source: bandungreview.com

See also:
Sour Sally
Burger King

Enaknya Soto Bakso

Berbagai jenis Soto mungkin sudah biasa dijumpai di pelosok Nusantara, sebagai salah satu hidangan berkuah dengan berbagai variasi menu pilihan seperti soto ayam, daging, dan babat.

Berbeda halnya dengan penyajian jenis soto yang disajikan di warung Pak Saeton yang terletak di Jalan Barong 156, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

Soto ini disajikan dengan campuran bakso, orang Banyuwangi biasa menyebutnya soto bakso. Bentuk penyajiannya pun sama dengan soto dan bakso pada umumnya, dengan pelengkap mi dan bihun, sedikit bawang goreng dan seledri yang kemudian dicampur kuah soto bakso.

Gambaran yang terlihat menonjol dalam penyajian makanan ini memang warna kuning soto, sehingga kalau dilihat seperti jenis soto pada umumnya.

Orang baru bisa bilang beda, jika sudah merasakan hidangan tersebut. Rasanya, tidak kalah nikmat dengan soto ayam, daging, ataupun babat.

Pertama saat menikmati soto bakso yang terasa menonjol kuahnya, rasanya begitu luar biasa seperti makan bakso yang dicampur soto. Penggabungan kuah soto dan bakso itu begitu melekat dilidah, sehingga menciptakan kelezatan bagi penikmatnya.

Kenikmatan itu ditambah dengan sajian pentol daging, ceker ayam, kepala ayam, dan balungan sapi yang dicampur jeroan.

Bagi penikmat tidak harus memilih semua menu pelengkap soto bakso karena makanan ini bakal membuat perut ekstra kenyang, tetapi pembeli biasa mencampur menu sesuai selera.

Biasanya mereka mencampur soto bakso antara pentol daging ditambah ceker dan kepala ayam, ada juga pembeli yang hanya ingin menikmati balungan bercampur jeroan sapi.

Soto bakso ini bisa disantap dengan nasi ataupun lontong.

Rahasia kenikmatan soto bakso ini berasal dari kuahnya, perpaduan bumbu soto yang di antaranya terdiri dari sere, kunir, laos, jahe, bawang putih, bawang merah, merica, dicampur dengan kuah kaldu bakso yang berasal dari rendaman balungan dan daging sapi.

Setiap hari pemilik warung selalu menyiapkan kepala ayam 10 kilogram, dan ceker ayam 10 kg, daging untuk membuat pentol 14 kg, dan balungan sapi hingga 20 kg.

Hasilnya, hampir setiap hari warung Pak Saeton yang buka mulai pukul 11.00 - 17.00 WIB selalu penuh dengan pengunjung, bahkan setiap hari biasanya bisa menghabiskan hingga 700 mangkok.

Untuk harga soto bakso per porsi sesuai dengan banyaknya menu yang dipilih. Untuk menu biasa, pentol dicampur ceker dan kepala ayam, pembeli cukup membayar Rp5 ribu.

Bentuk keberhasilan Pak Saeton memadukan dua rasa bakso dan soto menjadi soto bakso semula sempat diragukan, apa nanti produk olahannya bisa diterima di masyarakat. Apalagi umumnya lidah masyarakat Banyuwangi begitu peka dengan setiap masakan.

"Orang Banyuwangi itu selalu memilih dan cerewet dengan masakan, apabaila masakan tidak enak, ya daganganya tidak laku dijual," kata pria kelahiran 68 tahun silam ini.

Menurut Pak Saeton ketika itu ide tersebut muncul karena ingin membuat menu yang berbeda, baik bagi hobi penikmat kuliner bakso maupun soto. Jadi orang bisa merasakan kedua makanan tersebut, soto sekaligus bakso.

Semula memang begitu aneh didengar bakso dicampur soto, karena selama ini di Banyuwangi hanya dikenal rujak soto, namun karena ingin beda, Pak Saeton mencoba nekad melakukan terobosan mencapur keduanya.

Pertama buka usaha pada tahun 1971 warung soto bakso belum banyak dikenal dan diketahui masyarakat "Bumi Blambangan". Namun, lambat laun warung tersebut mulai banyak dikunjungi pembeli.

"Pertama buka warung sepi, warung mulai ramai pembeli itu karena disebarkan dari mulut ke mulut dari orang orang yang sudah mencobanya," paparnya.

Kini perjuangan menciptakan menu berbeda memadukan soto dan bakso yang dimulai sejak 39 tahun silam yang dilakukan Pak Saeton tidak sia-sia, bahkan tidak hanya dikenal oleh warga Banyuwangi, namun warga luar, seperti dari Jakarta, Malang, Surabaya juga seringkali mampir untuk menikmati soto bakso Pak Saeton.

Ramainya pembeli yang mampir ke warungnya menjadikan hasil omset penjualannya per hari bisa memperoleh keuntungan mencapai Rp3,5 juta.


Sumber : Fachrur Rozi - antarajatim.com

Lihat juga :
Hanamasa
Sate

Selasa, 16 November 2010

Enaknya WIne

Ini adalah yang ketiga dari Wine Carmenere saya mencicipi bulan ini. Seperti yang saya dinyatakan dalam dua artikel saya sebelumnya, Carmenere adalah salah satu anggur saya mendorong samping di masa lalu, tetapi telah ditempatkan pada daftar untuk memeriksa kembali pada tahun 2010. Dua yang pertama meninggalkan aku dengan perasaan campur aduk tentang anggur. Arboleda tahun 2006 lebih penuh bertubuh dengan banyak bumi, paprika hijau dan tembakau. Ini kurang buah dengan pengecualian beberapa saat ini hitam atau beberapa raspberry hitam di mulut. Concha y Toro Marques de Casa Concha 2007 jauh berbeda dengan aroma yang lebih banyak buah dan bumi kurang dan tembakau. Meskipun saya ingin mencoba Arboleda dengan steak panggang tebal, Marques de Casa Concha lebih fleksibel dan akan melakukannya dengan baik dengan ayam, semur, burger dan pizza.
Malam ini saya membuka sumbat Carmenere lain dari Concha y Toro, yang Casillero del Diablo 2008 Reserve. Sekali lagi aku menemukan sesuatu yang jauh berbeda dari dua sebelumnya, mungkin sedikit di-antara.

Ada ceri gelap sedikit dan blueberry tersembunyi di bawah aroma tembakau dan coklat. Mulut itu menawarkan sama dengan bumbu sedikit mengarah ke selesai kering, tapi pedas. Aku menikmati ini dengan beberapa Muenster dan keju Dubliner. Harga juga tepat untuk yang satu ini, pada $ 10 anda tidak bisa salah.
The Marques de Casa Concha, di $ 20, benar-benar yang terbaik dari tiga, meskipun Casillero del Diablo adalah membeli besar. Aku masih tidak dijual di Carmenere. Dalam beberapa bulan lagi aku akan mencoba tiga dan semoga tiga lagi sebelum tahun berakhir. Ini akan menyenangkan! (Whywineblog)

Senin, 15 November 2010

Ice cream, Milk and Woman

Beneath the Ice cream is a delicacy of the adverse effects that may not have a lot of people know, which reduces fertility. Ah, the time anyway? Although somewhat hard to believe, but a study made by researchers from the Nurses Health Study at Harvard School of Public Health, the U.S., it said that too much ice cream and other food products containing milk could increase the risk of infertility.

According to the researchers, women who ate two or more foods containing milk every day, tend to be difficult to conceive in the absence of ovulation. Meanwhile, those who eat fatty foods and milk once a day, only 27 percent are experiencing this problem. The results are reported in the European journal Human Reproduction this week.

But researchers also cautioned that the results of this research should not be trusted one hundred percent because of this research is only based on interviews with female respondents, rather than scientific research that specifically examines Ice cream. "The core of the publication of the results of this research is that women do not consume too much ice cream every day," said lead researcher, Dr. Jorge Chavarro from Harvard.

The results of this study was also questioned by the researchers themselves. According to them, the researchers were not able to find links between infertiliti and dairy products in general. "The weight that is too extreme, either too thin or too fat, which would increase the risk of difficult pregnancy," says Dr.William Gibbons, president of the Society for Assisted Reproductive Technology. According to him, overeating is not good, but too strict diet as well as bad for the process of reproduction. (Indonesiaindonesia - doktersehat.com)

See also:
Sate
Sushi

Steak in Prague

Cowboys Steak & Cocktails is one of Prague's premier steakhouses, serving excellent cuisine and fine wines in the historic Lesser Town (Mala Strana) area of the city.

Cowboys is set in spacious 17th century cellars. Clever lighting and large mirrors bring out the contours in the exposed brickwork, while leather and cowhide upholstery provide comfortable seating in a modern, open plan environment.

Cowboys menu features fine cuts of meat shipped from Uruguay, Brazil and the USA.
Starters include tiger prawns, grilled octopus and crispy chicken strips. Amongst the desserts are good American homemade cheesecakes and chocolate fondants.

The wine list is extensive, and includes a number of expensive international wines. Although, there are some fine Czech wines at the lower end too. Whatever you order should be good - Cowboys has its own dedicated wine buyer.

The atmosphere at Cowboys is relaxed. The background tunes are kept low to allow for conversation. There is also an in-house cocktail bar, which gets lively at weekends. This is ideal for a drink before or after dinner, with a range of cocktails and shots to choose from.

From April to September guests can dine on the heated rooftop terrace, which offers exceptional panoramic views over Prague. This makes Cowboys a fine stop for lunch after a visit to Prague Castle, or for dinner to admire the beauty of Prague as dusk rolls in and the city lights up. For colder nights, the terrace has a heated conservatory area.

Cowboys is a good restaurant and worth a visit even for those not staying in the Lesser Town area. It is a ten minute stroll from Charles Bridge up Nerudova street, in the direction of Prague Castle.

Cowboys is more than a steakhouse. The menu is varied and appeals to groups of all tastes and ages, for leisure and for business. In warmer months the rooftop terrace adds another dimension. This is a great place for a group get-together. Advance reservations are essential. (pragueexperience.com)

See also:
Hanamasa
Soto

Dim Sum ala Naomi Molukas

Dahulu kala Dim Sum disajikan hanya untuk teman minum teh pagi hingga siang hari. Bahkan penyajiannya hanya dibatasi hingga pukul 15.00. Namun dalam perkembangannya dim sum bisa dinikmati kapan saja.

Realitas ini pula yang membuat Lea Naomi Risamasu atau kerap disapa Naomi Molukas memberanikan diri membuat kedai dim sum dengan nama 3 Dim Sum. Kedai ini dibuatnya bersama seorang rekannya Angga Kusuma Wijaya di kawasan Mid point, Senayan, Jakarta Selatan.Persiapan uncuk membuka tempat usahanya ini memang tergolong singkat. Hanya dalam waktu sebulan dia mempersiapkan semuanya. Apalagi, pemilihan tempat berawal saat dia sering nongkrong di kawasan tersebut. Kala itu dia melihat di tempat itu selalu banyak orang yang datang hanya sekadar ngobrol dan minum

"Akhirnya saya melihat ada satu konter kosong dan saya membuat suatu usaha makanan yang tujuannya sebagai teman ngobrol-ngobrol mereka yang nongkrong," ucapnya.Untuk semua bahan-bahan dim sum. mcnurut Naomi, pihaknya melakukan kerja sama dengan supplier. Ia mengambil semua bahan yang telah jadi untuk dijualnya. Suplier yang dijadikan rekanannya berasal dari kawasan Kedoya Jakarta Barat.Naomi menambahkan, usahanya ini memang sekadar tambahan saja. Namun tidak menutup kemungkinan dengan berjalannya waktu dia berharap usahanya akan berkembang dan mempunyai cabang.Setidaknya ada 16 menu yang ditawarkan di kedainya yang relatif masih sederhana. Walaupun sederhana Naomi sangat meyakini tempatnya ini dilirik banyak orang.

Apalagi, sasarannya orang-orang yang datang sekadar nongkrong atau meeting di tempat itu."Kalau orang meeting atau nongkrong biasanya tidak membutuhkan makanan berat. Jadi aku menawarkan cemilan atau menu ringan yang lezat," ungkapnya.Kedai 3Dim Sum memang tidak menyediakan banyak tempat duduk. Kendati demikian enam pekerjanya mempunyai kemahiran professional dalam menyajikan dan menghidangkan dim sum. Terbukti walaupun baru buka tidak lebih dari dua pekan. pelanggan yang datang sudah terbilang lumayan. Setiap harinya kedai ini mampu menjual tidak kurang dari 20 porsi? item yang ada.

Kesusksesan usahanya ini bukan hanya semata faktor tempat yang sangat strategis. Namun juga harga yang ditawarkan relatif terjangkau. Untuk semua porsi yang ditawarkan dibandrol dengan harga Rpl2.000. Semua menu tersebut bisa dikatakan halal dan rasanya sangat lezat. Kedai ini sendiri mulai buka dari pukul 13.00 hingga 24.00.Selain melayani pembeli yang langsung menikmati langsung ditempat. Kedai 3Dim Sum juga melayani pesanan antar dalam bentuk catering. (bataviase.co.id)

Lihat juga :
Burger King
Sour Sally

Sate Jamur Tiram Putih

Anda penyuka Sate daging kambing, ayam, sapi atau kuda. Kali ini ada sensasi Sate dengan bahan jamur tiram putih. Selain rasanya gurih dan lezat, manfaatnya bagi tubuh diyakini tak menimbulkan penyakit berbahaya.

Bila Anda warga Kediri bisa menikmati hidangan Sate jamur tiram putih, di depan Mapolsek Grogol, Kabupaten Kediri Jalan Raya Kediri-Nganjuk. Penjual menjajakan dagangannya menggunakan vespa yang dimodifikasi layaknya sebuah gerobak PKL.

"Dulu dengan vespa ini saya bisa jualan keliling, berhenti di mana saja saya suka. Tapi sudah hampir setahun ini saya menetap di sini, karena memang langganan mulai ada," kata Arbani, sang menjual Sate jamur tiram putih kepada detiksurabaya.com yang menemui di gerobaknya, Sabtu (23/10/2010).

Tentang Sate jamur tiram putih dagangannya, Arbani mengaku memulainya dengan menjual masakan jadi dari kantor ke kantor. Usaha ini merupakan pengembangan atas budidaya jamur tiram putih yang dilakukan di rumah. Dengan dalih omzet penjualan tak besar, dia memberanikan diri banting setir mengubahnya menjadi warung, dengan pengolahan Sate dilakukan berdasarkan pesanan.

"Cuman jamurnya saya rebus dan bumbui di rumah. Selebihnya mulai dari memotong, menusuk dan membakar saya lakukan berdasarkan pesanan," jelas Arbani.

Untuk manfaat mengkonsumsi Sate jamur tiram dagangannya, Arbani mengklaim tidak menghadirkan penyakit berbahaya bagi yang mengkonsumsinya. Selain diolah secara higienis, jamur tiram merupakan jenis tanaman dipastikan beda dengan daging yang dapat dipastikan mengandung kolestrol tinggi.

Harga Sate jamur tiram putih juga sangat terjangkau oleh semua kalangan, karena dijual seharga Rp 5.000 untuk setiap porsi.

"Ini yang mengatakan pembeli, bukan saya mengada-ada. Banyak yang dulunya suka Sate kambing beralih ke sini karena takut darah tinggi, dan ada yang suka Sate ayam tapi takut alergi," ujar Arbani bersemangat.

Pria yang pernah menjadi staf pengajar di salah satu MTs di Kabupaten Kediri mengaku, pilihannya menjajakan Sate di warung mulai membuahkan hasil manis. Dari awal membuka usaha hanya mampu menghabiskan 1 kg jamur, saat ini dalam sehari minimal 7 kg jamur bisa dihabiskan.

"Yang jelas hasilnya lebih besar dibandingkan sukuan (Tenaga GTT) di madrasah," pungkasnya sumringah.

Anda penyuka Sate dan tak ingin merasakan dampak negatif saat mengkonsumsi, tak ada salahnya menikmati Sate bahan dasar jamur tiram putih. Sebab rasanya dijamin tetap gurih senikmat daging kambing, ayam, sapi atau bahkan kuda. (fat/fat - Samsul Hadi - detikSurabaya)

Lihat juga :
Hanamasa
Dim Sum